PT Best Profit Futures Jambi

Author Archives: bpf jambi

Lawan Persib di SUGBK, PNS DKI Belum Kenakan Baju Persija

Lawan Persib di SUGBK, PNS DKI Belum Kenakan Baju Persija

BESTPROFIT – Pegawai Negeri Sipil (PNS) DKI Jakarta belum mengenakan seragam Persija saat saat bersamaan dengan laga Persija kontra Persib yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis (10/7/2019).

Menurut salah satu PNS Balai Kota Jakarta, Dadit, belum ada instruksi secara resmi untuk mengenakan baju Persija untuk pertandingan hari ini. Karena itu ia masih menggunakan pakaian dinas hariannya.

“Belum ya, enggak dapat instruksi,” ujar Dadit di Balai Kota.

Dadit yang juga penggemar Persija ini juga belum mengetahui adanya isu untuk menggunakan baju Persija. Namun jika ada instruksi tersebut, ia akan dengan senang hati mengenakan baju Persija. PT BESTPROFIT

“Kalau ada perintah sih pasti kita ikutin semua,” kata Dadit.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berencana membuat kebijakan baru untuk PNS di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Kebijakan tersebut adalah, mewajibkan PNS DKI mengenakan baju klub sepak bola Persija Jakarta saat tim berjuluk Macan Kemayoran itu bertanding.

Wacana tersebut sepertinya serius akan direalisasikan Anies karena saat ini Pemprov DKI sedang membuat desain baju bertemakan Persija Jakarta untuk PNS DKI. BEST PROFIT

“Nanti kalau sudah resmi baru (diumumkan). Jadi gini, kalau Persija ada pertandingan baru kita pakai baju Persija. Kalau hari itu Persija tanding, kita akan mendukung dengan memakai kostum Persija,” kata Anies saat ditemui di DPRD DKI Jakarta, Senin (1/7/2019).

Sumber: suara.com

Update Kerusuhan 22 Mei, 9 Pembakar Asrama Brimob Ditangkap!

Update Kerusuhan 22 Mei, 9 Pembakar Asrama Brimob Ditangkap!

PT BESTPROFIT – Mabes Polri menyampaikan hasil perkembangan hasil penyeldikan kerusuhan 22 Mei pada 21-22 Mei 2019. Salah satu perkembangan yang disampaikan adalah ditangkapnya tersangka pembakaran dan penyerangan asrama Brimob di Petamburan, Jakarta Barat.

Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Suyudi Aryo Seto mengatakan pihaknya sudah menetapkan sembilan orang sebagai tersangka. Mereka diduga menyerang Pos polisi, mobil dan bangunan di Petamburan.

“Polda Metro Jaya telah berhasil mengungkap dan menangkap 9 orang pelaku penyerangan kerusuhan dan juga pembakaran terhadap sarana dinas polri, baik mobil atau bangunan atau pospol,” ujar Suyudi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (5/7/2019).

Tersangka pembakar Asrama Brimob di Kerusuhan 22 Mei. (Suara.com/Fakhri)

 

Suyudi mengatakan sembilan orang tersebut ditetapkan sebagai tersangka setelah kepolisian melakukan analisa pengenalan wajah. Data foto wajah diambil video dan foto di media sosial atau media massa serta CCTV dari 44 lokasi. BEST PROFIT

“Kami berhasil mengidentifikasi dari 704 visual dari 60 CCTV dan 470 video amatir, dan 93 foto amatir, kemudian dari Medsos dan media, di 44 lokasi,” jelas Suyudi.

Tersangka pembakar Asrama Brimob di Kerusuhan 22 Mei. (Suara.com/Fakhri)

 

Sebelunnya, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisiaris Besar Polisi Argo Yuwono mengatakan, pihaknya masih menyelidiki pembakaran mobil di depan Asrama Brimob Petamburan, Rabu (22/5/2019) dini hari. BESTPROFIT

“Di sisi lain juga ternyata di Petamburan ini ada pembakaran mobil. Jadi lokasinya adalah di depan asrama. Di depan asrama ada beberapa mobil yang terparkir yang kemudian dibakar. Tentu ini masih kita dalami kita selidiki dari pembakaran tersebut,” ujar Argo di kawasan Petamburan Barat.

Sumber: suara.com

Diprediksi Ikut Kontestasi Pilpres 2024, Jubir PA 212: Ahok Sudah Tamat

Diprediksi Ikut Kontestasi Pilpres 2024, Jubir PA 212: Ahok Sudah Tamat

BEST PROFIT – Peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Rully Akbar memprediksi Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok masuk kategori calon presiden di Pilpres 2024.

Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212, Novel Bamukmin menilai karier Ahok dalam kontestasi pemilihan umum sudah tidak cemerlang lagi.

Novel melihat pada saat Pilkada DKI Jakarta 2017 silam di mana Ahok ikut menjadi calon gubernur didampingi oleh Djarot Saiful Hidayat. Saat itu Ahok keok dari Gubernur Anies Baswedan yang didampingi oleh Sandiaga Uno.

“Setahu saya Ahok sudah tamat karena di Jakarta saja semua di 5 wilayah menolaknya apalagi mau masuk kancah pilpres 2024,” kata Novel kepada Suara.com, Kamis (4/7/2019). BESTPROFIT

Novel mengatakan kalau Ahok memiliki hak warga negara untuk ikut berpartisipasi dalam kontestasi politik. Karenanya meskipun dirinya menilai Ahok sudah tidak pantas, namun ia memandang kalau Ahok akan sulit meraih elektabilitas yang tinggi.

“Untuk urusan elektabilitas sulit Ahok dapat posisi bagus karena dalam ruang lingkup kubu mereka saja banyak yang mempunyai nama yang elektabilitasnya bagus,” tandasnya.

Untuk diketahui, Peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Rully Akbar memprediksi Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok bisa memberikan kejutan sebagai salah satu tokoh yang disebut-sebut masuk kategori calon presiden di Pilpres 2024. PT BESTPROFIT

Rully mengatakan faktor kejutan tersebut bisa saja terjadi sebagaimana Joko Widodo maju dan memenangkan Pilpres 2014. Menurutnya, Ahok sendiri telah memiliki modal pengalaman sebagai Gubernur DKI Jakarta dan kekinian telah menjadi kader PDI-P.

Bahkan, kata Rully, jika Ahok nantinya masuk ke dalam kabinet menteri Jokowi – Ma’ruf Amin pada 2019-2024, bakal menjadi modal penting pada Pilpres 2024.

“Kami belum tahu gebrakan BTP (Basuki Tjahja Purnama) bisa jadi nanti dimasukan sebagai menteri atau ke depan jadi kepala daerah di daerah lain. Bisa jadi BTP masuk sebagai sosok misterius yang tadi. Sosok ‘X’ yang nomor 15 tadi, efek kejut ke depan 2024,” kata Rully di Kantor LSI Denny JA, Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (2/7/2019).

Sumber: suara.com

Tagih Janji Jokowi, Pemuda Asal Sulsel Fokus Menganggur Agar Digaji

Tagih Janji Jokowi, Pemuda Asal Sulsel Fokus Menganggur Agar Digaji

BESTPROFIT – Beredar sebuah video seorang pemuda asal Sulawesi Selatan mengaku ingin fokus menjadi pengangguran dan menggantung ijazah yang dimilikinya. Ia menagih janji Presiden Terpilih Jokowi yang akan memberikan gaji untuk pengangguran.

Video tersebut diunggah melalui akun Facebook Wawan Hirawan. Dalam video berdurasi 30 detik itu, Wawan Hirawan menagih janji Jokowi agar segera direalisasikan.

Gantung ijazah karena Jokowi,” tulis akun tersebut seperti dikutip Suara.com, Rabu (3/7/2019).

Dalam video, tampak Wawan Hirawan yang mengenakan kaos hitam memberikan ucapan selamat kepada Jokowi dan Maruf Amin yang terpilih sebagai presiden dan wakil presiden.

Di belakang Wawan Hirawan terlihat dinding berwarna putih yang ditempel sejumlah ijazah dan piagam penghargaan milik Wawan Hirawan. PT BESTPROFIT

Nama saya Wawan Hirawan ingin mengucapkan selamat untuk Bapak Jokowi dan Bapak Kyai Haji Maruf Amin atas terpilihnya menjadi presiden dan wakil presiden,” kata Wawan Hirawan.

Wawan Hirawan mengaku ingin fokus menjadi pengangguran lantaran ingin menagih janji Jokowi yang akan menggaji pengangguran.

Hari ini saya resmi gantung ijazah dan ingin fokus menjadi pengangguran,” ujar Wawan Hirawan.

Unggahan Wawan Hirawan tersebut langsung menjadi sorotan warganet. Banyak warganet yang menyayangkan sikap Wawan Hirawan lantaran tak dapat mencerna program Jokowi dengan baik.

Kenapa orang Indonesia yang benci Jokowi jadi beg* semua ya? Apa ini yang disebut minum obat kadaluarsa sehatnya 5 menit sakitnya lama,” ujar Weas Buc. BEST PROFIT

Kalau saya bos perusahaan, saya bakal mikir 200 kali untuk memperkerjakan orang semacam ini. Gak punya etos kerja, gak punya inisiatif, terus mesti dilihat apanya?” ungkap Getir Getir.

Yang mau gaji pengangguran siapa? Gagal paham ini orang,” kata Cebong Mas

Berikut transkrip lengkap video Wawan Hirawan

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Nama saya Wawan Hirawan ingin mengucapkan selamat untuk Bapak Jokowi dan Bapak Kyai Haji Maruf Amin atas terpilihnya menjadi presiden dan wakil presiden.

Sesuai dengan janji bapak sebelumnya ingin menggaji setiap pengangguran, maka hari ini saya resmi gantung ijazah dan ingin fokus menjadi pengangguran.

Selamat ya pak, semoga amanah. Terima kasih

Untuk diketahui, dalam kampanye Jokowi menyebut akan meluncurkan program Kartu Pra-Kerja. Melalui kartu tersebut, para lulusan SMK atau setingkat yang belum memiliki pekerjaan akan digaji.

Gaji yang dimaksud adalah berupa insentif dari pemerintah sambil menjalankan berbagai pelatihan yang disediakan dalam program tersebut.

Sumber: suara.com