PT Best Profit Futures Jambi

Fix, Ronaldo Cabut ke Italia Karena Pajak

Fix, Ronaldo Cabut ke Italia Karena Pajak

BESTPROFIT – Presiden La Liga, Javier Tebas memberikan pernyataan yang cukup mengejutkan. Orang nomor satu di kompetisi sepakbola Liga Spanyol itu menyebut alasan utama Ronaldo pindah dari Real Madrid menuju Juventus adalah karena masalah pajak.

Seperti diketahui, Ronaldo merupakan salah satu pemain La Liga yang bermasalah dengan pajak. Petugas Pajak Spanyol (Hacienda) sangat rajin mengejar para pemain sepakbola yang dicurigai menggelapkan pajak selama berkarier di Spanyol.

Ronaldo sendiri menghadapi masalah pajak yang cukup pelik di Spanyol. Tahun lalu ia bahkan sudah disidang sebelum akhirnya permasalahan itu diselesaikan secara damai dengan denda yang sangat besar. Meski sudah berdamai, sampai saat ini Ronaldo memang tidak pernah merasa bersalah.

 

Bayar Mahal

Ronaldo dituntut ke pengadilan oleh Hacienda karena dinilai sudah menggelapkan pajak uang hasil penjualan hak pencitraan pribadinya. Semua penghasilan Ronaldo dari sektor ini memang dikelola oleh perusahaan khusus miliknya. Perusahaan ini berbasis di Irlandia dan sudah beroperasi dengan cara yang sama sejak 2004, saat Ronaldo masih di Manchester United.

Karenanya, Ronaldo merasa heran saat ia dituding menggelapkan pajak karena selama lebih dari satu dekade, ia tak pernah bermasalah. Saat berhadapan dengan hakim pun, Ronaldo menegaskan bahwa ia tidak bersalah.

Namun karena terdesak dengan ancaman penjara selama beberapa tahun, kubu Ronaldo pun memilih untuk berdamai dengan petugas pajak. Ronaldo diperkirakan harus membayar sekitar 18,8 juta euro untuk menyelesaikan permasalahan pajaknya. PT BESTPROFIT

Ronaldo dikabarkan sudah menyelesaikan semua permasalahan pajaknya sebelum bergabung ke Juventus. Ia tak mau meninggalkan masalah di Spanyol, para akuntan dan penasehat hukumnya pun sudah duduk bersama Hacienda.

 

Aturan Baru Italia

Menurut Tebas, Ronaldo memang pindah karena masalah pajak. Selain gerah karena terus diganggu Hacienda, Ronaldo juga memilih pindah ke Italia karena sistem pajak yang lebih longgar.

Ronaldo memang masih harus membayar pajak tinggi di Italia untuk pendapatan dari sektor gaji (lebih dari 50%). Tapi pendapatan dari sektor lain, terutama yang berasal dari negara lain di Uni Eropa, pajaknya sangat rendah. Hak pencitraan pribadi Ronaldo saat ini dianggap sebagai penghasilan lain yang berasal dari Irlandia, sesama anggota UE.

Rumornya, setelah membayar pajak mahal dari sektor gaji, Ronaldo cuma perlu membayar 100 ribu euro per tahun untuk penghasilan lainnya. Aturan itu baru disahkan di Italia untuk menarik minat investor dan orang-orang berpenghasilan tinggi. Sekilas, kebijakan ini mirip dengan Beckham Law yang pernah ada di Spanyol.

Secara keseluruhan, penghasilan Ronaldo dipastikan akan lebih besar di Juventus ketimbang di Madrid. Bukan saja karena gaji yang lebih besar, tapi utamanya karena peraturan fiskal yang lebih longgar.

 

Madrid Kesulitan Bersaing

Sebenarnya jika hanya soal memberikan gaji dan bonus, Real Madrid tentu bisa dengan mudah menyaingi Juventus. Tapi karena aturan di kedua negara yang jauh berbeda, maka akan lebih mudah bagi Ronaldo untuk mendapatkan penghasilan yang lebih tinggi di Italia. BEST PROFIT

Selain itu, dan yang paling utama, Ronaldo kini tak perlu lagi menghadapi gangguan para petugas pajak Spanyol. Ia bisa mengatur lagi kewajiban fiskalnya di Italia sejak awal sehingga tidak akan ada lagi potensi pelanggaran. Hal ini lah yang membuat Madrid sulit mempertahankan Ronaldo.

“Ronaldo memang pergi karena masalah pajak. Italia baru saja mengesahkan aturan baru. regulasi baru itu akan membuat Ronaldo lebih muda mendapatkan uang lebih dibanding di Spanyol. Real Madrid kesulitan jika harus bersaing dengan hal itu. Tentu ada banyak alasan, tapi utamanya memang soal pajak,” cetus Tebas kepada El Mundo.

Sumber: bola.net