PT Best Profit Futures Jambi

Category Archives: Women

Viral Video Penari Menangis, Tarian Tradisionalnya Tak Dihargai Sama Sekali

Ilustrasi perempuan menangis. (Shutterstock)

BEST PROFIT – Kurangnya apresiasi terhadap seni dan budaya Indonesia telah lama menjadi perbincangan. Sebuah video yang belum lama ini beredar menegaskan betapa miris dan kurangnya apresiasi masyarakat Indonesia terhadap tari tradisional.

Video tersebut awalnya diunggah akun twitter @lattecookiess dan disebarkan ulang oleh akun @askmenfess.

Disebut-sebut, video viral ini diambil dalam suatu acara yang berlokasi di Monumen Perjuangan Kota.

Dalam video, terlihat dua orang penari berbaju merah serta seorang pemain kendang yang duduk sedikit ke belakang.

Viral Penari Rampak Kenang Diabaikan (twitter.com/askmenfess)

 

Para penari itu juga terlihat membawa stik untuk memukul kendang, salah satu ciri khas dari tari tradisional Rampak Kendang.

Fyi, Rampak Kendang merupakan salah satu bentuk kesenian tradisional Jawa Barat yang berarti pertunjukan kendang secara bersama-sama. Selain itu, pertunjukan ini sering digabungkan dengan kesenian seperti Tari Jaipong. BESTPROFIT

Kendati demikian, sayang sekali pertunjukan Rampak Kendang yang dibawakan tersebut tidak mendapat apresiasi.

Bukannya berhenti dan menonton, dapat terlihat jelas para peserta acara melewati para penari itu dan bahkan mengganggu jalannya pertunjukan.

Viral Penari Rampak Kenang Diabaikan (twitter.com/askmenfess)

 

Tampak juga orang-orang yang membawa kamera malah berdiri dan menghalangi gerakan tarian meski ada yang sudah memperingatkan.

Terlepas dari itu semua, para penari yang ada tetap berusaha terlihat profesional dan tersenyum sembari melanjutkan pertunjukan. PT BESTPROFIT

Melihat aksi ini, banyak warganet pun merasa geram dan miris karenanya.

”Itu banyak bgt loh yg lewat, satupun gada yg ngehargai? what? pak? bu?”

”Panitia acaranya sih yang salah nih, gapake pembatas atau dibuat tempat khusus buat diliat.”

”Aku pernah jd penari, kalo jd mbaknya turun panggung auto nangis.”

”Belajarlah menghargai sesuatu, mau itu mengenai seni atau yang lainnya dan hargailah hal sekecil apapun itu,” tambah warganet lain.

Simak videonya di GuideKu.com!

Sumber: suara.com

So Sweet, Nafsu Makan Ani Yudhoyono Meningkat karena Didampingi SBY

SBY mendampingi Ani Yudhoyono yang sedang berjuang melawan penyakit kanker darah. (Dok. Instagram/AniYudhoyono)

BESTPROFIT – Ani Yudhoyono saat ini tengah berjuang mengalahkan kanker darah yang dialaminya. Dalam postingan terbarunya, Ani Yudhoyono memperlihatkan semangat karena selalu didampingi sang suami, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Saat sedang sakit, badan kita sering menolak makanan. Namun, tubuh membutuhkan asupan gizi yang besar agar kita bisa menang melawan sel-sel jahat kanker. Berkat support dari suami tercinta, makanan pun bisa dikonsumsi,” tulis Ani Yudhoyono di Instagram.

Dikutip dari Himedik, tampak pada foto SBY berdiri sambil memegang pundak sang istri. Tatapan Ani Yudhoyono pun terarah pada wajah pria yang sudah 43 tahun membangun bahtera rumah tangga dengannya. PT BESTPROFIT

Dari foto, terlihat ada makanan di depan Ani Yudhoyono. Meski terlihat lelah, raut wajah Ani Yudhoyono masih terlihat penuh semangat.

Netizen pun ramai-ramai mengomentari foto yang terlihat sangat romantis dan so sweet ini.

“Syafakillah ut ibu Ani Yudhoyono kami bantu doa smg ALLAH angkat penyakitnya…aamiin3 yaa Rabbal alaamiin…ut bpk Susilo B Y & klg smg diberikan ketabahan kesabaran keichlasan menerima ujianNYA ini,” tulis netizen.

“Semoga ibu @aniyudhoyono slalu semangat dan segera diberikan kesehatan oleh Allah SWT.. aamiin ya Robbal ‘aalamiin..,” tulis lainnya.

Pada pertengahan Februari lalu, Ani Yudhoyono dikabarkan sedang menjalani pengobatan di Singapura. SBY mengumumkan hal tersebut melalui video yang diunggah anak-anak dan menantunya. BEST PROFIT

“Saat ini saya berada di Singapura, mendampingi Ibu Ani dalam pengobatan dan perawatan kesehatan di negeri ini,” ucap SBY.

“Sejak tanggal 2 Februari 2019 yang lalu, Ibu Ani menjalani medical treatment di Singapura atas rekomendasi tim dokter kepresidenan Indonesia. Dengan rasa prihatin, saya sampaikan kepada para sahabat Tanah Air, Ibu Ani mengalami blood cancer (kanker darah, -red),” tambahnya lagi.

Sejak saat itu, akun Instagram @aniyudhoyono banyak diisi dengan foto-foto dirinya di rumah sakit, yang disertai kabar terbaru tentang dirinya. Banyak dari foto itu menampilkan SBY, yang tampak selalu berada di sisi sang istri tercinta.

Sumber: suara.com

Kanker Ovarium Stadium 4, Nenek 76 Tahun Pilih Segera Menikah

Kanker Ovarium Stadium 4, Nenek 76 Tahun Pilih Segera Menikah

BEST PROFIT – Cinta tidaklah mengenal waktu dan usia. Walau sedang berjuang melawanpenyakit ganas , seorang nenek 76 tahun memilih mewujudkan mimpi untuk menikah dengan pacarnya yang berusia 80 tahun.

Dilansir dari World of Buzz, Peggy Chai divonis kanker stadium 4 dan sisa umurnya tidak lama lagi. Namun kenyataan itu tidak menyurutkan Chan Teck Kong untuk menikahi Peggy.

Upacara pernikahan yang sederhana pun digelar pada 11 Januari 2019 lalu di Rumah Sakit Umum Sarawak, Kuching, Malaysia.

Momen manis itu diabadikan dalam video yang kemudian dibagikan di Facebook. Dalam video tersebut, terlihat Chan mendorong Peggy yang berada di kursi roda ke sebuah ruangan di rumah sakit sambil diiringi nyanyian paduan suara serta alunan biola. Di dalam kamar, kedua sejoli itu akhirnya bertukar sumpah sehidup semati.

Berbicara kepada Utusan Borneo, Chan memberi tahu mereka bahwa keinginan terakhir Peggy adalah pernikahan mereka. BESTPROFIT

”Aku akan merawatnya selama sisa hari-harinya. Saya sangat mencintainya, kata-kata tidak bisa menggambarkan perasaan saya,” ujarnya.

Ilustrasi pasangan kakek nenek. (Shutterstock)

 

Pasangan ini bertemu 30 tahun yang lalu ketika Peggy mendaftar ke kelas dansa Chan. Romansa mereka berdua pun tumbuh setelah Peggy kehilangan suaminya.

Chan pensiun pada 2015 lalu dan mendedikasikan waktu serta energinya untuk merawat Peggy yang menderita kanker ovarium stadium 4. Sampai akhirnya sekitar dua bulan lalu, Peggy dirawat intensif di unit perawatan paliatif di Sarawak GH. PT BESTPROFIT

”Beberapa hari sebelum kami menikah Jumat lalu, ia memberi tahu Pastor Wong yang mengunjungi pasien di rumah sakit secara teratur bahwa ia ingin menikah denganku. Dia punya banyak energi hari itu,” kata Chan.

”Saya pergi keluar untuk membeli barang-barang dan ketika saya kembali, Pastor Wong memberi tahu saya keinginan Peggy. Saya langsung setuju untuk menikahinya,” ucap Chan menambahkan.

Chan menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para dokter, perawat, dan staf rumah sakit. Mereka semua dianggap sangat berjasa dalam mewujudkan pernikahan impiannya.

Dia juga berterima kasih kepada mereka karena membantu keinginan Peggy menjadi kenyataan di sisa hidupnya. Kisah ini pun meraih simpati dan mendapat ucapan selamat serta doa dari netizen di media sosial.

Sumber: suara.com