PT Best Profit Futures Jambi

BEI Menghentikan Sementara Perdagangan YULE, Perpanjang Suspensi 6 Saham

PT Bestprofit – Suspensi atas enam efek saham diperpanjang per sesi I perdagangan Senin (18/7/2016).

Enam efek saham itu yakni PT Bara Jaya International Tbk. (ATPK), PT Borneo Lumbung Energi & Metal Tbk. (BORN), PT Bakrie Telecom Tbk. (BTEL), dan PT Bakrieland Development Tbk. (ELTY). Lainnya, PT Truba Alam Manunggal Engineering Tbk. (TRUB), dan PT Grahamas Citrawisata Tbk. (GMCW).

Sementara itu, Bursa Efek Indonesia mulai menghentikan sementara perdagangan saham PT Yule Sekurindo Tbk. (YULE) di pasar reguler dan pasar tunai.

Tujuh efek saham itu dihentikan sementara perdagangannya (suspensi) karena hingga 15 Juli 2016 mereka belum melakukan pembayaran angsuran kedua biaya pencatatan tahunan 2016 dan denda atas keterlambatan pembayaran biaya pencatatan tahunan 2016.

Pembayaran annual listing fee tahun 2016 dapat dilakukan melalui angsuran atau pembayaran penuh dengan pembayaran angsuran kedua paling lambat pada 30 Juni 2016.

Sejak Disuspensi 2013, Akhirnya Perdagangan Saham Sumber Energi Andalan (ITMA) Kembali Dibuka

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan perdagangan saham PT Sumber Energi Andalan Tbk. (ITMA) kembali dibuka mulai Senin (18/7/2016).

Pengumuman BEI menyatakan berdasarkan pengumuman BEI pada 25 April 2013, BEI menghentikan sementara perdagangan saham ITMA. Adapun, mulai sesi I 18 Juli 2016, suspensi perdagangan saham ITMA di pasar reguler dan pasar tunai kembali dibuka.

Berdasarkan catatan Bisnis.com, saham ITMA disuspensi sejak sesi I 25 April 2012 sehubungan dengan adanya peningkatan harga kumulatif yang signifikan. Ketika itu, saham ITMA menguat 11.575 poin, atau 497,85% dari harga penutupan Rp2.325 pada 11 April 2013 menjadi Rp13.900 pada 24 April 2013.

Sumber Energi Andalan merupakan perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur dan penjualan perhiasan yang terbuat dari emas, berlian, dan lainnya.

– PT Bestprofit