PT Best Profit Futures Jambi

Category Archives: Artikel

Soal Bansos & Obat Covid-19, Luhut: Jangan Ada Terlewat!

Luhut Binsar Pandjaitan dalam acara CNBC Indonesia Economic Outlook dengan tema
 Foto: Luhut Binsar Pandjaitan dalam acara CNBC Indonesia Economic Outlook dengan tema

 

PT BESTPROFIT FUTURES JAMBI – Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menginstruksikan agar penyaluran distribusi paket obat dan bantuan sosial (bansos) mendapatkan pengawasan ketat.

Luhut, yang merupakan Koordinator PPKM Darurat wilayah Jawa dan Bali menginginkan agar distribusi paket obat dan bansos betul-betul sampai ke masyarakat yang membutuhkan.

“Saya minta kepada semua teman-teman, distribusi obat ini semua di data dengan baik,” kata Luhut dalam rapat koordinasi bersama sejumlah kepala daerah, seperti dikutip dalam keterangan resmi, Selasa (20/7/2021). BEST PROFIT

Sampai saat ini, distribusi paket obat dan bansos sudah mulai dibagikan di berbagai provinsi di Jawa dan Bali, yaitu DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, D.I. Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali.

Pembagian tersebut dilaksanakan oleh anggota dari TNI dan Polri bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan untuk paket obat dan juga Kementerian Sosial untuk penyaluran bansos. BESTPROFIT

“Untuk seluruh anggota TNI dan Polri seluruh Pangdam, saya minta kalian betul-betul lihat di lapangan saat kalian memberikan paket obat dan bansos tersebut. Jangan ada yang kalian lewatkan,” katanya.

Pembagian obat dan bansos sudah dilakukan sejak minggu lalu. Terdapat 3 paket obat yang didistribusikan untuk mereka yang melaksanakan isolasi mandiri dan juga yang berada dalam perawatan di rumah sakit. PT BESTPROFIT FUTURES
BPF

Sumber :Jakarta, CNBC Indonesia

Bansos Tunai Langsung Cair Rp 600.000, Ini Kriteria Penerima!

Ilustrasi Kemiskinan (CNBC Indonesia/Tri Susilo) Foto: Ilustrasi Kemiskinan (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

 

PT BESTPROFIT FUTURES JAMBI Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memperpanjang bantuan sosial tunai kepada masyarakat selama 2 bulan. Ini ditujukan untuk membantu masyarakat miskin selama PPKM darurat.

Menurutnya, target penerima bansos tunai ini akan sama seperti sebelumnya yakni 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang datanya sudah tercatat di pemerintah. Besaran yang diberikan adalah Rp 300 ribu per bulan per KPM. PT BESTPROFIT

“Untuk perpanjangan 2 bulan ini akan dibayarkan Juli dan Agustus,” ujarnya dalam konferensi pers virtual.

BEST PROFIT

Kementerian Keuangan pun telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 6,1 triliun untuk perpanjangan bansos tunai ini kepada 10 juta KPM selama dua bulan ke depan. Dengan demikian maka total alokasi bansos tunai menjadi Rp 18,04 triliun. BESTPROFIT

Sebelumnya, bansos tunai diberikan selama empat bulan yakni Januari-April 2021 dengan realisasi Rp 11,94 triliun kepada 9,6 juta KPM. Sisanya 400 ribu KPM akan dilanjutkan pencairannya di bulan ini bersamaan dengan perpanjangan. PT BESTPROFIT FUTURES

“Catatannya tentu akan menggunakan data penerima Januari-April lalu yang realisasinya baru 9,6 juta KPN,” jelasnya.

Adapun kriteria penerima adalah:

1. Keluarga miskin, tidak mampu dan rentan yang terdampak wabah Covid-19
2. Penerima belum menerima program PKH dan kartu sembako
3. Memiliki NIK, Kartu Keluarga dan telepon untuk dihubungi. BPF

Sumber : Jakarta, CNBC Indonesia

Mr Xi Jinping, Utang China Bengkak Naik 290%

Chinese President Xi Jinping is displayed on a screen as performers dance at a gala show ahead of the 100th anniversary of the founding of the Chinese Communist Party in Beijing on Monday, June 28, 2021. China is marking the centenary of its ruling Communist Party this week by heralding what it says is its growing influence abroad, along with success in battling corruption at home. Party officials on Monday heaped praise on President Xi Jinping, who has established himself as China's most powerful leader since Mao Zedong, and has eliminated any limits on his term in office. (AP Photo/Ng Han Guan) Foto: Presiden Tiongkok Xi Jinping ditampilkan di layar saat para penari menari di pertunjukan gala menjelang peringatan 100 tahun berdirinya Partai Komunis Tiongkok di Beijing pada Senin, 28 Juni 2021. (AP/Ng Han Guan)

PT BESTPROFIT FUTURES JAMBI– Utang China dilaporkan membengkak selama satu dekade terakhir. Corona (Covid-19) menjadi penyebab.

Dalam laporan risetnya, CNBC International mengatakan kenaikan dimulai saat pandemi menyerang di awal 2020. Wabah menghantam pertumbuhan ekonomi Negeri Tirai Bambu dan mendorong pihak berwenang untuk mempermudah perusahaan mendapatkan pinjaman.
Hal tersebut menyebabkan melonjaknya utang- diukur terhadap ukuran ekonominya- ke level rekor di tahun 2020. Padahal sejak 2016 hingga 2019, China terus mengendalikan utangnya. BEST PROFIT
Mengambil data Data Bank of International Settlements (BIS), diperlihatkan bagaimana tingkat utang negara itu stabil selama beberapa tahun terakhir. Namun angkanya naik ke titik tertinggi sepanjang masa, hampir 290% dari produk domestik bruto (PDB), pada kuartal ketiga (Q3) tahun 2020 lalu.

Total rasio utang terhadap PDB di negara-negara besar major. (Source: Bank of International Settlements via CNBC)

Sebenarnya China memang bukan satu-satunya negara yang mencatat lonjakan. Data serupa juga ditunjukkan Amerika Serikat (AS), Jepang, dan Eropa ketika pemerintah di seluruh dunia meningkatkan pengeluaran untuk membantu bisnis dan rumah tangga mengatasi dampak pandemi.

BESTPROFIT

 

Namun komposisi utang China tidak seperti AS dan Jepang. Sektor korporasi di China menyumbang sebagian besar dari total utang lebih dari 160% dari PDB sementara itu, utang pemerintah merupakan bagian terbesar dari total utang di AS dan Jepang.

Meski demikian, dengan pemulihan ekonomi seiring terkendalinya pandemi, China disebut pasti akan melakukan upaya multi years, untuk mengendalikan utang dalam beberapa bulan terakhir. Tapi kemungkinan besar, hal ini akan mempengaruhi perekonomian negara itu.

Utang dalam negeri China. (Source: Bank of International Settlements • * Data include non-profit institutions serving households via CNBC)

“Laporan kantor berita Xinhua mengatakan Presiden Xi Jinping mengatakan pada November bahwa mungkin untuk menggandakan ukuran ekonomi China dan pendapatan per kapita pada tahun 2035,” tulis CNBC International. PT BESTPROFIT FUTURES

“Namun beberapa pengamat mengatakan Beijing mungkin tidak mencapai tujuan ekonominya. Itu karena tindakan keras China terhadap utang akan mengurangi prospek ekonominya di tahun-tahun mendatang. Sementara transisi yang dimaksudkan untuk lebih mengandalkan konsumsi ke pertumbuhan listrik hanya menunjukkan sedikit hasil.”

China sendiri belum memberikan komentar soal laporan ini. BPF

Sumber :Jakarta, CNBC Indonesia

Gaji PNS Bakal Naik Tahun Depan, Intip Besarannya Saat Ini!

Infografis/ Gaji ke-13 PNS Cair 1 Juni, Cek Besaran Tiap Golongan!/Aristya Rahadian
Foto: Infografis/ Gaji ke-13 PNS Cair 1 Juni, Cek Besaran Tiap Golongan!

PT BESTPROFIT FUTURES JAMBI– Rencana kenaikan gaji pokok Pegawai Negeri Sipil (PNS) tahun depan ramai diperbincangkan. Kabar baik karena sudah beberapa tahun gaji PNS tidak naik.

Kenaikan gaji pokok PNS terakhir kali dilakukan pada awal tahun 2019. Kenaikan ini diumumkan pada nota keuangan di bulan Agustus 2018 oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Kenaikan gaji pokok PNS pada saat itu dipukul rata 5% untuk semua abdi negara yang aktif dan pensiunan, baik di pemerintahan pusat maupun di daerah.

BEST PROFIT

Saat itu, Kementerian Keuangan selaku bendahara negara pun mengaku telah menyiapkan alokasi anggaran untuk kenaikan gaji pokok tersebut sebesar Rp 5 triliun-Rp 6 triliun.

Dengan demikian, hingga saat ini sudah dua tahun PNS tidak merasakan kenaikan gaji. Hal ini lah menjadi alasan banyak yang menduga kenaikan gapok PNS akan dilakukan di tahun depan. BESTPROFIT

Saat dikonfirmasi, Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Isa Rachmatarwata, memilih untuk tidak memberikan detail mengenai rencana kenaikan gaji PNS yang beredar. PT BESTPROFIT FUTURES
Ia meminta agar menunggu diumumkan oleh Presiden Jokowi di bulan Agustus mendatang.

BPF

 

“Kebijakan semacam itu akan disampaikan Presiden nanti di nota keuangan,” kata dia kepada CNBC Indonesia.

Sumber :Jakarta, CNBC Indonesia