PT Best Profit Futures Jambi

Category Archives: Dunia

Terungkap! Penyerang Mabes Polri ZA Posting Bendera ISIS di Instagramnya

19414-listyo-sigit-prabowo-memberi-keterangan-pers-penyerangan-mabes-polri-ist

Jambi – Terungkap! Terduga Teroris Penyerang Mabes Mabes Polri ZA alias Zakiah Aini sempat memposting gambar bendera ISIS sebelum melakukan aksi penyerangan.

Hal tersebut diungkapkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri, Rabu (31/3/2021).

Diketahui, Zakiah Aini beralamat di jalan Lapangan Tembak, Kepala Dua Wetan, Jakarta Timur.

Listyo Sigit Prabowo mengatakan, Zakiah Aini merupakan lone wolf beridiologi ISIS. Dugaan itu terbukti dari hasil profiling di media soasil Zakiah Aini yang didapati tulisan berkaitan jidah.

Baca Juga:Ada Nama Ahok di Surat Wasiat Zakiah Aini Teroris yang Serang Mabes Polri

Bahkan, sebelum melakukan aksi penyerangannya di Gedung Bareskrim Polri Zakiah Aini memposting di akun Instagram bendera ISIS.

“Yang bersangkutan ini adalah tersangka pelaku lone wolf yang berideologi ISIS. Yang dibuktikan postingan yang bersangkutan di media soaial, yang bersangkutan memiliki akun IG yang baru dibuat 21 jam yang lalu. Dimana di dalamnya ada bendera ISIS,” Listyo Sigit Prabowo.

Listyo Sigit menjelaskan, wanita tersebut masuk melalui pintu belakang Mabes Polri melewati pos penjagaan. Kepada petugas, wanita tersebut menanyakan kantor pos yang berada di Mabes Polri.

“Oleh anggota ditunjukan. Namun kemudian yang bersangkutan kembali melakukan penyerangan yang ada di pos jaga,” tandas Kapolri.

Pelaku juga diketahui merupakan mahasiswa salah satu universitas swasta, namun Drop Out pada semester lima perkuliahan.

Baca Juga:Zakiah Aini Rajin Ganti Nomor HP Sampai Bikin Bingung Keluarga

pt. bpf jambi

Usai Dikepung Aparat, Ratusan Demonstran Myanmar Akhirnya Dibebaskan

90811-dw

Suara.com – Sekitar 200 anak muda pengunjuk rasa di distrik Sanchaung, Yangon, akhirnya diizinkan pulang setelah sempat dikepung pasukan keamanan. Sementara itu, junta Myanmar cabut izin lima perusahaan media lokal.

 

Hal itu terjadi setelah negara-negara barat dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mendesak Myanmar agar mengizinkan para pengunjuk rasa pergi.

“Banyak dari mereka yang terperangkap adalah perempuan yang melakukan aksi damai dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional,” ujar Stephane Dujarric, juru bicara Sekretrais Jenderal PBB dikutip dari AFP.

Baca Juga:Suster Ann Berlutut: Kalau Kalian Akan Tembak Demonstran, Harus Lewati Saya

Ribuan orang pun turun ke jalan menentang diberlakukannya jam malam di jalan-jalan kota utama Myanmar untuk mendukung sekitar 200 anak muda yang terperangkap di distrik Sanchaung, yang menjadi lokasi utama mereka melancarkan protes setiap harinya terhadap kudeta militer.

Sekitar pukul 10 malam waktu setempat, pasukan keamanan mulai menembakkan senjata maupun melemparkan granat setrum dan mengumumkan akan memeriksa bangungan-bangunan untuk menyisir orang-orang yang berasal dari luar distrik dan akan menghukum siapa pun yang ketahuan menyembunyikan orang-orang tersebut.

Salah seorang pengunjuk rasa dalam sebuah unggahan di media sosial mengatakan bahwa akhirnya mereka dapat pulang pada pukul 5 pagi waktu setempat setelah pasukan keamanan lebih dulu meninggalkan lokasi dua jam sebelumnya.

Junta militer cabut izin media lokal

5 Alasan Prancis Juara Piala Dunia 2018

5 Alasan Prancis Juara Piala Dunia 2018

BEST PROFIT – Prancis akhirnya keluar sebagai juara Piala Dunia 2018. Mereka mengalahkan Kroasia dengan skor 4-2 dalam laga final di Luzhniki Stadium, Minggu (15/7) malam WIB.

Ini merupakan kesuksesan kedua bagi Prancis di ajang Piala Dunia. Sebelumnya Les Bleus menjadi juara pada edisi 1998 di negara mereka sendiri setelah mengalahkan Brasil di final.

Bagi Kroasia, kekalahan ini memupus harapan mereka untuk merebut trofi Piala Dunia untuk pertama kalinya. Namun, ini menjadi prestasi terbaik negara tersebut di turnamen setelah merebut posisi tiga pada 1998.

Berikut ini lima alasan mengapa Prancis bisa juara Piala Dunia 2018 seperti dilansir Forbes.

Pembuktian Deschamps

Pembuktian Deschamps

Didier Deschamps merupakan kapten Prancis ketika mereka mengangkat trofi pada tahun 1998. Sebagai pelatih, Deschamps juga sudah sering menghadapi kritik. Prancis seharusnya bisa memenangkan Euro 2016 di negara mereka sendiri. Meski dianggap sebagai favorit di final melawan Portugal, mereka justru kalah 1-0.

Perjalanan Prancis di kualifikasi Piala Dunia juga sempat menghasilkan beberapa momen yang mengejutkan. Salah satunya hasil imbang melawan tim gurem Luksemburg. BESTPROFIT

Setelah memenangkan dua pertandingan awal Piala Dunia dengan penampilan yang kurang mengesankan, banyak yang mempertanyakan taktik Deschamps. Meski mendapat kritik, mereka bisa memenangkan pertandingan. Deschamps tetap setia dengan gaya permainan pragmatis dan ternyata hal itu mampu membuahkan hasil.

Setelah memenangkan Piala Dunia sebagai pemain dan sekarang sebagai pelatih, Deschamps mengikuti jejak para pelatih elit. Sejauh ini hanya Mario Zagallo dari Brasil (1958, 1962, 1970) dan Franz Beckenbauer dari Jerman Barat (1974, 1990) yang pernah melakukan hal yang sama.

 

Skuat Yang Bikin Iri

Skuat Yang Bikin Iri

Prancis punya skuat paling mahal di Piala Dunia dengan nilai $ 1,28 miliar (£ 972 juta) menurut Transfermarkt. Starting XI mereka dipenuhi dengan bintang-bintang yang bermain di klub-klub terbaik Eropa dan kualitas Prancis tidak hanya sampai di sana. Mereka tidak terlalu sering melakukan rotasi, tetapi punya pemain pengganti yang siap tempur.

Corentin Tolisso dari Bayern Munchen dan Steven Nzonzi dari Sevilla keduanya mampu menjalankan tugasnya dengan baik ketika dibutuhkan di lini tengah. Nabil Fekir, playmaker Lyon yang hampir pindah ke Liverpool, juga ikut bermain meski hanya sebentar.

Hanya satu dalam 23 pemain Prancis yang tidak pernah diturunkan yaitu Adil Rami. Dengan melimpahnya pemain berkualitas di Prancis, Deschamps bahkan berani meninggalkan talenta seperti gelandang PSG Adrien Rabiot dan bintang Euro 2016 asal Marseille Dimitri Payet.

 

Griezmann dan Mbappe

Griezmann dan Mbappe

Antoine Griezmann dan Kylian Mbappe merupakan dua pemain terbaik di turnamen. Mereka masing-masing mencetak empat gol dan hanya kalah dari pemenang Sepatu Emas Harry Kane yang mengemas enam gol. Kedua pemain itu juga mencetak gol di final. PT BESTPROFIT

Kedua penyerang itu memang bersinar sepanjang turnamen dan Mbappe mampu membuktikan kepada dunia mengapa dia adalah pemain termahal kedua di Piala Dunia. Striker Olivier Giroud mungkin tidak mencetak gol meski menjadi starter dalam enam dari tujuh pertandingan Prancis, tetapi dia menahan bola dan menciptakan ruang bagi pemain depan lainnya untuk bersinar.

 

Pertahanan Solid

Pertahanan Solid

Dianggap sebagai kelemahan besar sebelum turnamen, pertahanan Prancis terlihat solid. Pasangan bek tengah Raphael Varane dari Real Madrid dan Samuel Umtiti dari Barcelona melakukan pekerjaan yang hebat dan didukung oleh fullback berusia 22 tahun Benjamin Pavard dan Lucas Hernandez. Di belakang mereka, kiper sekaligus kapten Hugo Lloris bisa diandalkan, terlepas dari blundernya atas gol kedua Kroasia di final.

Di depan mereka, gelandang Blaise Matuidi dan N’Golo Kante melindungi daerah pertahanan, mengontrol permainan dan memenangkan bola sehingga memungkinkan Paul Pogba untuk menjelajah dan menciptakan peluang.

 

Mental Juara

Mental Juara

Dari starting XI Prancis di final, enam dari mereka meraih juara bersama klubnya masing-masing pada musim lalu. Umtiti (Barcelona), Matuidi (Juventus) dan Mbappe (PSG) meraih gelar liga. Sementara Hernandez dan Griezmann memenangkan Liga Eropa bersama Atletico Madrid dan Varane memenangkan Liga Champions bersama Real Madrid. Gelandang Chelsea Kante tidak memenangkan liga tahun ini, tetapi dia memenangkan Premier League dua musim sebelumnya dengan klub yang berbeda.

Prancis juga ingin menebus kekalahan mereka di Euro 2016. Kekalahan di Paris itu sangat menyakitkan dan setelah masuk ke final sebagai favorit, Prancis memastikan mereka tidak akan melakukan kesalahan yang sama. Setelah menang atas Kroasia, Deschamps mengatakan: “Sangat menyakitkan kalah di Euro dua tahun lalu, tetapi itu membuat kami belajar juga.”

Sumber: bola.net

Tim Terbaik Piala Dunia 2018 Versi Bola.net

Tim Terbaik Piala Dunia 2018 Versi Bola.net

BEST PROFIT – Selama satu bulan ini, pecinta sepakbola dunia telah disuguhi pesta terbaik penuh kejutan di Piala Dunia 2018 Rusia. Satu bulan indah ini pun diakhiri dengan kemenangan Prancis atas Kroasia di partai final dengan skor 4-2.

Sebagaimana di setiap turnamen, selalu ada para pemain yang mampu tampil bagus memenuhi ekspektasi, hingga pemain yang dinilai gagal membawa tim yang dia bela berprestasi. Begitu juga di Piala Dunia 2018 tahun ini.

Dan berikut adalah tim terbaik yang berisi para pemain terbaik di tiap posisinya menurut Bola.net dalam formasi 4-3-3. Punya pilihan lain? Tulis di kolom komentar ya Bolaneters.

 

KIPER

KIPER

Thibaut Courtois

Ada beberapa kandidat untuk menjadi kiper terbaik turnamen. Jordan Pickford sudah brilian bersama Inggris, dan begitu juga dengan Hugo Lloris. Kiper Prancis itu sukses membawa Prancis juara dunia.

Namun, Thibaut Courtois sudah tampil begitu konsisten di Rusia selama satu bulan terakhir ini. Dia tampil luar biasa saat melawan Brasil di perempat final, membuat beberapa penyelamatan penting untuk membawa Belgia menembus semifinal. Tak ada kiper yang membuat penyelamatan lebih banyak dari kiper Chelsea tersebut (27).

 

PEMAIN BERTAHAN

PEMAIN BERTAHAN

Kieran Trippier
Trippier telah menjadi pemain terbaik Inggris di Rusia. Bek sayap Tottenham tersebut menjadi bagian penting dalam sistem serangan Inggris di sisi kanan. Selain itu, tendangan bebas yang dia eksekusi di semifinal melawan Kroasia, begitu indah dan menjadi nilai tambah untuknya.

Diego Godin
Kapten Uruguay tersebut tampil fantastis di turnamen empat tahunan tersebut. Godin membantu tim Amerika Selatan melewati penyisihan grup tanpa kebobolan. Sebuah batu karang kokoh i pertahanan dan seorang pemimpin pertahanan sejati. BESTPROFIT

Raphael Varane
Varane telah menjadi bek terbaik di Piala Dunia dan salah satu pemain terbaik di turnamen selama sebulan ini. Bintang Real Madrid tersebut menjadi salah satu alasan utama kenapa Prancis pada akhirnya mampu menjadi juara.

Lucas Hernandez
Bek sayap Prancis tersebut tampil solid dan spektakuler sepanjang turnamen. Sebagai bek sayap, torehan dua assist telah membuktikan bahwa Didier Deschamps tak salah lebih memilihnya daripada Benjamanin Mendy.

 

GELANDANG

GELANDANG

Paul Pogba
Spot ini sebelumnya ditujukan kepada N’Golo Kante, yang sudah begitu bagus di Rusia, bahkan jika dia tampil tidak dalam performa terbaiknya di partai final. Tapi ini juga sangat sulit untuk mengabaikan nama Paul Pogba.

Gelandang Manchester United tersebut terus berkembang sepanjang turnamen. Dia luar biasa di semifinal melawan Belgia, dan begitu juga di final. Selain sukses mengimbangi kekuatan fisik Kroasia, Pogba juga sukses mencetak satu gol untuk memberikan gelar Piala Dunia kedua bagi Les Bleus.

Luka Modric
Kapten Kroasia tersebut dianugerahi Golden Ball sebagai pemain terbaik turnamen, dan tak ada yang bisa membantah betapa briliannya Modric selama turnamen. Gelandang Real Madrid tersebut menjadi pemain kunci Kroasia hingga melaju ke partai final. Golnya saat melawan Argentina juga bisa menjadi salah satu gol terbaik di Piala Dunia 2018 tahun ini.

Philippe Coutinho
Ini mungkin tampak seperti keanehan namanya muncul, tapi Coutinho sudah brilian untuk Brasil sebelum mereka tersingkir di perempat final melawan Belgia. Gelandang Barcelona itu mencetak gol pertama negaranya di turnamen itu dengan sebuah tembakan sensasional melawan Swiss. Dia kemudian mencetak gol yang menentukan dalam kemenangan atas Kosta Rika dan memberi assist pada Paulinho dengan umpan indah dalam kemenangan atas Serbia. Dalam lima pertandingan, ia mencetak dua gol dan membuat dua assist.

 

PENYERANG

PENYERANG

Kylian Mbappe
Mbappe bahkan belum genap berusia 20 tahun, tapi dia sudah siap menjadi seorang juara Piala Dunia dan menjadi salah satu pemain terbaik di dunia. Dia tampil sensasional ketika menyingkirkan Argentina, ketika dia mencetak dua gol dan memulangkan Lionel Messi, dan gol keempatnya di turnamen ini dia cetak di partai final. Sebuah talenta yang sangat luar biasa. PT BESTPROFIT

Eden Hazard
Kapten Belgia tersebut sudah sangat luar biasa selama turnamen. Hazard membuat tiga gol dan dua assist dalam enam penampilannya di Rusia. Dia juga tampil fenomenal saat menyingkirkan Brasil, sebuah penampilan yang mengingatkan banyak orang pada sosok Zinedine Zidane bersama Prancis melawan Brasil di Piala Dunia 12 tahun lalu. Meskipun Belgia dikalahkan Prancis di semifinal, Hazard tetap salah satu pemain terbaik di lapangan.

Romelu Lukaku
Lukaku telah memiliki turnamen yang sangat bagus. Dia mencetak empat gol di penyisihan grup dan meskipun tak mencetak gol di babak knock out, performanya di babak tersebut juga tetap kuat. Melawan Jepang, dia membantu Nacir Chadli mencetak gol penentu kemenangan di menit terakhir. Di perempat final, Lukaku memainkan peran penting di gol Kevin De Bruyne yang membawa Belgia menembus semifinal. Dia tak terlibat banyak di semifinal atau saat perebutan tempat ketiga, namun Lukaku masih bisa bahagia dengan penampilannya di Rusia.

Di posisi yang sama memang ada nama Harry Kane, yang meraih Golden Boot dengan torehan enam gol, namun secara keseluruhan performanya tak begitu brilian  dan itu yang membuat Lukaku terpilih dalam tim terbaik versi Bola.net ini.

Sumber: bola.net