PT Best Profit Futures Jambi

Category Archives: Makro

Jelang Desember Ceria, IHSG Bakal Betah Bergerak di Zona Merah

Jelang Desember Ceria, IHSG Bakal Betah Bergerak di Zona Merah

PT BEST PROFIT FUTURES JAMBI – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bakal kembali di zona merah jelang akhir pekan ini setelah kemarin melemah signifikan 1,16 persen di level 5.953. PT BESTPROFIT

Analis Samuel Sekuritas, William Mamudi melihat ada peluang terjadinya pullback market, sehingga kembali menguji downtrend line. BEST PROFIT

“Jika downtrend line ini solid, perhatikan level support mayor berikut di 5.750,” kata William dalam riset hariannya, Jumat (29/11/2019). BESTPROFIT

Sementara, Analis Binaartha Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama mengamati secara teknikal MACD menunjukkan sinyal negatif. Sementara itu, Stochastic dan RSI bergerak ke bawah di area oversold. PT BEST PROFIT FUTURES

Di sisi lain, terlihat pola long black marubozu candle yang mengindikasikan adanya potensi bearish continuation pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke level support.

“Support dan resistance berada pada level 5.907 dan 5.988,” ujar Nafan.

 

Sumber : suara.com

OJK Hukum Garuda Indonesia Beserta Direksinya

OJK Hukum Garuda Indonesia Beserta Direksinya

BEST PROFIT – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah memutuskan bahwa PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk melakukan kesalahan terkait kasus penyajian Laporan Keuangan Tahunan per 31 Desember 2018.

Atas temuan ini, OJK memberi tenggat waktu selama 14 hari atau dua minggu kepada Garuda Indonesia untuk melakukan “re-state” atau memperbaiki dan menyajikan kembali Laporan Keuangan Tahunan per 31 Desember 2018.

Temuan OJK ini merupakan hasil investigasi terkait penyajian Laporan Keuangan Tahunan (LKT) PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk per 31 Desember 2018 setelah melakukan koordinasi bersama Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Pusat Pembinaan Profesi Keuangan, PT Bursa Efek Indonesia, dan pihak terkait lainnya. BESTPROFIT

Pihak OJK yang diwakili oleh Deputi Komisioner Hubungan Masyarakat dan Manajemen Strategis, Anto Prabowo, mengungkapkan bahwa, Garuda Indonesia telah terbukti melanggar Pasal 69 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal (UU PM) jis. Peraturan Bapepam dan LK Nomor VIII.G.7 tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten dan Perusahaan Publik, Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) 8 tentang Penentuan Apakah Suatu Perjanjian Mengandung Sewa, dan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 30 tentang Sewa.

“Pengenaan sanksi dan/atau Perintah Tertulis terhadap PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Direksi dan/atau Dewan Komisaris, AP, dan KAP oleh OJK diberikan sebagai langkah tegas OJK untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap industri Pasar Modal Indonesia,” ujar Anto Prabowo, Jum’at (28/6/2019). PT BESTPROFIT

Di samping itu, OJK juga mengenakan Sanksi Administratif berupa denda sebesar Rp 100 juta kepada PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk atas pelanggaran Peraturan OJK Nomor 29/POJK.04/2016 tentang Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik.

Tak hanya perseroan, sanksi denda juga dijatuhkan masing-masing sebesar Rp 100 juta kepada seluruh anggota Direksi PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk atas pelanggaran Peraturan Bapepam Nomor VIII.G.11 tentang Tanggung Jawab Direksi atas Laporan Keuangan.

Sumber: suara.com

Dapat Laporan dari Sri Mulyani, Jokowi : Alhamdulillah Ekonomi 2018 Tumbuh

Dapat Laporan dari Sri Mulyani, Jokowi : Alhamdulillah Ekonomi 2018 Tumbuh

BEST PROFIT – Presiden Jokowi telah menerima laporan dari Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati terkait pertumbuhan ekonomi di 2018.

Berdasarkan laporan Sri Mulyani, pertumbuhan ekonomi di 2018 masih bisa tumbuh positif di tengah kondisi ketidakpastian global.

“Saya mendapat laporan dari Menteri Keuangan, di tengah ketidakpastian ekonomi global, Alhamdulilah perekonomian nasional kita tumbuh positif,” kata Presiden Jokowi dalam Sidang Kabinet Paripurna dengan topik Program dan Kegiatan Tahun 2019 di Istana Negara Jakarta.

Sidang Kabinet Paripurna tersebut dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, para Menteri Kabinet Kerja, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dan sejumlah pejabat negara lainnya.

“Kita perkirakan (perekonomian nasional) tumbuh sekitar 5,15 persen, kemudian inflasi terkendali pada tingkat yang rendah di bawah 3,5 persen, nilai tukar rupiah juga terus bisa dijaga,” tambah Presiden. BESTPROFIT

Asumsi dasar ekonomi makro nasional pada 2018 sebelumnya ditetapkan untuk pertumbuhan ekonomi diperkirakan mencapai 5,4 persen, inflasi dalam kisaran 3,5 persen, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan berada pada rentang Rp 13.400 per dolar AS.

Selanjutnya, menurut Presiden, realisasi APBN 2018 juga menunjukkan kinerja yang sangat sehat dan kredibel.

“Laporan terakhir yang saya terima, defisit sebesar 1,76 persen dari Produk Domestik Bruto, kemudian keseimbangan primer ini juga sangat penting, keseimbangan primer negatif Rp 1,8 triliun, sudah mendekati nol, ini patut kita garis bawahi, hasil ini jauh lebih baik dari target di APBN sebesar Rp 87,3 triliun,” ungkap Presiden.

Keseimbangan primer adalah penerimaan negara dikurangi belanja, di luar pembayaran bunga utang. Keseimbangan primer pada 2017 adalah negatif Rp 29,9 triliun.

“Pendapatan Rp 1.942 triliun melampaui target APBN yaitu tercapai 102,5 persen dari APBN 2018. Belanja negara untuk mendukung target pembangunan optimal mencapai 99,2 persen dari APBN 2018, sekali lagi mencapai 99,2 persen dari APBN 2018,” tegas Presiden.

Pada 2019, Presiden mengakui bahwa perekonomian Indonesia masih akan menghadapi tantangan yang tidak ringan. PT BESTPROFIT

“Gejolak ekonomi dunia, tekanan-tekanan eksternal, oleh sebab itu sekali lagi saya minta konsolidasi antara sektor riil, dunia usaha, dunia industri dengan moneter dengan fiskal yang sudah dirancang bisa terkonsolidasi dengan baik sehingga langkah-langkah tegas dan konsisten dalam pengendalian impor dapat dilakukan, kemudian dalam memacu ekspor dan meningkatkan modal masuk lebih baik 2019 ini,” ungkap Presiden.

Presiden Jokowi menjelaskan bahwa fokus pada 2019 adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

“Seperti sudah saya sampaikan kita akan fokus ke penyiapan SDM 2019, kita perkuat human capital besar-besaran dengan melakukan training dengan mengangkat lagi vocational school, vocational training ini jadi kekuatan kita,” tambah Presiden.

Sumber: suara.com

Tawa dan Tepuk Tangan Warnai Pidato Game of Thrones Jokowi

Tawa dan Tepuk Tangan Warnai Pidato Game of Thrones Jokowi

PT BESTPROFIT – Presiden Jokowi mengibaratkan kondisi perekonomian global dimana hubungan negara ekonomi maju semakin lama semakin terlihat seperti “Game of Thrones”.

“Akhir-akhir ini hubungan negara ekonomi maju semakin lama semakin terlihat seperi Game of Thrones. Balance of power dan aliansi negara ekonomi maju sedang mengalami keretakan,” kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan dalam sidang pleno tahunan atau Plenary Session Annual Meeting IMF – WB 2018 di Nusa Dua Hal BNDCC, Bali, Jumat.

Menurut dia, lemahnya kerja sama, koordinasi telah menyebabkan banyak masalah seperti peningkatan harga minyak mentah dan kekacauan mata uang yang dialami negara berkembang.

Pengibaratan tersebut mengundang antusiasme para hadirin termasuk Presiden World Bank dan Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde yang tampak tersenyum mendengar pidato Presiden.

Presiden Jokowi kemudian menambahkan, dalam serial Game of Thrones sejumlah great houses, great families bertarung hebat satu sama lain untuk mengambil kendali on Thrones. BEST PROFIT

“Mother of dragons menggambarkan siklus kehidupan perebutan great houses itu bagai sebuah roda besar seiring perputaran roda satu great house tengah berjaya sementara house lain mengalami kesulitan. House lain berjaya dengan menjatuhkan house lainnya,” katanya.

Namun Presiden menambahkan, yang mereka lupa ketika great houses sibuk bertarung satu sama lain mereka tidak sadar adanya ancaman besar dari utara.

“Seorang evil winter yang ingin merusak dan meliputi seluruh dunia dengan es kehancuran,” kata Presiden yang disambut tepuk tangan dan tawa dari para hadirin. BESTPROFIT

Menurut Kepala Negara, dengan ancaman evil winter itu akhirnya mereka sadar untuk berpikir bahwa tidak penting lagi siapa yang duduk di Iron Thrones, sebaliknya yang penting adalah kekuatan bersama untuk mengalahkan evil winter.

“Agar dunia tidak berubah menjadi tanah tandus, porak poranda yang menyengsarakan kita semua,” katanya.

Di hadapan delegasi dan peserta pertemuan IMF – WB, Presiden menegaskan bahwa saat ini semua sedang menghadapi ancaman global yang meningkat.

“Perubahan iklim telah meningkatkan intensitas badai dan topan di AS hingga Filipina. Sampah plastik, plastik di laut telah mencemari pasokan makanan di berbagi tempat. Ancaman global tumbuh pesat itu yang hanya bisa kita tanggulangi jika kita kerja sama,” katanya.

Ia mengingatkan terkait pernyataan Sekjen PBB Antonio Guterres dalam panel beberapa hari sebelumnya tentang perubahan iklim dimana waktu sudah mendesak agar semua bertindak dalam skala besar guna mencegah perubahan iklim.

“Kita perlu meningkatkan investasi tahunan global 400 persen energi terbarukan. Kita harus kerja sama menyelamatkan kehidupan bersama,” katanya.

Untuk itu, Presiden pun kembali mempertanyakan kepada hadirin apakah ini saat yang tepat untuk rivalitas dan kompetisi atau saat ini waktu yang tepat untuk kerja sama.

“Apakah kita telah terlalu sibuk bersaing dan menyerang satu sama lain sehingga kita gagal menyadari ada ancaman besar yang membayangi kita semua. Apa kita gagal menyadari adanya ancaman besar yang dihadapi negara kaya atau miskin oleh negara besar ataupun kecil,” katanya.

Presiden kembali menyebutkan bahwa tahun depan season terakhir Game of Thrones akan disebarluaskan. Pernyataan tersebut kembali mengundang tawa hadirin termasuk Lagarde yang tampak tersenyum.

“Saya bisa perkirakan bagaimana akhir ceritanya. Saya yakin ceritanya akan berakhir dengan pesan moral bahwa konfrontasi dan perselisihan akan mengakibatkan penderitaan bukan hanya bagi yang kalah tapi juga bagi yang menang,” katanya.

Ia melanjutnya bahwa ketika kemenangan dirayakan dan kekalahan diratapi baru kemudian keduanya sadar bahwa kemenangan maupun kekalahan dalam perang hasilnya sama yaitu dunia porak poranda.

Menurut Presiden, tidak ada artinya kemenangan yang dirayakan dalam kehancuran, tidak ada artinya memiliki kekuatan ekonomi terbesar di tengah dunia yang tenggelam.

“Saat ini kita masuk season terakhir pertarungan ekspansi ekonomi global yang penuh rivalitas dan persaingan. Bisa jadi suatu situasi genting dibanding krisis finansial 10 tahun lalu,” katanya.

Ia pun mengaku sangat bergantung kepada para delegasi yang merupakan insan-insan penting, para pembuat kebijakan fiskal dan moneter dunia untuk menjaga komitmen kerja sama global.

“Saya berharap Bapak Ibu berperan mendorong para pemimpin dunia menyikapi keadaan ini secara tepat,” katanya.

Sebab kata dia saat ini diperlukan kebijakan moneter dan fiskal yang mampu menyangga dampak perang dagang destruksi pada pasar.

“Saya harap Bapak Ibu mampu menyerap tenaga dan memetik inspirasi indahnya alam Bali Indonesia untuk menghasilkan kejernihan hati pikiran dalam perbaiki kondisi finansial global untuk kebaikan kita semua,” katanya.

Pidato tersebut mendapatkan sambutan yang meriah dari hadirin yang bertepuk tangan ketika Presiden turun dari panggung dan beberapa kalimat di antaranya bahkan telah viral di sosial media.

Sumber: suara.com