PT Best Profit Futures Jambi

Market Movers: Dollar AS Dapat Tekanan Dari Data Produksi Industri AS

usdollar3Indeks Dollar AS sedikit tertekan ke bawah level 95.00 pasca dirilisnya data Produksi Industri AS bulan Mei yang mengalami penurunan sebesar 0,2%. Ini penurunan tiga bulan beruntun.

Sementara negosiasi bailout Yunani dan para kreditur-nya masih menemui jalan buntu. Para pihak masih bersikeras dengan pendapatnya masing-masing. Kamis ini, pertemuan para menteri keuangan Zona Euro dalam forum eurogroup akan kembali diadakan untuk membahas masalah bailout Yunani. Negosiasi yang belum memperlihatkan kemajuan ini menambah kekhawatiran pasar bahwa Yunani akan default dan keluar dari Zona Euro.

Pagi ini telah dirilis notulen rapat moneter Bank Sentral Australia yang isinya mengindikasikan bahwa bank sentral menginginkan dollar Australia terdepresiasi lebih dalam lagi. Bank sentral terlihat masih belum puas dengan level dollar Australia saat ini.

Market mover lainnya yang akan dirilis yaitu data Indeks Harga Konsumen (CPI) Inggris bulan Mei yang diproyeksikan  tumbuh sebesar 0,1%. Proyeksi ini lebih bagus dari hasil bulan lalu yang memperlihatkan penurunan CPI. Nilai tukar poundsterling akan mendapatkan dukungan penguatan bila data dirilis lebih bagus dari proyeksi.

Dari Jerman dan Zona Euro akan dirilis hasil survei Sentimen Ekonomi dari ZEW untuk bulan Juni. Prediksi memperlihatkan angka survei yang di bawah bulan sebelumnya. Survei ini menunjukkan optimisme para investor dan analis terhadap outlook ekonomi Jerman dan Zona Euro untuk 6 bulan ke depan. Hasil yang lebih positif akan mendorong penguatan nilai tukar dan indeks saham euro.

Dan malam hari dari AS akan dirilis data perumahan Ijin Membangun untuk bulan Mei. Pasar perumahan masih menjadi indikator penting kesehatan ekonomi AS. Hasil yang positif bisa mendukung penguatan nilai tukar dollar AS.