PT Best Profit Futures Jambi

Market Movers: Pergerakan Dollar Masih Pengaruhi Pasar di Awal Pekan

monexnews_currency2_usdBESTPROFIT FUTURES – Dollar AS masih mempertahankan penguatannya pada hari Senin terhadap sekeranjang mata uang utama, masih kokoh di dekat level tertinggi dua bulan setelah pasar pada pekan lalu mendorong pergerakan ke atas terhadap greenback karena membesarnya kesempatan untuk kenaikan suku bunga AS dalam waktu dekat. Terhadap euro, kemungkinan penguatan dollar berpotensi terbatas karena serangkaian data dari zona Euro yang akan dirilis nanti siang diekspektasikan akan menunjukkan serangkaian data optimis dari Perancis, Jerman dan Zona Euro.

Sementara itu indeks saham Asia dibuka bervariasi pada hari Senin, dengan indeks saham Jepang turun, karena pasar menyesuaikan serangkaian komentar dari pejabat Federal Reserve AS terhadap kemungkinan kenaikan suku bunga AS di bulan Juni. Indeks Nikkei berpeluang tertekan lebih lanjut karena penguatan mata uang yen terhadap dollar. Penguatan yen biasanya berpotensi terhadap pelemahan di saham perusahaan eksportir.

Untuk harga emas berpotensi melemah pada awal pekan ini walaupun kita melihat harga emas yang naik di awal sesi. Jika harga emas melemah, kemungkinan akan dipicu oleh penguatan dollar karena sentimen peluang kenaikan suku bunga AS yang mungkin terjadi di bulan depan setelah beberapa pejabat Federal Reserve mengungkapkan bahwa kenaikan suku bunga di bulan Juni dapat menjadi waktu yang tepat. Penguatan dollar biasanya akan berikan tekanan terhadap harga emas.

Harga minyak berpeluang tertekan pada awal pekan ini setelah Kanada dilaporkan mulai memproses kembali operasional setelah kebakaran yang melanda di beberapa wilayah kaya minyak di negara tersebut dan juga karena Iran terus meningkatan ekspor di tengah melimpahnya suplai global. Faktor lainnya yang akan memicu pelemahan harga minyak adalah penguatan dollar AS, dimana penguatan dollar AS membuat harga minyak menjadi lebih mahal untuk pemegang mata uang lainnya yang mana itu dapat mendorong penurunan permintaan.