PT Best Profit Futures Jambi

Best Profit : Harga Karet di Jambi Merangka Naik, ini Harga Terbaru

PT Best Profit Futures Jambi

PT Bestprofit Futures Jambi

Best Profit : MUARA BUNGO – Harga karet di Jambi, mulai naik. Tentunya hal ini membuat para petani tersenyum. Salah satunya petani karet di Kabupaten Bungo. Khususnya Kecamatan Tanah Sepenggal dan Tanah Sepenggal Lintas.

Sebelumnya, harga karet sempat berada di angka terendah Rp6000 di sejumlah pasar lelang karet. Namun, kini pasar lelang karet terbesar di Bungo yang terletak di Simpang Lubuk Landai, Kecamatan Tanah Sepenggal Lintas, harga karet tembus hingga Rp10.200, dengan harga dasar Rp15.300.

Kepada awak media, Almusafar salah satu petani karet mengatakan, kenaikan harga karet sudah menaruh harapan besar kepada para petani, ia berharap kenaikan terus merangkak dan kedepan tidak menurun lagi.

“Mudah-mudahan kenaikan harga karet ini bertahan, harap kita terus merangkak naik, kalaupun tidak tetap bertahan, jangan turun lagi,” harapnya.

Begitu juga dengan Muhammad Yani, ia juga mengaku karet miliknya dibeli dengan harga Rp9.750, ia mengaku hampir dua tahun berlalu, dan inilah harga tertinggi karet di Pasar Lelang Lubuk Landai.

“Kita berharap hargo terus naik bang, sudah sangat lamo petani mengalami kesusahan karna harga karet anjlok,” tutupnya.

Best Profit – Harga Cabai di Pasar Tradisional Kota Jambi Semakin Pedas

JAMBI – Harga cabai di Pasar Tradisional Kota Jambi, saat ini makin melonjak. Kondisi ini tentu makin mencekik ditengah sulitnya ekonomi masyarakat.

Senin (17/10), Pantauan jambipudate.co di Pasar Tradisonal TAC harga cabai berkisar antara Rp 75 ribu hingga Rp 80 ribu per kg. Padahal sebelumnya harga cabai masih diangka Rp 60 ribu per kg.

Salah seorang pedagang cabai di Pasar TAC mengatakan, harga cabai yang meningkat itu sudah berlangsung sejak beberapa hari lalu. “Sejak seminggu terakhir sudah mahal. Tapi hari ini paling mahal, sampai Rp 80 ribu,” katanya.

Karena tingginya harga cabai itu, dia hanya menyediakan stok cabai 2 kg saja. Ini karena dirinya khawatir tidak banyak konsumen yang datang untuk membeli.
“Saya cuma berani stok cabai 2 kg, tadi saat beli di Pasar Angso Duo. Takutnya tidak banyak pembelinya. Apalagi kualitas cabainya juga kurang bagus, basah dan layu. Kalau tidak terjual takutnya busuk. Biasanya saya kalau jual cabai bisa sebakul atau sekitar 10 kg sekali jual,” sebutntya.

Menurutnya, harga cabai akan terus meningkat dan mahal bahkan hingga Desember. Ini karena daerah Jawa dan Medan yang merupakan daerah penghasil cabai saat ini banjir. Sehingga stok cabai sangat sedikit dengan kualitas yang kurang bagus.

“Daerah Jawa dan Medan lagi musim hujan, disana juga banjir. Cabai yang belum masak dipaksa panen. Ada cabai yang sudah basah karena terkena banjir. Untuk beberapa bulan kedepan kayaknya masih mahal karena stoknya tidak ada,” pungkasnya.

PT Best Profit Futures Jambi