PT Best Profit Futures Jambi

Dollar Masih Dominasi Euro di Sesi Asia

usdollar1Dollar diperdagangkan kokoh pada sesi Asia hari Selasa, mendapat dukungan seiring terjadinya pelemahan euro semalam akibat meningkatnya kecemasan bahwa Yunani dapat mengalami default utang dan akhirnya keluar dari zona euro. Euro mendapat tekanan turun pasca sektor publik di Yunani diperintahkan untuk memindahkan cadangan yang luang ke bank sentral untuk membantu meredam krisis sektor keuangan. Pihak Athena sedang bernegosiasi dengan mitra zona euro dan International Monetary Fund terkait reformasi yang dibutuhkan untuk dapat mengucurkan dana bailout yang tersisa sebelum kehabisan uang dan tidak mampun membayarkan kembali utangnya. Perkembangan terkini pada drama utang Yunani menjadi fokus utama seteklah euro rally selama 4-hari terhadap greenback di tengah mundurnya ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve.

Junichi Ishikawa, analis pasar pada IG Securities di Tokyo, mengatakan bahwa waktu pelemah euro disebabkan teknikal dan fundamental. Menurutnya, secara teknikal euro telah menembus ke atas MA-21 hari, membuat rentan terjadi profit-taking, dan secara fundamental, melebarnya spread antara obligasi Jerman dan yield obligasi AS membuat daya tarik euro berkurang. Ia menambahkan bahwa tanpa faktor fundamental baru, akan sulit bagi euro untuk kembali menembus ke atas MA-21 hari di sekitar 1.0790. Euro akan mencari petunjuk arah dari hasil survey sentimen ekonomi ZEW Jerman nanti sore. Survey terus menunjukkan kemajuan bulan lalu.