PT Best Profit Futures Jambi

Ingin Buka Toko Resmi, Apple Tunggu Restu Pemerintah India

Apple IncApple Inc. sedang berencana membuka tokonya sendiri di negara India. Namun niat itu tidak serta merta berjalan mulus karena produsen iPhone belum mendapat restu dari pemerintah pusat.

Sekarang Apple cuma bisa memasarkan produknya melalui jaringan distributor dan perusahaan telekomunikasi asal India. Belum ada toko resmi yang dibangun meski basis konsumennya di sana cukup besar sehingga pihak perusahaan tergerak untuk membuka gerainya. “Kami sudah menerima aplikasi dari Apple India Private Ltd. dan sedang mempelajarinya,” demikian kata Amitabh Kant, Pejabat Kementerian Perdagangan bidang industri dan promosi India yang berwenang atas investasi asing.

Apple sendiri belum mencantumkan berapa biaya yang akan dikeluarkan untuk membangun toko resminya di India. Juru bicara perusahaan juga tidak mau mengutarakan rencana perusahaannya di Asia Selatan.

Pemerintah India sendiri memperbolehkan investor asing untuk menguasai 100% merek retail yang beroperasi di India dengan izin dari Badan Koordinasi Penanaman Modal. Badan inilah yang nantinya memberikan lampu hijau untuk perizinan investasi asing dengan kepemilikan lebih besar dari 49%. Biasanya proses perizinan ini memakan waktu beberapa minggu sebelum diputuskan hasil kajiannya.

Rencana pembukaan toko di India cukup beralasan karena pada tahun 2017 mendatang, negara ini diprediksi akan menjadi pasar ponsel terbesar ke-dua dunia menggeser Amerika Serikat. Selain Asia Selatan, Apple baru saja mendirikan toko resmi pertamanya di kawasan Asia Tenggara. Bukan Indonesia, tapi eksistensi produsen iPhone ini di ASEAN berawal dari Singapura.

Singapura dipilih karena dianggap strategis dan sesuai dengan ekosistem yang ingin diperkenalkan oleh Apple. Lagipula, negara ini juga merupakan surga belanja bagi wisatawan yang berkunjung ke sana termasuk yang berasal dari Indonesia. Penunjukan Singapura sebagai tempat jualan pertama Apple di Asia Tenggara tidak terlalu mengejutkan karena negara ini selalu masuk jadi pemesan produk anyar Apple yang paling pertama. Menurut rencana sumber listriknya akan memakai konsep hibrida, di mana sebagian akan memakai tenaga cahaya. Belum diketahui konsep apa yang akan diusung oleh Apple India dalam menjalankan tokonya. (dim)