PT Best Profit Futures Jambi

Biden Balas Dendam ke Xi Jinping, Maskapai China Dihukum AS

Joe Biden (AP/Patrick Semansky)
Foto: Joe Biden (AP/Patrick Semansky)

PT BESTPROFIT FUTURES JAMBI – Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden melakukan aksi ‘balas dendam’ ke China. Departemen transportasi negeri itu akan membatasi penerbangan dari maskapai Tirai Bambu hingga 40% selama sebulan.

Ini merupakan balasan AS atas perlakuan serupa Negeri Xi Jinping yang membatasi empat penerbangan maskapai AS, United Airlines. China menjatuhkan sanksi ke maskapai itu 6 Agustus lalu setelah menyebut enam penumpang dari San Franscisco ke Shanghai positif Covid-19 21 Juli.

Pembatasan ini akan dikenakan ke empat operator. Mereka adalah Air China, China Eastern Airlines, China Southern Airlines dan Xiamen Airlines.

AS menyebut China telah melanggar perjanjian layanan udara negara. Perjanjian itu merujuk ke kesepakatan lama kedua negara, di mana AS dan China bisa mengoperasikan lebih dari 100 penerbangan mingguan. BEST PROFIT

China disebut “menempatkan kesalahan yang tidak semestinya pada operator sehubungan dengan pendatang yang melakukan tes Covid setelah kedatangan di China”.

“Operator penerbangan tidak memiliki sarana untuk memverifikasi secara independen hasil tes positif yang dituduhkan oleh otoritas China. Selain itu tidak ad acara untuk menentukan di mana atau kapan seorang pelancong terkontak (dengan Covid-19),” kata departemen, dikutip dari Reuters, Kamis (19/8/2021). BESTPROFIT

Sebelumnya China “menghukum” United Airlines dengan tiga pilihan. Membatalkan dua penerbangan San Fransisco ke Shanghai, mengoperasikan dua penerbangan tanpa penumpang atau mengoperasikan empat penerbangan dengan kapasitas penumpang hingga 40%.

Sanksi mulai berlaku 11 Agustus lalu. Batasan datang saat musim penerbangan penuh akibat banyaknya siswa China kembali ke AS untuk memulai kelas musim gugur.

Sejak pandemi melanda, AS dan China memang kerap berdebat soal layanan udara. Juni 2020, Washington mengancam melarang penerbangan China setelah Beijing tidak segera memulihkan penerbangan maskapai AS.

Maskapai penerbangan AS secara sukarela menghentikan penerbangan ke China setelah wabah virus corona. Presiden Donald Trump saat itu melarang hampir semua warga negara non-AS bepergian ke Paman Sam bila berada di China dalam 14 hari terakhir, pada 31 Januari 2020. PT BESTPROFIT FUTURES
BPF

Pembatasan tetap berlaku di masa Biden. Namun April lalu, ia mulai melonggarkannya seiring dengan dimulainya sekolah-sekolah AS 1 Agustus.

Sumber : Jakarta, CNBC Indonesia