PT Best Profit Futures Jambi

Keberanian adalah Kunci Utama Motivasi Bisnis

motivasi bisnis

BEST FROFIT FUTURES – Dalam riwayat Cicero, seorang politikus dan pengacara Romawi kuno yang sukses menjadi senator walaupun bukan dari kalangan berada, terdapat kalimat yang mengungkap bahwa keberanian yang disertai kegugupan adalah keberanian yang bijaksana. Mengapa? Karena keberanian semacam itu akan membuat orang lebih mampu menimbang-nimbang setiap resiko sebelum melakukan tindakan ‘berani.’ Keberanian adalah motivasi bisnis yang harus diterapkan, namun hal itu sebaiknya tak membuat orang menjadi ceroboh.

 

Keberanian, Bijaksana dan Kenekatan

Banyak yang menganggap bahwa kenekatan merupakan salah satu kunci untuk bisa sukses dalam situasi yang belum bisa ditebak kemana arahnya, misalnya ketika ingin memulai usaha wiraswasta padahal memiliki modal kecil. Hal itu bisa dipahami karena bagaimana mungkin suatu usaha bisa dimulai jika semua orang beralasan tak punya modal? Akan tetapi, kenekatan berbeda dengan keberanian, terutama keberanian yang bijaksana alias ‘keberanian orang gugup.’

Jika Anda merasa gugup sebelum melakukan suatu hal yang nampaknya mengandung resiko tinggi, hal itu wajar. Akan tetapi, jika Anda memutuskan untuk melakukan hal tersebut tanpa pertimbangan yang memadai, hal itu adalah nekat, bukan keberanian. Nekat berarti melakukan hal yang beresiko dengan prinsip langsung mencebur saja, tanpa mempersiapkan diri untuk menghadapi apa yang akan terjadi, sementara keberanian memerlukan perhitungan dan persiapan.

Itulah sebabnya, dalam berbagai motivasi bisnis, keberanian dihargai lebih daripada kenekatan. Keberanian mempersiapkan orang untuk menghadapi hal yang beresiko, dengan kata lain merupakan bentuk manajemen resiko tersendiri. Sementara itu, tindakan nekat cenderung dilakukan secara membabi-buta tanpa persiapan. Walau dalam beberapa hal tindakan nekat dilakukan untuk keluar dari suatu masalah, namun hal tersebut bukan hal yang bijaksana untuk dilakukan.

 

Keberanian Bijaksana Lebih Membawa Hasil

Ambil contoh ini: Anda adalah seorang pemilik sebuah perusahaan yang sedang menghadapi krisis keuangan dan hampir bangkrut, dan Anda beserta tim memerlukan langkah tepat untuk menyelamatkan perusahaan dari kebangkrutan. Jika Anda mengumpulkan seluruh tim, melakukan brainstorming ide, menimbang semua untung-ruginya lalu membuat standar evaluasi sebelum dan sesudah penerapan rencana, itulah keberanian. Jika Anda memutuskan suatu aksi secara mendadak dengan alasan strategi ini harus segera dilakukan, itulah kenekatan.

Walaupun keduanya sama-sama berurusan dengan resiko dan kejadian yang akan membawa dampak negatif pada perusahaan, keberanian dan kenekatan memiliki dampak resiko berbeda. Keberanian yang bijaksana memberi jaring pengaman pada setiap tindakan yang dilakukan, serta membantu mengurangi resiko sekaligus memberikan sarana evaluasi untuk melihat apakah rencana tersebut efektif atau tidak.

Sebaliknya, kenekatan dilakukan tanpa perencanaan yang matang, sehingga faktor resikonya justru lebih besar lagi. Dengan kenekatan tanpa manajemen resiko, tidak akan ada jalan untuk membereskan kekacauan ketika rencana yang dilakukan dengan serampangan ternyata keliru dan malah membawa hasil yang lebih buruk.

Jadi, bagaimana agar keberanian Anda tidak bercampur dengan kenekatan tak terarah? Berikut beberapa caranya:

  • Selalu memahami seluk-beluk hal yang Anda kerjakan, jangan malas mencari informasi dan berkomunikasi.
  • Pelajari tidak hanya kisah kesuksesan, namun juga kasus-kasus kegagalan dari berbagai perusahaan atau tokoh besar. Pelajari apa yang bisa diambil dan apa yang sebaiknya tak dilakukan.
  • Pastikan berdiskusi dengan anggota tim sebelum membuat keputusan, minimal meminta pendapat.
  • Pastikan memiliki standar evaluasi serta rencana B sebelum mengeksekusi rencana pilihan.

Keberanian adalah kunci utama motivasi bisnis, namun keberanian harus disertai kebijaksanaan dan kemampuan berpikir jernih, bukan kenekatan yang sembarangan.