PT Best Profit Futures Jambi

Masa dinas masih panjang, Marsekal Hadi dinilai paling cocok jadi Panglima TNI

BESTPROFIT – Komisi I DPR masih menunggu nama calon pengganti Panglima TNI Jenderal Gatot Subroto yang dikirimkan pihak Istana. Anggota Komisi I DPR Dave Laksono berharap Presiden Joko Widodo segera mengirimkan nama agar bisa segera dilakukan uji kelayakan pada calon panglima TNI tersebut.

“Info yang terakhir saya dengar itu, dalam waktu dekat itu akan segera dikirim suratnya. Saya harapkan suratnya bisa masuk segera ke DPR sehingga sebelum masa reses yang akan datang kita sudah bisa melakukan fit and proper,” kata Dave di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (24/11).

Dave menjelaskan, Presiden bisa mengajukan lebih dari satu nama untuk dilakukan uji kepatutan dan kelayakan sebagai calon Panglima TNI. Namun dalam pengalamannya, Presiden biasanya hanya mengajukan satu nama calon saja.

“Tapi kan Presiden bisa mengirim satu nama atau beberapa nama. Tapi kalau dari pengalaman-pengalaman sebelumnya, Presiden selalu mengirim satu nama,” ungkapnya. PT BESTPROFIT

Adapun tiga kandidat yang bakal menggantikan posisi Gatot yakni Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) adalah Marsekal Hadi Tjahjanto, kemudian Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal Mulyono, lalu Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) yaitu Laksamana Ade Supandi.

Politisi Partai Golkar itu mengatakan, setiap kandidat memiliki peluang yang sama untuk bisa menjadi Panglima TNI. Namun berdasarkan masa dinas Marsekal Hadi-lah yang masih memiliki banyak waktu.

Tetapi ia belum bisa memastikan apakah Jokowi akan mengajukan nama Hadi. Dave menyerahkan sepenuhnya pada Presiden.

BEST PROFIT “Masing-masing kepala staf memiliki peluang yang sama. Cuma kalau dilihat dari tiga kepala staf itu, yang masa dinasnya paling lama itu adalah kepala staf angkatan udara. Jenderal Hadi, Marsekal Hadi,” ungkapnya.

Dia juga sempat mengatakan bahwa Hadi memiliki sepak terjang kinerja yang baik. Hadi banyak menyelesaikan kasus dan merevitalisasi beberapa alutsista.

“Kalau track record-nya sangat tinggi juga karena Pak Hadi telah berhasil melakukan revitalisasi baik di-alutsista, pembersihan juga, baik yang kemarin ada kasus-kasus korupsi itu beliau kerjasama dengan Panglima TNI untuk merapikan dan menyelesaikan seluruh perkara yang ada,” jelasnya.

Sumber: merdeka.com