PT Best Profit Futures Jambi

^N225 14283.72-112.32 – -0.78% ^FTSE 6725.82+4.48 – +0.07% ^HSI 22775.971-30.609 – -0.13% ^KS11 2042.32-5.82 – -0.28% ^IXIC 3940.129-3.232 – -0.08% ^JKSE 4555.492-35.046 – -0.76% ^JKLQ45 764.511-8.308 – -1.08% CLK12.NYM N/A – N/A PAL 1.07+0.0015 – +0.16% PLG 2.00-0.02 – -1.74% COCO 2.64-0.025 – -1.00% GCJ12.CMX N/A – N/A WP Stock Ticker

 

Mantap, Rupiah Kayaknya Mau Menguat!

Mantap, Rupiah Kayaknya Mau Menguat!

PT BESTPROFIT FUTURES JAMBI – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tampaknya akan menguat di perdagangan pasar spot hari ini. Tanda-tanda apresiasi rupiah sudah terlihat di pasar Non-Deliverable Market (NDF). PT BESTPROFIT

Berikut kurs dolar AS di pasar NDF beberapa saat setelah penutupan perdagangan spot akhir kemarin dibandingkan hari ini, Selasa (7/4/2020), mengutip data Refinitiv: BEST PROFIT

Periode Kurs 6 April (15:07 WIB) Kurs 7 April (07:00 WIB)
1 Pekan Rp 16.581,8 Rp 16.467,25
1 Bulan Rp 16.747,8 Rp 16.564
2 Bulan Rp 16.889,8 Rp 16.762
3 Bulan Rp 17.036,3 Rp 16.875
6 Bulan Rp 17.336,8 Rp 17.141
9 Bulan Rp 17.544,8 Rp 17.371,8
1 Tahun Rp 17.752,8 Rp 17.489
2 Tahun Rp 18.658 Rp 18.785

Berikut kurs Domestic NDF (DNDF) yang kali terakhir diperbarui pada 6 April pukul 15:00 WIB: BESTPROFIT

Periode Kurs
1 Bulan Rp 16.500
3 Bulan Rp 16.800

NDF adalah instrumen yang memperdagangkan mata uang dalam jangka waktu tertentu dengan patokan kurs tertentu pula. Sebelumnya pasar NDF belum ada di Indonesia, hanya tersedia di pusat-pusat keuangan internasional seperti Singapura, Hong Kong, New York, atau London. PT BESTPROFIT FUTURES

Pasar NDF seringkali mempengaruhi psikologis pembentukan harga di pasar spot. Oleh karena itu, kurs di NDF tidak jarang diikuti oleh pasar spot. Padahal NDF sebelumnya murni dimainkan oleh investor asing, yang mungkin kurang mendalami kondisi fundamental perekonomian Indonesia. BPF

Bank Indonesia (BI) pun kemudian membentuk pasar DNDF. Meski tenor yang disediakan belum lengkap, tetapi ke depan diharapkan terus bertambah.

Dengan begitu, psikologis yang membentuk rupiah di pasar spot diharapkan bisa lebih rasional karena instrumen NDF berada di dalam negeri. Rupiah di pasar spot tidak perlu selalu membebek pasar NDF yang sepenuhnya dibentuk oleh pasar asing.

 

 

Sumber : cnbcindonesia.com

Analis Bursa Saham di AS Prediksi Ekonomi Mulai Pulih di Mei 2020

Analis Bursa Saham di AS Prediksi Ekonomi Mulai Pulih di Mei 2020

PT BESTPROFIT FUTURES JAMBI – Analis dan investor Wall Street melihat bursa saham akan kembali mendapat tekanan dari Pandemi Virus Corona yang masih menyebar luas di Amerika Serikat (AS) dan dampaknya terhadap ekonomi. PT BESTPROFIT

Seperti dilansir Reuters, Indeks utama Wall Street turun lebih dari 1,5 persen pada Jumat akhir pekan lalu karena corona virus tiba-tiba mengakhiri rekor pertumbuhan pekerjaan AS. BEST PROFIT

Sedangkan, S&P 500 SPX ditutup pada 2.488,65, setelah rebound sekitar 13 persen dari level terendahnya di akhir Maret, meskipun masih turun lebih dari 26 persen dari rekor tertingginya di pertengahan Februari. BESTPROFIT

Pasar telah menunjukkan beberapa tanda stabilisasi karena investor mendapatkan petunjuk untuk arah investasinya. PT BESTPROFIT FUTURES

Julian Emanuel di broker-dealer AS BTIG mengharapkan ada pengujian ulang dari posisi terendah Maret pada bulan April, karena kesehatan masyarakat dan berita buruk ekonomi kemungkinan akan mencapai puncaknya. BPF

Emanuel melanjutkan, ekonomi semua negara bukan pulih di akhir April, melainkan bisa pulih pada Mei 2020 nanti.

“Ketika berita utama paling merugikan, harapan langka, dan emosi tinggi. kami ingin siap untuk waktu itu, dan kami pikir itu akan datang pada bulan April.”

 

 

Sumber : suara.com

Rupiah Masih Tak Berdaya Terhadap Dolar AS Gara-gara Corona

Rupiah Masih Tak Berdaya Terhadap Dolar AS Gara-gara Corona

PT BESTPROFIT FUTURES JAMBI – Kepala Riset Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra memprediksi pergerakan rupiah menjelang akhir pekan ini masih akan melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). PT BESTPROFIT

Menurut pengamatannya, rupiah masih bisa tertekan hari ini karena Covid-19 dan dampak negatifnya ke perekonomian. BEST PROFIT

Penularan masih menunjukkan peningkatan di seluruh dunia kecuali China. Banyak negara melakukan pembatasan pergerakan masyarakat termasuk lockdown, yang memicu penurunan aktivitas ekonomi. BESTPROFIT

Amerika Serikat kemarin malam melaporkan jumlah orang yang mengajukan klaim tunjangan pengangguran mingguan meningkat tajam, hingga menembus rekor di angka 6,65 juta klaim. Padahal rata-rata hanya di kisaran 250 ribu klaim. PT BESTPROFIT FUTURES

“Potensi rupiah hari ini di kisaran Rp 16.350 – Rp 16.600,” kata Ariston Tjendra dalam riset hariannya, Jumat (3/4/2020).

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan rupiah pada Kamis kemarin (2/4/2020) berada di level Rp 16.495 per dolar. Level itu melemah dibandingkan pergerakan Rabu sebelumnya di level Rp 16.450 per dolar AS.

Sementara, berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia, rupiah pada Kamis kemarin berada di level Rp 16.741 per dolar AS. Posisi itu melemah dibandingkan pada Rabu sebelumnya yang di level Rp 16.413 per dolar AS.

 

 

 

Sumber : suara.com

Corona Masih Bikin Loyo Rupiah Terhadap Dolar AS

Corona Masih Bikin Loyo Rupiah Terhadap Dolar AS

PT BESTPROFIT FUTURES JAMBI – Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra memprediksi pergerakan rupiah pada Kamis (2/4/20200 hari ini berbalik melemah sedikit terhadap dolar AS. PT BESTPROFIT

Menurut pengamatannya, harga aset berisiko terlihat masih negatif pagi ini terdampak pandemi virus corona. Apalagi, Kasus positif Covid-19 di AS sudah menyentuh angka 200 ribu. Peningkatan juga terjadi di Italia, Inggris, termasuk Indonesia. BEST PROFIT

Bila ini terus berlanjut, pasar mengkhawatirkan ekonomi bakal terus tertekan seperti data-data ekonomi yang baru saja dirilis. BESTPROFIT

Selain itu, pasar masih nyaman untuk keluar dari aset berisiko karena peningkatan penyebaran wabah covid-19. PT BESTPROFIT FUTURES

Tingkat imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun terlihat kembali melemah ke kisaran 0,57 persen mendekati level terendah sepanjang masa yang terjadi tanggal 9 Maret 2020 di 0,36 persen.

Ini bisa mengindikasikan permintaan terhadap obligasi tinggi sehingga harga naik dan tingkat imbal hasilnya turun.

“Potensi rupiah hari ini di kisaran Rp 16.300 – Rp 16.575.” kata Aris dalam riset hariannya, Kamis (2/4/2020).

Berdasarkan data Bloomberg pergerakan rupiah pada Rabu kemarin (1/4/2020) lalu berada di level Rp 16.450 per dolar. Level itu melemah dibanding pergerakan Selasa sebelumnya di level Rp 16.310 per dolar AS.

Sementara, Berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia, rupiah pada Rabu kemarin berada di level Rp 16.413 per dolar AS. Posisi itu melemah dibandingkan pada Selasa sebelumnya yang di level Rp 16.367 per dolar AS.

 

 

Sumber : suara.com