PT Best Profit Futures Jambi

Gol dari Lemparan ke Dalam, Islandia: Inggris Terkejut!

England's goalkeeper Joe Hart misses the ball to give Iceland there first goal during Euro 2016 round of 16 football match between England and Iceland at the Allianz Riviera stadium in Nice on June 27, 2016.   / AFP PHOTO / PAUL ELLIS

England’s goalkeeper Joe Hart misses the ball to give Iceland there first goal during Euro 2016 round of 16 football match between England and Iceland at the Allianz Riviera stadium in Nice on June 27, 2016. / AFP PHOTO / PAUL ELLIS

Bestprofit – Berawal dari lemparan ke dalam, Islandia sukses menyamakan kedudukan atas Inggris lewat gol Ragnar Sigurdsson dan akhirnya memenangkan pertandingan. Sang pencetak gol menyebut lawannya tak menyangka hal tersebut bakal berefek besar.

Kejutan Islandia memang salah satunya didapat dari kemampuan Aron Gunnarsson melempar bola pada jarak yang cukup jauh. Pascalaga 16-besar Euro 2016 (28/6) yang dimenangkan Islandia dengan skor 2-1 itu, Sigurdsson mengungkapkan senjata rahasa timnya.

“Gol tadi adalah lesakkan kedua atau ketiga yang berawal dari lemparan ke dalam. Itulah senjata kami dan sebenarnya bukan lagi kejutan. Namun, mereka merasa hal tersebut hanya lemparan biasa,” ungkap Sigurdsson pascalaga.

Inggris Tersingkir dari Euro 2016, Hodgson Pilih Mundur

“Inggris memulai laga dengan sangat baik dan kekuatan penuh. Sayangnya mereka terkejut dengan gol penyama kedudukan dan lesakkan selanjutnya hadir. Ya, mereka panik meski berstatus tim hebat,” lanjut dia.

Sigurdsson menyatakan, tak mudah mencetak gol ke gawang tim seperti Islandia. Bahkan, dia berkelakar Inggris hanya bisa melakukan percobaan dari luar kotak penalti.

Kegagalan timnas Inggris lolos ke perempat final Euro 2016 memakan korban. Pelatih The Three Lions, Roy Hodgson resmi mengundurkan diri dari jabatannya.

Keputusan ini diumumkan Hodgson setelah Inggris kalah 1-2 dari Islandia, Selasa (28/6) dinihari WIB di Allianz Riviera. Dia berharap penerusnya bisa membuat The Three Lions lebih baik dengan modal para pemain muda yang dibawanya.

“Saya merasa sangat kecewa dengan hasil pertandingan yang membuat kami tersingkir dari turnamen. Kami gagal memenuhi target dan hal tersebut tak bisa diterima,” buka Hodgson pascalaga.

Hodgson mengaku bisa saja tetap bertahan di skuat Inggris, setidaknya hingga Piala Dunia 2018 mendatang. Namun menurutnya, sepak bola tak ubahnya tentang hasil akhir.

“Kontrak saya akan dibicarakan setelah Euro, tetapi kini waktunya orang lain yang melihat perkembangan skuat muda yang lapar dan amat bertalenta ini. Mereka telah melakukan pekerjaan fantastis dan selalu mendengarkan saran,” lanjutnya.

Terakhir, Hodgson mengaku bersyukur dengan empat tahun kariernya sebagai pelatih Inggris. Meski demikian, The Three Lions masih harus puasa gelar pada periode tersebut. – Bestprofit