PT Best Profit Futures Jambi

Category Archives: Nasional

3 Anak Amien Rais Lolos ke Parlemen, Suaranya Belasan sampai Ratusan Ribu

3 Anak Amien Rais Lolos ke Parlemen, Suaranya Belasan sampai Ratusan Ribu

BESTPROFIT – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional DIY, Nazaruddin, memastikan ketiga anak dari Ketua Dewan Kehormatan PAN lolos dalam Pemilu 2019.

Ketiganya adalah Ahmad Hanafi Rais, Hanum Salsabiela Rais, dan Ahmad Baihaqi Rais.

“Sudah dipastikan (lolos),” kata Nazaruddin ketika dihubungi Suara.com, Minggu (28/04/2019) malam.

Keyakinan itu berdasarkan atas hasil penghitungan suara internal yang dilakukan oleh Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo – Sandiaga. Kendati demikian, ia mengakui penghitungan suara masih belum sepenuhnya selesai. PT BESTPROFIT

“Data suara lengkapnya saya belum dapat laporan. Ini kebetulan saya kemarin beberapa hari di rumah sakit, baru pulang hari ini,” kata dia.

Menurut informasi yang ia dapatkan, putra pertama Amien Rais, yakni Ahmad Hanafi Rais, lolos menjadi anggota DPR RI dengan perolehan sekitar 125 ribu suara. Dengan suara tersebut, ia dipastikan kembali melenggang ke Senayan. BEST PROFIT

Dari Dapil Sleman Utara, anak kedua Amien, yakni Hanum Salsabiela Rais juga lolos ke kursi DPRD DIY. Perolehannya mencapai sekitar 20 rib suara.

“Ahmad Baihaqi Rais, Dapil Kulon Progo kisaran 12.500 suara,” kata dia.

Kontributor : Sri Handayani
Sumber: suara.com

Prabowo Sempat Video Call Sambil Buang Air Kecil Sebelum Meninggal Dunia

Prabowo Sempat Video Call Sambil Buang Air Kecil Sebelum Meninggal Dunia

BESTPROFIT – Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kecamatan Pisangan Baru, Matraman, Jakarta Timur, Rudi Mulia Prabowo (57) meninggal dunia karena kelelahan dan serangan jantung. Selama bertugas di TPS, Prabowo dikenal sebagai pria yang sangat bertanggung jawab.

Menurut putri Prabowo, Inez (22) yang juga menjadi saksi di TPS 009, ayahnya bahkan tidak mau jauh dari kotak suara selama pemungutan suara.

Bahkan, Inez menambahkan, setelah petugas KPPS selesai menghitung suara, Prabowo meminta agar kotak suaranya di letakan tepat di depan kakinya. PT BESTPROFIT

“Pas sudah selesai ngitung, bapak nyuruh kotak suara di taro depan kakinya, padahal yang lain (panitia) sudah minta taro tempat lain katanya ‘jangan disitu jauh, disini saja’,” ujar Inez di rumah Prabowo Pisangan Baru Matraman, Jakarta Timur, Rabu (24/4/2019).

Menurut Inez, Prabowo sempat menahan buang air kecil agar tidak jauh dari kotak suara. Setelah dipaksa Inez, Prabowo menumpang buang air kecil di rumah depan TPS.

Namun, karena masih ingin memantau kotak suara bahkan saat buang air kecil, Prabowo disebut Inez melakukan video call untuk terus melihat kotak suaranya.

“Dia gak mau jauh-jauh pulang dulu buat pipis, terus numpang sama yang depan TPS. Tapi tetep saja dia video call dipegang bu RT hpnya buat liat kotak suara doang,” kata Inez.

Prabowo juga diceritakan Inez tidak mau ada kecurangan sekecil apapun di TPSnya dengan memperhatikan detil-detil saat menghitung suara. BEST PROFIT

Akibatnya, Inez menyebut perhitungan suara berlangsung sampai pukul 05.00 WIB. Durasi ini disebut Inez lebih lama dibandingkan dengan TPS lain di wilayah Pisangan Baru.

“Dia jaga banget itu kotak suaranya sampai detil banget. Jadinya emang lebih lama dari TPS lain tapi gak ada masalahnya,” jelas Inez.

Sebelumnya, Prabowo diceritakan Inez pasca Pemilu tanggal 18-22 April selalu mengeluh kepalanya pusing dan terlihat pucat.

Namun Inez mengatakan ayahnya itu tetap mengurus Pemilu seperti permintaan tanda tangan dan urusan lainnya.

Hingga akhirnya tanggal 22 April Inez menyebut Prabowo sempat muntah saat tertidur dan langsung dilarikan ke RSUD Matraman. Sesampainya di RS, Prabowo sudah tak bernyawa.

“Papa bilang katanya keliyengan (pusing) terus, sempet ngobrol sama saya, minta ambilin air hangat terus tidur. Pas saya keluar tiba-tiba mama teriak papa muntah terus pas saya periksa sudah gak ada denyut (nadi),” pungkas Inez.

Prabowo akhirnya dimakamkan di TPU Prumpung, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (23/4/2019) pagi. Prabowo meninggalkan istri, satu anaknya. Menurut Inez, berdasarkan keterangan dokter RSUD Matraman, Prabowo kelelahan dan serangan jantung mendadak.

Sumber: suara.com

BPN Ungkap Alasan Sandiaga Tampak Lesu Saat Deklarasi Kemenangan Prabowo

BPN Ungkap Alasan Sandiaga Tampak Lesu Saat Deklarasi Kemenangan Prabowo

PT BESTPROFIT – Hubungan Calon Presiden dengan Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno sempat dikabarkan mengalami keretakan usai hari pemungutan suara Pemilu 2019. Badan Pemenangan Nasional (BPN) menegaskan Prabowo dan Sandiaga akan terus berjuang sampai titik penghabisan.

Juru Bicara BPN Prabowo – Sandiaga, Andre Rosiade mengungkapkan bahwa setelah mencoblos, Sandiaga melanjutkan kegiatannya bermain gitar bersama kawan-kawan dari BPN di Prabowo – Sandiaga Media Center. Di sana, cegukan Sandiaga mulai muncul.

Meskipun mulai cegukan namun tidak menyurutkan niatnya untuk menemui relawan di Hotel Ambharawa dan melanjutkan perjalananannya ke kediaman Prabowo di Kertanegara, Jakarta Selatan. BEST PROFIT

“Meskipun cegukan, pak Sandi tetap menyempatkan diri menemui relawan di Hotel Ambhara lalu ke Kertanegara 4 (K4) menemui pak Prabowo dan partai koalisi,” kata Andre kepada wartawan, Senin (22/4/2019).

Menurut dia, kondisi kesehatan Sandiaga mulai turun pada pukul 15.00 WIB. Saat itu Prabowo sempat meminta Sandiaga untuk beristirahat di kamar lantai atas kediaman Prabowo. Saat itu Sandiaga sempat dipijat, namun cegukannya tak kunjung hilang. Khawatir dengan kondisi Sandiaga, Prabowo meminta Sandiaga untuk dibawa ke rumah sakit.

“Pak Prabowo menemui pak Sandi sebanyak tiga kali untuk menyarankan agar dibawa ke rumah sakit saja,” ujarnya.

Setelah itu, Prabowo pun meninggalkan Kertanegara untuk kembali ke kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Saat itu Sandiaga malah didera demam serta menggigil dan langsung diberikan obat oleh dokter yang disediakan dari kepolisian. Sandiaga juga diminta untuk istirahat total. BESTPROFIT

Tampak Lesu Saat Konferensi Pers dengan Prabowo

Kehadiran Sandiaga saat konferensi pers bersama Prabowo di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan sempat menjadi tanda tanya publik. Ekspresi datar, membisu dan tampak lesu tak bersemangat tampak dari Sandiaga saat menghadiri konferensi pers tersebut.

Andre menjelaskan sebelumnya Sandiaga sempat meminta izin kepada Prabowo untuk tidak hadir dalam serangkaian kegiatan karena ingin istirahat. Sorenya, Wakil Ketua BPN Prabowo – Sandiaga, Ahmad Muzani sempat menyambangi kediaman Sandiaga untuk mengajak konferensi pers.

“Pak Sandi bilang sudah ijin sebelumnya ke pak Prabowo namun pak Sandi telepon pak Prabowo minta ke bang Sandi datang dan dengan kondisi kleyengan tapi langsung konpers,” ujarnya.

Prabowo meminta Sandiaga untuk bisa hadir dalam konferensi pers untuk menepis anggapan adanya keretakan di antara keduanya. Diamnya Sandiaga saat konferensi pers disampaikan Andre karena memang sedang merasakan sakit.

“Pak Prabowo minta pak Sandi datang 15 menit saja agar rumor perpecahan itu bisa dibantah dan perpecahan itu tidak benar,” tuturnya.

“Jadi kondisi bang Sandi itu memang sedang sakit saat konpres bersama pak Prabowo tali beliau meskipun diam matanya membaca surat yang dibacakan pak Prabowo,” sambungnya.

Setelah pulih, Sandiaga pun menyempatkan diri untuk rapat bersama juru bicara serta juru debat pada Senin (22/4/2019). Saat itu, Sandiaga mengungkapkan bahwa dirinya bersama Prabowo tetap akan solid demi mewujudkan Indonesia Adil dan Makmur.

“Sampai titik darah penghabisan melalui pilpres ini, beliau akan berdiri tegak bersama pak Prabowo untuk mengawal perubahan menuju Indonesia Adil dan Makmur,” pungkasnya.

Sumber: suara.com

Fadli Zon Tuduh Pemerintah Curang dan Berpihak karena Blokir Jurdil2019.org

Fadli Zon Tuduh Pemerintah Curang dan Berpihak karena Blokir Jurdil2019.org

BEST PROFIT – Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo – Sandiaga, Fadli Zon mengomentari soal pemblokiran situs jurdil2019.org oleh Kominfo. Menurutnya hal tersebut menjadi bukti adanya keberpihakan dan kecurangan pemerintah di Pemilu 2019.

Fadli Zon mengatakan bahwa pemblokiran tersebut mewujudkan sistem keberpihakan di mana ada pihak yang tidak sejalan dengan pemerintah lantas langsung diblokir. Seperti yang diketahui, situs jurdil2019.org diblokir lantaran telah menyalahgunakan izin.

“Ya itu lah kecurangannya. Keberpihakannya. Kalau misalnya tidak sesuai dengan mereka kemudian dihapus, tapi kalau sesuai itu diteruskan malah diproteksi, jadi ini pemilu abal-abal menurut saya?” kata Fadli di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senin (22/4/2019).

Fadli Zon kemudian menyinggung soal kredibilitas dari pelaku penghitung suara cepat atau quick count. Apabila sebuah lembaga yang tidak memiliki kredibilitas dalam melakukan quick count, maka bisa disebut sebagai pengaturan skor. Dirinya mencontogkan soal pengaturan skor menggunakan algoritma. BESTPROFIT

“Quickcount itu kalau pelaku tak mempunyai kredibilitas, itu bisa dikatakan sebagai pengaturan skor. Ya bisa jadi quickhoax juga itu,” ujarnya.

“Dengan begitu pengaturan skor memakai algoritma, kemudian penghitung-hitungannya disesuai dengan algoritma, jadi ada, kalau orang statistik pasti ngerti itu algoritma,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah memblokir situs jurdil2019.org. Pemblokiran yang diakukan sejak Sabtu (20/4/2019) malam itu atas permintaan dari Bawaslu RI.

Kepala Biro Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika Ferdinandus Setu mengatakan, situs jurdil2019.org diduga telah menyalahgunakan izin. Bawaslu kata dia, telah mencabut akreditasi jurdil2019.org sebagai lembaga pengawas Pemilu 2019.

Sementara itu, Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Mochammad Afifuddin mengatakan pemblokiran lembaga pemantau Pemilu Jurdil 2019 lantaran menyalahi prinsip sebagai lembaga pemantau. Afif menyebut situs lembaga pemantau jurdil2019.org telah menyalahi prinsip lembaga pemantau yakni prinsip imparsialitas dan netralitas.

Afif menegaskan pencabutan akreditasi dan pemblokiran terhadap situs jurdil2019.org bukan karena situs tersebut menayangkan hasil hitung cepat atau real count. Sebab, persolan terkait quick count dan real count menjadi domain Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Afif menegaskan, bahwasanya pencabutan akreditasi Bawaslu terhadap Jurdil 2019 sebagai lembaga pemantau Pemilu lantaran lembaga pemantau tersebut telah menyalahi prinsip sebagaimana prinsip lembaga pemantau yakni harus imparsial dan netral. Di mana, Afif menyebutkan pada aplikasi lembaga pemantau Jurdil 2019 diketahui terdapat salah satu gambar pasangan calon presiden dan calon wakil presiden. PT BESTPROFIT

Berkenaan dengan itu, Afif mengatakan bahwasanya hak lembaga pemantau jurdil2019.org untuk mempublikasikan informasi menjadi hak mereka sebagai suatu lembaga. Hanya saya, kekinian Jurdil 2019 dinyatakan bukan lagi sebagai lembaga pemantau yang terakreditasi oleh Bawaslu sebagai lembaga pemantau Pemilu.

Adapun, Afif mengatakan hingga kekinian terkait pencabutan akreditasi dan pemblokiran tersebut pihak tidak melakukan komunikasi dengan jurdil2019.org. Afif mengatakan Bawaslu memiliki wewenang untuk mencabut akreditasinya lembaga pemantau jika dinilai telah menyalahi aturan tanpa perlu berkomunikasi.

Sumber: suara.com