PT Best Profit Futures Jambi

Dollar Masih Ditopang Data AS, Euro Tertekan

Artikel 125Dollar terhampar dekat level tinggi sepekan terhadap yen dan nampak kokoh terhadap euro pada awal sesi perdagangan hari Jumat, terdorong naik setelah data sektor perumahan dan aktivitas pabrik di AS mendorong yiled obligasi naik. Dalam sesi yang volatile, investor menemukan alasan untuk membeli greenback setelah data menunjukkan tingkat penjualan kembali rumah di AS pada bulan April dan suplai property pada pasar menyentuh level tertinggi dalam hampir selam 2 tahun, sinyal yang menjanjikan bagi pasar sektor perumahan. Yiled obligasi AS naik pasca data dirilis dengan yield sempat menyentuh level tinggi dalam 1-1/2 pekan pada 2.57%.

“Kami terus merekomendasikan short EURGBP, short EURCAD dan short EURNOK menjelang peluang pelonggaran oleh ECB di bulan Juni,” menurut analis BNP Paribas. Hasil survey pekan ini menunjukkan bahwa ECB akan memangkas tingkat suku bunga dan mendorong tingkat suku bunga tabungan ke level di bawah nol bulan depan dalam usaha untuk menghentikan agar tidak inflasi tidak terus melambat. Turut menekan euro adalah sejumlah kecemasan bahwa pemilu di Uni Eropa dapat menimbulkan ketidakstabilan pada sejumlah pemerintahan domestik zona euro. Sebagai contohnya, di Italia, hasil yang buruk bagi partai Perdana Menteri Matteo Renzi dapat melemahkan langkahnya untuk menjalankan reformasi secara cepat yang ia janjikan saat pertama kali menjabat.