PT Best Profit Futures Jambi

^N225 14283.72-112.32 – -0.78% ^FTSE 6725.82+4.48 – +0.07% ^HSI 22775.971-30.609 – -0.13% ^KS11 2042.32-5.82 – -0.28% ^IXIC 3940.129-3.232 – -0.08% ^JKSE 4555.492-35.046 – -0.76% ^JKLQ45 764.511-8.308 – -1.08% CLK12.NYM N/A – N/A PAL 1.07+0.0015 – +0.16% PLG 2.00-0.02 – -1.74% COCO 2.64-0.025 – -1.00% GCJ12.CMX N/A – N/A WP Stock Ticker

 

Diduga Teroris, Gondrong Diringkus Densus 88 di Tambun Bekasi

Diduga Teroris, Gondrong Diringkus Densus 88 di Tambun Bekasi

PT BESTPROFIT – Detasemen Khusus 88 Antiteror atau Densus 88 meringkus satu terduga teroris bernama Adnan alias Aulia alias Gondrong pada Rabu (16/10/2019). Penangkapan dilakukan di kawasan Tambun Selatan, Bekasi, Jawa Barat sekira pukul 21.20 WIB.

“Iya betul memang ada penangkapan,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Kamis (17/10/2019). BEST PROFIT

Argo mengungkapkan, Adnan alias Gondrong masih mempunyai hubungan dengan terduga teroris yang sebelumnya diciduk di Bekasi, yakni Abu Zee. Tak hanya itu, Adnan juga memunyai hubungan dengan teruga teroris yang diciduk di Lampung. BESTPROFIT

Semalam, pihak Densus 88 melakukan penggeledahan di kediaman Adnan.

“Yang bersangkutan masih ada kaitannya dengan yang diduga pelaku teroris di Lampung. Malam ini sedang dilakukan penggeledahan di rumahnya di Tambun,” sambungnya.

Diketahui, empat terduga teroris ditangkap Tim Densus 88 Antiteror di beberapa tempat di Bandar Lampung, Senin (14/10/2019) siang.

Keempat terduga teroris itu berinisial R, AH, Y, dan T. Keempatnya ditangkap karena diduga terlibat jaringan teroris yang juga menyeret nama Abu Rara, pelaku penusuk Menko Polhukam Wiranto.

 

Sumber : suara.com

IHSG Bersiap Menuju Level 6.300

IHSG Bersiap Menuju Level 6.300

PT BESTPROFIT – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bakal masih berada di jalur penguatan, setelah kemarin ditutup menguat 0,51 persen di level 6.158.

Analis KGI Sekuritas, Yuganur Wijanarko melihat, IHSG bisa terhindar dari risiko koreksi dan bisa melaju naik hingga ke level 6.300. BEST PROFIT

“Secara teknikal keberhasilan IHSG untuk break resistance downtrend channel jangka pendek di 6.100 telah merubah short term trend menjadi naik dan arah selanjutnya seharusnya menuju resisatance di 6.200-6.300,” kata Yuganur dalam riset hariannya, Rabu (16/10/2019).

Sementara, Analis Binaartha Sekuritas mengamati secara teknikal, MACD telah membentuk pola golden cross di area negatif. Sementara itu, Stochastic dan RSI menunjukkan sinyal positif.

Di sisi lain, terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi bullish continuation pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area resistanceBESTPROFIT

“Support pertama maupun kedua memiliki range pada 6.121 hingga 6.105. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 6.169 hingga 6.196,” imbuh Nafan.

 

Sumber : suara.com

Kabut Asap Makin Pekat, Pemkot Jambi Kembali Liburkan Sekolah

Kabut Asap Makin Pekat, Pemkot Jambi Kembali Liburkan Sekolah

PT BESTPROFIT – Kabut asap yang terjadi di Kota Jambi semakin pekat saja, Pemerintah Kota Jambi kembali mengambil kebijakan meliburkan sekolah PAUD dan Taman Kanak-kanak, negeri dan swasta sederajat di kota itu, Selasa (15/10/2019).

Melalui siaran pers yang dirilis Pemkot Jambi pada Senin (14/10) malam, kebijakan meliburkan sekolah diambil berdasarkan data Air Qualiity Monitoring System (AQMS) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi, di mana kondisi kualitas udara dalam 24 jam terakhir berada di atas baku mutu, berfluktuasi dari kategori sangat tidak sehat hingga berbahaya.

Juru Bicara Kota Jambi Abu Bakar mengatakan kebijakan tersebut diambil dengan memperhatikan kondisi udara sebagaimana amanat maklumat Wali Kota Jambi nomor 180/179 /HKU/2019 tentang antisipasi dampak kabut asap. BEST PROFIT

Dengan memperhatikan hal itu, pemerintah kota itu meliburkan siswa PAUD dan TK selama empat hari, mulai dari tanggal 15-18 Oktober 2019. Sementara, untuk siswa SD dan SMP negeri dan swasta sederajat pada hari Selasa-Rabu, 15-16 Oktober 2019 tetap masuk sekolah, namun jam masuk sekolah di undur menjadi pukul 08.30 WIB.

Selain itu kegiatan olahraga dan kegiatan lainnya di luar sekolah, untuk sementara waktu ditiadakan.

“Sebagai pencegahan dini dampak kabut asap maka kepada siswa, guru dan karyawan Tata Usaha (TU) sekolah diimbau menggunakan masker selama perjalanan dan beraktifitas di sekolah,” katanya. BESTPROFIT

Selama kabut asap menyelimuti kota itu, pihak sekolah diminta aktif melakukan pemantauan kondisi udara melalui data realtime AQMS/ DLHD Kota Jambi, yang direlease Dinas Pendidikan Kota Jambi dan Humas Pemerintah Kota Jambi melalui saluran-saluran komunikasi, seperti sambungan telepon, pesan singkat whatsapp, media sosial maupun media massa.

 

Sumber : suara.com

Kelabakan soal Kakak Pembina, Pengakuan Buzzer Pendukung Jokowi

Kelabakan soal Kakak Pembina, Pengakuan Buzzer Pendukung Jokowi

PT BESTPROFIT – Orang-orang yang giat menulis artikel mendukung pemerintah dan Presiden Jokowi di media-media sosial disebut memunyai ‘kakak pembina’, sebenarnya siapa?

Potret itu mengabadikan momen sejumlah pegiat media sosial seperti Denny Siregar, Pepih Nugraha, Yusuf Muhammad, Abu Janda, dan lainnya meriung di satu ruangan.

Namun, tulisan akun Seword sebagai keterangan foto itu yang lantas memicu perdebatan panas. Berikut tulisan keterangan foto itu:

Lima kali debat capres cawapres, lima kali pula kami berkumpul nonton bersama. Membuat konten secara spontan, merespons setiap pernyataan.

Tim ini memang tak terlihat. Selain Kakak Pembina dan Presiden, tak ada yang benar-benar tahu komposisi tim ini.

Seperti halnya Avengers, setiap orang saling menjaga, menahan diri untuk tidak mengambil gambar. Tapi saya pikir momen ini sayang untuk tidak dibagikan dan diceritakan.

 Kekinian, orang-orang sibuk kasak-kusuk mencari kebenaran ada atau tidaknya “buzzer istana”. Ada pula yang berdebat, tentang siapa sosok “kakak pembina” yang disebutkan dalam tulisan singkat itu.

MENDHANG KAMULAN: Kutukan di Tanah Jawa, adalah novel yang lahir dari tangan Kujitow Elkayeni, setahun lalu.

Tapi jauh sebelum itu, Jito sudah dikenal sebagai penulis beragam artikel mendukung pemerintah dan Presiden Jokowi di laman daring SewordBEST PROFIT

Namun, Jito tegas menolak disebut sebagai buzzer, apalagi dinamakan sebagai buzzer istana.

“Tidak ada itu buzzer istana. Kalau soal istilah ‘kakak pembina’, itu cuma gimik Alif (Alifurrahman S Asyari; Pemred Seword),” kata Jito.

“Gimik? Maksudnya? Untuk apa Seword membuat gimik seperti itu?” kata saya.

 “Itu Alif menyindir beberapa organisasi relawan, yang belakangan ini seakan-akan merasa paling berjasa dalam memenangkan Jokowi saat Pilpres 2019,” ungkapnya.

Namun, Jito mengakui gimik itu justru menjadi “bumerang”. Sebab, gara-gara unggahan itu, banyak pihak menilai Seword Cs memproduksi artikel mendukung pemerintah atas pesanan seseorang yang disebut ”kakak pembina”.

“Kelabakan juga akhirnya buat menangkis,” tukasnya.

“Apa benar, setelah Jokowi menang pilpres, banyak organisasi relawan sekarang sedang mencari perhatian?” tanya saya.

“Ya memang, menjelang Oktober, banyak orang menunjukkan kerelawanannya. Masing-masing merasa paling berjasa. Makanya Alif itu sebenarnya menyindir,” jawabnya.

“Soal ‘Kakak Pembina’ apa yang Mas Jito tahu?” tanya saya.

“Awalnya dari Alif kan, itu awalnya ya sidiran. Kalaupun dimaksudkan siapa itu ‘Kakak Pembina’, sebenarnya bukan satu orang.”

 “Jadi ‘kakak pembina’ itu banyak?”  BESTPROFIT

“Artinya, siapa di organisasi relawan yang dulu mengoordinasikan relawan, biasanya disebut sebagai kakak pembina. Misalnya di Seword, Alif itu bisa disebut sebagai ‘kakak pembina’ bagi kami. Jadi, kalau dimaksud ‘kakak pembina’ itu dari tangan kanan pemerintah, tidak ada,” klaimnya.

JITO MENGAKU mulai intens menulis soal politik sejak 2014. Sebelumnya, Jito hanya menulis menyoal sastra.

Jito mengaku awalnya terdorong menulis soal politik tatkala melihat Jokowi begitu banyak mendapat serangan isu-isu negatif dari tabloid Obor Rakyat.

“Karena kontestasi politik sedemikian keras, saya ikut masuk membela. Karena saya berpendapat Pak Jokowi orang baik, difitnah, diserang terus,” tutur Jito.

Tapi, Jito mewanti-wanti jangan menyebut dirinya sebagai buzzer ataupun influencer. Jito mengaku hanyalah penulis biasa di Seword.

 Kebetulan, Jito juga mengenal dekat dengan Pimpinan Redaksi Seword yakni Alif. Mereka saling mengenal lantara berada di lingkaran yang sama, yakni pendukung Jokowi.

“Artikel opini di Seword propemerintah dan Jokowi?” tanya saya.

“Narasi secara umum memang positif ke pemerintah. Seword kan partisan, berpihak ke pemerintah. Jadi narasi utamanya tetap mendukung pemerintah, itu pasti,” kata Jito.

“Apa ada permintaan khusus dari redaksi untuk anda menulis topik tertentu?” tanya saya.

“Kalau topik kamu harus menyerang ini, menyerang itu, enggak ada,” ungkapnya.

“Mas Jito dibayar berapa setiap kali menulis di Seword?”

“Tergantung yang baca. Semakin banyak yang baca, semakin besar. Sebenarnya kalau dihitung nominal, kecil.”

 “Saya kan bekerja juga. Saya tidak hidup dari situ.”

“Tapi Mas Jito sering menulis opini pro-Jokowi, apa sebatas preferensi politik saja? Atau ada keuntungan lain?” tanya saya.

“Kalau maksudnya dapat dari istana enggak. Tapi kalau ada keuntungan dari yang lain, mungkin ada ya. Karena itu kan berjejaring begitu. Tapi kalau dibilang dari istana dapat jatah, itu enggak ada,” tegasnya.

 

Sumber : suara.com