PT Best Profit Futures Jambi

Kapal Terbalik, 12 Penumpang Hilang di Perairan Papua

Bestprofit - Kapal terbalikBestprofit – Tim Badan Search and Rescue (SAR) Nasional Kabupaten Biak Numfor, Papua, Senin dini hari melakukan pencarian 12 korban kapal motor terbalik saat melakukan perjalanan di perairan laut Pulau Rani, Kabupaten Supiori menuju pulau Numfor, Papua bagian utara.

Humas Basarnas Kelas A Biak Albert Weno di Biak, Senin menjelaskan, kasus kecelakaan kapal laut dengan 13 penumpang dilaporkan ke Basarnas Biak, Senin (27/6/2016) dini hari.

Satu dari 13 penumpang ditemukan selamat.

Ia menyebut, satu dari 13 penumpang kapal motor atas nama Firwanmus Yendife ditemukan selamat sedangkan 12 penumpang lain masih terombang ambing di laut.

Albert mengatakan, untuk melakukan pertolongan evakuasi korban 12 penumpang yang berada di laut antara pulau Rani dengan pulau Numfor dengan mengerahkan kapal Rescue Boat (RB205) pada Senin pagi pukul 05.00.

“Petugas evakuasi Basarnas Biak telah diberangkatkan menuju lokasi kejadian guna memberikan banatuan pencarian korban 12 penumpang kapal terbalik,” ujarnya.

Dugaan sementara penyebab kecelakaan kapal motor karena dipicu tiupan angin kencang yang melanda perairan pulau Rani dengan pulau Numfor sehingga menyebabkan kapal terbalik.

Berdasarkan data fisik kapal motor bewarna putih dengan pemilik kapal Mustam tujuan perjalanan dari Biak menuju ke pulau Numfor.

Sementara itu, dari manifest yang diperoleh dari Dinas Perhubungan Pelabuhan Mimika, ada 13 nama ABK  Kapal Motor Azula yang tercatat (Sebelumnya ditulis 14 penumpang). Mereka adalah:

1. Abdul Racman Hakim (Nakhoda)
2. Dimas Apriyona (Mualim 1)
3. Fasal (Mualim 2)
4. Agus Dwiuntoro (KKM)
5. Aris Untoro (Masinis 1)
6. Dani Evra Purba (Masinis 2)
7. Muhammad Muntoha (Macronis)
8. Ahmad Fausi (Juru Mudi)
9. Muhammad Aperisal (Juru Mudi)
10. Samson Heppi Ambarita (Juru Minyak)
11. Nuzakkir (Juru Minyak)
12. Anggit Restu Dianto (Juru Minyak)
13. Taufik Nur Hidayat (Juru Minyak)

KM Azula berlayar dari Timika menuju Asmat pada Sabtu (13/2). Tim SAR mendapatkan laporan pada pukul 22.00 WIT hari itu bahwa kapal tenggelam.

Kemudian mereka menyisir perairan, namun tak membuahkan hasil.

Kapal Azula bukanlah kapal penumpang, tapi kapal pengangkut logistik material bangunan untuk pembangunan jembatan di Asmat. Sebelum menuju Asmat, singgah di pelabuhan Mimika.

Ada indikasi kapal kelebihan muatan.

Hal itu diperparah dengan cuaca buruk di perairan Asmat. Diduga kapal mengalami kebocoran dan dihantam gelombang.

Bestprofit