PT Best Profit Futures Jambi

Data China Redupkan Kilau Mata Uang Komoditas

world map5Mata uang komoditas melemah pada hari Senin dalam menanggapi data China yang mengecewakan dan adanya pergerakan “menjauh dari “aset beresiko” pada awal pekan ini dalam menghadapi berbagai data ekonomi krusial pada pekan ini.

Sebuah data pemerintah pada hari Minggu menunjukkan aktivitas di sektor manufaktur Minggu secara tak terduga berkontraksi di bulan Oktober untuk bulan ketiga, memicu ketakutan bahwa ekonomi China mungkin masih kehilangan momentun meskipun disokong beberapa stimulus.

Dollar Australia melemah ke level $0.7103, dari kisaran $0.7138 pada akhir perdagangan New York pada hari Jumat, sementara dollar Selandia Baru turun ke $0.6726, melemah dari level puncak hari Jumat di dekat level $0.68.

Sebaliknya, dollar hanya sedikit berubah terhadap yen di 120.40, sementara itu euro sedikit menguat di 132.80. Terhadap dollar, mata uang tinggal dibeli di $1.01027, mempertahankan momentum pekan lalu ketika mereka memantul dari level terendah 2 1/2 bulan di 1.0896.

Setelah kita dapatkan data manufaktur China dari pemerintah pada akhir pekan lalu, investor saat ini akan memfokuskan pada laporan swasta untuk manufaktur China yang akan dirilis pukul 08:45 WIB, sebelum mengalihkan perhatian mereka ke data AS dan data non farm payroll pada hari Jumat.