PT Best Profit Futures Jambi

Kecemasan Pertumbuhan & Neraca Perdagangan Seret Poundsterling

bearish3Poundsterling anjlok di hari Kamis setelah data mengkonfirmasi ekonomi Inggris hanya tumbuh 0.3% di Q1, dibanding kwartal sebelumnya, cukup mengecewakan para pelaku pasar yang mengharapkan angka pertumbuhan GDP yang lebih tinggi.

Poundsterling berhasil rebound dalam 3 minggu terakhir sejak PM David Cameron dari partai Konservatif berhasil memenangkan pemilu, namun sejauh ini penguatan kembali tertahan akibat faktor eksternal seperti prospek reli Dollar terhadap mata uang utama.

Selain itu terdapat kekhawatiran para investor pada data makro Inggris, antara lain kenaikan tajam laju impor yang memperburuk posisi neraca perdagangan Inggris Raya, yang saat ini telah menunjukkan defisit neraca berjalan yang besar. Secara keseluruhan Inggris masih mendapatkan problem defisit ganda secara substansial berkebalikan dengan zona Euro yang mendapatkan surplus neraca berjalan yang besar.