PT Best Profit Futures Jambi

Emas Flat, Terbebani Oleh Outlook Ekonomi AS Dan Krisis Ukraina

republican_gold_rectEmas di perdagangkan dekat level tertinggi dalam sepekan di sesi London seiring investor mempertimbangkan outlook untuk penguatan ekonomi AS terhadap ketegangan di Ukraina.

Dollar mencapai level tertinggi sejak bulan Februari terhadap euro sebelum ketua Federal Reserve Janet Yellen berpidato di kamar dagang AS. Fed New York pada hari ini mungkin mengatakan bahwa indeks manufaktur di wilayah mereka naik ke level 6 pada bulan ini dari 1.3 di bulan April, menurut estimasi ekonom dalam survei Bloomberg.

Emas rebound pada tahun ini dari penurunan tahunan terbesar sejak 1981, sebagian besar karena krisis di Ukraina yang telah memacu permintaan untuk aset safe haven seperti emas. Menteri luar negeri Rusia, Sergei Lavrov mengatakan bahwa Ukraina terjebak dalam sebuah perang sipil yang mungkin tidak bisa mengadakan pemilihan umum yang sah, di tengah para pemimpin Ukraina dan sekutu internasional mereka menyalahkan Rusia untuk kekerasan tersebut.

“Jika data terus  berikan gambaran yang cerah pada ekonomi AS, kami perkirakan emas akan melemah kembali,” dari penguatannya akhir-akhir ini, kata Abishek Chincalkar, seorang analis di Anandrathi Commodities Ltd., di Mumbai dalam laporannya pada hari ini. “Dengan situasi di Ukraina yang terus memburuk dalam beberapa hari terakhir, kami perkirakan emas akan di beli pada setiap penurunannya.”

Emas pada hari ini di perdagangkan di kisaran $1.304/onz pada pukul 16.14 wib. Emas kemarin menyentuh level $1.309, yang merupakan level tertinggi sejak 7 Mei. Volume perdagangan berjangka sekitar 10% di bawah pergerakan rata-rata untuk 100 hari terakhir pada hari ini, di tunjukan dalam data yang di susun oleh Bloomberg.