PT Best Profit Futures Jambi

Banjir Suplai Desak Harga Minyak Ke Level Rendah 2-Bulan

oil1gMinyak mentah mengabaikan pelemahan Dollar, melanjutkan pelemahannya di awal pekan sebagai dampak kecemasan surplus suplai global serta kondisi permintaan yang lemah. Pelaku pasar fokus pada kenaikan persediaan produk-produk hasil penyulingan, termasuk diesel. Analis sudah memperingatkan tingginya suplai minyak mentah global yang telah menjatuhkan harga dalam setahun terakhir dapat menjadi surplus produk hasil penyulingan minyak. Aktivitas penyulingan terakselerasi untuk memanfaatkan murahnya harga minyak mentah, sayangnya tingkat permintaan sulit mengejar ketinggalan.

Goldman Sachs dalam catatannya yang dirilis hari Minggu menunjukkan tingkat persediaan produk hasil penyulingan, termasuk diantaranya bahan bakar diesel dan minyak untuk pemanas, berada di puncak tertinggi di area Eropa dan AS. Pasar juga mencemaskan tingkat permintaan minyak global, yang secara mengejutkan cukup kuat untuk tahun ini, dapat melambat di tahun 2016. Beberapa analis menilai fenomena cuaca El Nino akan menegaruhi suhu musim dingin yang tidak begitu rendah sehingga mengurangi permintaan minyak untuk pemanas.

Pasar minyak mentah berakhir turun $1.00 dibandingkan harga penutupan sesi sebelumnya di level $43.73 per barel. (YS)