PT Best Profit Futures Jambi

Emas Tergelincir Karena Penguatan Dollar, Pada Outlok Suku Bunga AS

gold13Bestprofit – Harga emas tergelincir untuk keempat kalinya dalam lima sesi pada hari Senin, seiring menguatnya dollar setelah adanya beberapa komentar terbaru dari pejabat Federal Reserve bahwa bank sentral dapat melihat kenaikan suku bunga yang lebih cepat.

Pejabat Fed Jeffrey Lacker pada hari Jumat menegaskan kembali seruannya untuk bank sentral AS untuk mempertimbangkan kenaikan suku bunga di bulan Juni dan mengatakan bahwa tidak usah merasa malu untuk mereka menyesuaikan kembali jika data ekonomi menuntut hal itu.

Secara terpisah, Presiden Fed San Fransisco John Williams mengatakan kepada Reuters bahwa pasar kerja AS membaik, resiko yang tak terduga dalam penurunan pemulihan setelah Fed naikan suku bunga sedang surut.

“Para ekonom kami berpikir bahwa kenaikan suku bunga di bulan Juni, sementara ini kemungkinannya adalah tidak mungkin,”ucap Barclays dalam sebuah catatannya. “Namun, pasar emas sedang berada di bawah tekanan dengan belum dikesampingkannya kenaikan suku bunga AS di bulan Juni.”

Harga emas spot turun hampir 1 persen ke sesi terendah di $1,196.23/onz, sebelum kembali pulih ke kisaran $1,199, turun sebesar 0.7%. Harga emas AS berakhir turun $5.30, atau 0.4%, di $1,199.30/onz.

Georgette Boele, analis komoditas di ABN Amro mengatakan bahwa faktanya bahwa kita terjebak dikisaran $1,200/onz yang mana pergerakan ini terkait dengan spekulasi suku bunga AS, ini hanya masalah waktu sampai level terendah di kisaran $1,140 tertembus ke bawah lagi.

Investor saat ini cenderung hindari emas, ketika ekspektasi pasar menunjukkan bahwa suku bunga AS kemungkinan akan naik dalam waktu dekat.