PT Best Profit Futures Jambi

Bestprofit : Pelajar Bermotor Tewas Ditabrak KA

BestprofitBestprofit : CIREBON — Seorang pelajar tewas setelah kendaraan yang dikemudikannya tertabrak kereta api di perlintasan palang pintu, Kamis (6/10). Korban Wawan Setiawan (18 tahun), warga Desa Kesugengan Kidul, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon, tewas tertabrak kereta api (KA) lokomotif perbaikan rel MMT, sekitar pukul 21.20 WIB.

Peristiwa tersebut terjadi di perlintasan kereta api Jalan Mundu Pesisir, KM 217-7 Blok randa Kuning, Desa Mundu pesisir, Kecamatan Mundu. Saat kejadian, korban tengah melintas di palang pintu KA manual tanpa petugas penjaga.

“Korban langsung meninggal dunia di TKP,” kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Drs Yusri Yunus kepada para wartawan, Jumat (8/10).

Menurut Yusri, saat kejadian korban mengendarai sepeda motor Honda Supra Nopol E 5568 IS datang dari arah barat ke timur. Saat melintas korban tak waspada sehingga ketika lokomotif melaju dari arah utara ke selatan tak diketahuinya. Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka di bagian kepala hingga menyebabkan kehilangan nyawanya. Sedangkan kendaraan yang digunakannya sempet terserat beberapa meter dan dalam kondisi rusak parah.

“Korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk dilakukan visum. Jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Yusri.

Kendarai Motor Saat Hujan, Ini Akibatnya

BANYUMAS — Hujan deras disertai petir yang berlangsung di wilayah Kabupaten Banyumas, Sabtu (7/1), menimbulkan dua korban jiwa. Petir yang berlangsung silih berganti, menyebabkan dua remaja pelajar SMA masing-masing Kris Junianto (17 tahun) warga Desa Plangkapan Kecamatan Tambak¬† dan Febri Nugroho (17n) warga Desa Selanegara Kecamatan Sumpiuh, meninggal di tempat akibat tersambar petir.

“Kedua korban merupakan siswa kelas 2 SMA Muhamadiyah Sumpiuh,” jelas Kapolsek Sumpiuh AKP Sardjupri mewakili Kapolres Banyumas AKBP Azis Andriansyah, Ahad (8/1). Kedua remaja tersebut tersambar petir saat sedang berboncengan menggunakan sepeda motor di tengah hujan deras.

Keduanya, berboncengan melintas di jalan yang membelah areal persawahan Desa Selandaka Kecamatan Sumpiuh. Sepeda motor yang digunakan berjenis matik dengan Nopol R 4392 WF

Muhtarom (43), warga Desa Selandaka Kecamatan Sumpiuh yang menyaksikan kejadian itu, mengaku, peristiwa itu terjadinya saat sepeda motor yang dikendarai kedua remaja melaju dari arah Desa Karanggedang menuju Desa Selandaka, sekitar pukul 17.00 WIB. “Saat itu memang sedang hujan deras dan suara petir berulang kali menggelagar,” katanya.

Dalam kondisi tersebut, sepeda motor yang digunakan kedua remaja terlihat melaju di jalan areal persawahan. Namun saat mereka sampai di perempatan jalan Desa Selandaka, tiba-tiba terlihat kilatan petir menyambar keduanya dengan diikuti suara menggelegar. “Keduanya langsung terbanting ke sawah. Demikian juga dengan sepeda motor yang mereka gunakan,” ujarnya.

Bestprofit