PT Best Profit Futures Jambi

Category Archives: SOSIAL

Anniversary BPF Jambi Yang ke-12

IMG_3294


IMG_3270

IMG_3304

IMG_3245 IMG_3384 IMG_3333 IMG_3340
Jambi. Saptu, ‎January ‎15, ‎2021

PT. Bestprofit Futures  anniversary ke-12, pencapaian yang sukses, sebagai trading emas di indonesia.

Pemerintah Pastikan Komunitas Adat Terpencil Dapat Bantuan Sosial

Pemerintah Pastikan Komunitas Adat Terpencil Dapat Bantuan Sosial

PT BESTPROFIT FUTURES JAMBI Komunitas Adat Terpencil (KAT) dipastikan mendapatkan bantuan sosial (bansos). Menurut Menteri Sosial (Mensos), Juliari P Batubara, negara hadir untuk semua warga negara di seluruh pelosok Tanah Air, termasuk masyarakat miskin dan rentan di kawasan terdepan, terluar dan tertinggal (3T). PT BESTPROFIT

Hal ini dipertegas oleh Kepala Biro Perencanaan Kementerian Sosial (Kemensos), Adhy Karyono. Ia menjelaskan, penyaluran bantuan sosial tunai (BST) untuk komunitas adat sudah masuk periode kedua, yakni Juli-Desember.

Adhy menjelaskan, sebagian BST untuk KAT sudah tersalurkan di Papua, Papua Barat, Maluku Utara dan beberapa pulau terluar.

Kemensos menyalurkan BST senilai Rp 300 ribu per bulan, yang disalurkan per tiga bulan sekali dalam dua tahap, yaitu April-Juni dan Juli-Desember 2020.  BEST PROFIT

Walaupun belum masuk Program Sembako maupun Program Keluarga Harapan (PKH), masyarakat KAT tetap masuk dalam jaring sosial pemerintah. Penyaluran bansos dilakukan melalui komunitas atau pengurus adat, dengan cara mengumpulkan anggota komunitasnya.

Hal tersebut juga berlaku untuk beberapa pulau kecil di Kalimantan Utara dan Jambi. BESTPROFIT

Dalam penyaluran bantuan bagi KAT, menurut Adhy, tantangannya terkait jumlah penerima yang akan berbeda. Di komunitas Papua dan Papua Barat misalnya, terdapat konsep dimana semua orang membutuhkan. PT BESTPROFIT FUTURES

“Jadi kita menghitung kembali dan sangat tergantung dengan kepala suku atau pengurus adat untuk mengaturnya,” katanya. BPF

Untuk menyalurkan bansos ke KAT, Kemensos datang dengan kendaraan bermotor, kemudian membuka loket di lokasi tersebut dan langsung dibayarkan. PT BESTPROFIT FUTURES HEAD OFFICE

 

Sumber : Suara.com

Es Kepal Milo dan Es Serut di Berbagai Belahan Dunia

Ilustrasi Baobing. Getty Images/iStockphoto

BEST PROFIT – Jelang bulan April, ada pemandangan menarik di beberapa sudut jalan Jakarta: penjual es kepal Milo. Yang punya modal agak banyak, biasanya memasang tenda ukuran 2 X 3 meter, dengan baliho berdiri bertuliskan es kepal Milo. Yang punya modal pas-pasan, asal ada meja dan wadah untuk topping pun jadi.

Awalnya, es kepal Milo datang dari Malaysia. Sekadar intermezzo, bagi yang sudah pernah mencoba Milo produk Malaysia, tentu tahu bahwa rasanya sedikit lebih superior ketimbang Milo produksi Indonesia. Sepasang suami istri bernama Saed Lamin dan Shariah Hashim dari Kuala Kangsar, Perak, yang disebut-sebut sebagai pencipta ais kepal Milo ini.

Seperti ditulis oleh Suara Perak, Saed dan Shariah butuh empat bulan untuk menyempurnakan resep es kepal Milo. Ide awalnya datang dari Shariah.

“Awalnya istri terpikir untuk membuat es kepal yang diserut halus dan dituangkan Milo dan susu. Awalnya kami minta keluarga dan kawan untuk mencobanya, minta pendapat apa yang lebih dan kurang,” kata Saed.

Kreasi baru ini ternyata mengundang perhatian banyak orang. Kemudian video tentang es kepal Milo ini naik ke YouTube, dan seperti sudah diduga: viral. Indonesia pun turut menyambut gembira fenomena minuman sekaligus kudapan yang berbentuk es serut dikepal, lalu disiram saus Milo nan kental.

Tentu saja, pada akhirnya, es kepal Milo akan bernasib sama seperti para pendahulunya: viral, untuk kemudian perlahan ditinggalkan, dan mulai dilupakan. Sudah ada banyak jenis minuman yang bernasib seperti itu. Mulai Pop Ice, Capucino Cincau, bahkan Thai Tea. Namun di bulan puasa ini, es kepal Milo masih tetap populer karena usia yang terbilang baru. Lagipula, memang enak rasanya berbuka puasa dengan sesuatu yang dingin dan manis. Es kepal Milo memenuhi syarat itu.

Mengenal Es Serut dari Berbagai Belahan Dunia

Jauh sebelum es kepal Milo berjaya, seorang kaisar Romawi bernama Nero yang memerintah sejak 54 hingga 68 sering mengutus pelari cepat terbaiknya untuk mengambil salju di pegunungan. Para pelari itu kemudian turun sambil membawa salju yang ditaruh di wadah khusus. Sesampai di istana, Nero akan menikmati salju yang disiram dengan sari buah dan potongan buah-buahan.

Sejarah santapan es bahkan bisa ditarik sejak 3.000 tahun lalu. Orang-orang di Cina di masa itu biasa mencampur salju dengan buah-buahan dan bir. Tak hanya itu, di Persia ada kudapan es bernama sharbat yang kelak diserap menjadi sorbet —istilah yang dikenal luas untuk menyebut kudapan berupa es dengan pemanis. BESTPROFIT

Es serut yang diberi pemanis dan buah-buahan kemudian menjadi pondasi dasar yang kemudian melahirkan berbagai jenis kudapan dan minuman berbasis es.

Di Indonesia, tentu nyaris semua orang kenal es campur. Bahan utamanya adalah es serut, yang diberi sirup dan susu kental manis. Lalu isiannya ada berbagai macam, tergantung kreativitas pembuatnya. Mulai dari kolang-kaling, aneka buah seperti nangka dan rambutan, cincau, bahkan roti tawar. Di beberapa daerah, es campur disiram oleh santan agar gurih dan tidak terlalu manis.

Di Cina dan Taiwan, Bao Bing jadi hidangan es serut yang paling populer. Dasarnya tak berbeda: es serut yang didampingi oleh aneka jenis buah-buahan seperti mangga dan rambutan.

Dalam artikel “The Americanization of Bao Bing, a Cool, Fruity Asian Treat”, bao bing yang arti harfiahnya adalah es serut, sudah disantap di Cina pada abad ketujuh. Pada 1972, bao bing mendapat tempat sendiri dalam sejarah dunia saat disajikan kepada Presiden Richard Nixon yang pertama kali datang ke Beijing, dan bersantap bersama Mao Zedong dan Zhou Enlai.

Di Jepang ada kakigori yang dipercaya ada sejak abad ketujuh. Bentuk dan resepnya juga tak jauh berbeda: es serut yang diberi pemanis dan buah-buahan. Dalam Near A Thousand Tables: A History of Food (2001), sejarawan makanan Felipe Fernández-Armesto menyebut bahwa es serut di Jepang beberapa kali disebutkan dalam berbagai babad. Es serut itu biasanya disajikan sebagai penutup dalam kaiseki-ryori, hidangan satu set yang terdiri dari bermacam jenis menu.

“Es serut yang disiram oleh sirup liana yang diletakkan dalam wadah mangkuk perak,” tulis Armesto, mengutip salah satu penulis babad terkenal Jepang di era Heian, Sei Shonagon (966-1017). PT BESTPROFIT

Dunia juga mengenal halo-halo dari Filipina, Granita dari Italia, es serut ala Hawaii, Piragua dari Puerto Rico, granizados dari Kuba, patbingsu dari Korea, juga chuski dari India. Semuanya punya benang merah: es serut yang diberi pemanis berbagai rasa. Mereka juga sama-sama populer.

Seiring makin tipisnya lapisan ozon dan matahari makin terasa galak, maka es serut di berbagai belahan dunia akan tetap populer. Varian baru es serut boleh saja datang dan pergi, seperti es kepal milo, tapi dasarnya akan selalu sama.

Sumber: tirto.id

Di Puncak Gunung Agung Muncul Kepalan Tangan

q

BEST PROFITGunung Agung kembali meletus pada hari ini, Senin (11/12/2017). Hal itu menandakan aktivitas vulkanik di Gunung Agung masih tinggi.

 

Namun, pada erupsi kali ini, kolom abu atau asap yang dikeluarkan dari Gunung Agung tampak seperti kepalan tangan raksasa yang menyembul dari kawah gunung. “Kepalan tangan” raksasa itu terlihat pada pukul 04.56 Wita. PT BESTPROFIT

 

Foto fenomena langka itu disebarluaskan oleh Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho. BESTPROFIT

 

“Erupsi kecil dengan kolom abu mirip tangan terkepal dari kawah Gunung Agung pada 11/12/2017 pukul 04.56 Wita. Aktivitas vulkanik masih tinggi. Status Awas (level 4),” tulis Sutopo dalam akun Twitter-nya, @Sutopo_BNPB.

 

Selain itu, embusan asap berwarna putih kelabu dari kawah makin sering terjadi di Gunung Agung.

 

“Asap kawah bertekanan sedang teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan tinggi 2.500 meter di atas puncak kawah,” ucap Sutopo.

 

Meski begitu, Bandara Internasional Ngurah Rai dan Lombok beroperasi normal.

 

Muntahkan Butiran Debu

Pada saat erupsi, Gunung Agung memuntahkan butiran debu.

 

Kepala Subbidang Mitigasi Gunung Api Wilayah Timur PVMBG Devy Kamil Syahbana menjelaskan, ‎butiran berwarna abu berbentuk bundar produk erupsi Gunung Agung. Dalam istilah vulkanologi dinamakan accretionary lapilli.

 

“(Accretionary lapilli) ini dapat terbentuk pada kolom erupsi karena kondisi kelembaban dan gaya elektrostatis,” ujar Devy, Sabtu (9/12/2017).

 

Dia mengatakan, kondisi yang dimaksud terjadi saat material abu berinteraksi dengan air. “Bisa air dari kawah (sehingga ini sering diasosiasikan dengan letusan freatomagmatik),” tutur dia.

 

“Tapi kelembaban ini juga bisa bersumber pada kondisi meteorologis, misal abu yang disemburkan berinteraksi dengan awan hujan,” Devy menambahkan.

 

Saat kondisi itu terpenuhi, maka kumpulan ‎abu tersebut menjadi berbentuk bulat. “Jadi, itu sebenarnya masih abu, tapi terkumpul jadi berbentuk granule (bulat-bulat kecil),” kata Devy.‎

 

Dalam laporan Magma VAR Indonesia, Gunung Agung teramati menyemburkan asap kelabu setinggi 2.000 meter. Abu vulkanik berbentuk bundar juga dimuntahkan bersama dengan erupsi tersebut. Asap warna kelabu intensitas tebal, tekanan sedang dengan ketinggian 2.000 meter di atas puncak. Arah asap condong ke barat laut.

 

Sumber

liputan6.com