PT Best Profit Futures Jambi

Dollar Tahan Emas di Level Terendah Sepekan

bullish1cUsaha emas untuk bangkit dari penurunan belakangan ini gagal akibat dollar yang menguat tajam di hari Kamis. Dollar seketika menguat setelah European Central Bank bersikap dovish yang memukul nilai tukar euro, ditambah dengan data klaim tunjangan penganguran mingguan AS yang apik, menghidupkan kembali ekspektasi kenaikan suku bunga di tahun ini.

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan rata-rata klaim pengangguran empat minggu turun ke level terendah sejak Desember 1973, sebanyak 263.250 dari 265.250 di pekan sebelumnya. Untuk klaim mingguan naik sebanyak 3.000 menjadi 259.000 dalam sepekan yang berakhir 17 Oktober. Angka tersebut lebih rendah dari perkiraan ekonom yang disurvei MarketWatch sebesar 265.000.

Emas diperkirakan masih akan melemah hingga tahun depan. Goldman Sachs memperkirakan harga emas dikisaran $1.100 per troy ounce di tiga bulan pertama, kemudian $1.050 dalam waktu enam bulan, dan setelah 102 bulan berada dikisaran $1.000 per troy ounce. Sementara disisa tahun ini, Goldman memperkirakan emas akan turun secara bertahap.

Emas pada perdagangan Kamis ditutup pada level $1.167,06 dengan level tertinggi harian $1.171,80, dan terendah $1.162,67 (platform Monex Trader). (pap/Monex)