PT Best Profit Futures Jambi

Market Movers: Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga AS Semakin Menguat

Gambar 13Indeks dollar AS menguat ke atas level 97 dari sebelumnya bergerak di kisaran 95-96. Data Non-farm Payrolls (NFP) AS versi pemerintah pada Jumat malam lalu dirilis 295 ribu lebih besar dari ekspektasi analis 240 ribu menjadi faktor pendorong penguatan dollar AS tersebut. Dengan bagusnya angka NFP ini, potensi kenaikan tingkat suku bunga acuan Bank Sentral AS di tahun ini semakin besar. Potensi kebijakan pengetatan moneter ini bertolak belakang dengan kebijakan bank sentral negara maju lainnya sehingga hal ini juga semakin mendorong penguatan dollar AS.

Potensi kenaikan suku bunga AS ini memberikan efek negatif ke bursa saham AS di hari Jumat lalu. Ketiga indeks saham AS, Dow Jones, S&P 500 dan Nasdaq ditutup turun 1%. Pelemahan indeks saham AS itu memberikan sentimen negatif ke pergerakan indeks saham Asia pagi ini. Indeks berjangka saham Asia bergerak negatif di awal sesi meski data Neraca Perdagangan China bulan Februari menunjukkan hasil yang positif, dirilis surplus 60,6 miliar dollar di atas surplus bulan sebelumnya 60 miliar dollar.

Hari ini Zona Euro akan kembali mengadakan rapat dan kali ini kemungkinan akan membahas proposal reformasi keuangan dari Yunani. Proposal ini diajukan sebagai syarat agar dana pembiayaan untuk Yunani dikeluarkan. Yunani memerlukan dana 2 miliar euro pekan ini untuk membayar hutangnya.