PT Best Profit Futures Jambi

Mau Untung Jadi Buntung

trading1

Trading di pasar modal/keuangan belakangan  ini sudah menunjukan peningkatan yang cukup signifikan. Sayangnya masih banyak investor terjebak dalam iming-iming yang dibuat oleh perusahaan piualang. Ini lebih disebabkan karena investor tidak mendapatkan edukasi yang cukup ketika memasuki pasar modal/keuangan. Walhasil maunya untung malah menjadi bunting.

Berikut adalah praktek-praktek perdagangan yang dilarang dilakukan:

1. Bucketing

Tindakan langsung atau tidak langsung yang dilakukan oleh Pialang atau Wakil Pialang di lantai Bursa yang mengambil posisi di balik posisi amanat nasabah. Biasanya Pialang atau Wakil Pialang ini memiliki kepentingan sendiri dengan menggunakan rekening Pialang itu sendiri atau untuk rekening pihak lain, tanpa melalui transaksi yang terbuka dan bersaing di Bursa. Perusahaan Pialang  seperti ini  biasanya disebut sebagai Bucket Shop.

2. Trading a Head of Customer

Pialang atau pihak lainnya memiliki kepentingannya sendiri dan melakukan transaksi untuk dirinya, sedangkan transaksi amanat nasabah ditunda. Padahal Pialang tersebut memiliki amanat yang harus diprioritaskan.

3. Matching Order (Cross Trade)

Pialang mencocokan atau menyesuaikan amanat beli seorang nasabah dengan amanat jual nasabah lainnya. Pialang tersebut melaporkan pelaksanaannya tanpa suatu transaksi yang benar sesuai dengan peraturan tata tertib Bursa.

4. Prearranged Traders

Sebuah tindakan mengenai penjualan atau pembelian yang sudah diatur sebelumnya. Namun biasanya tidak terkait dalam transaksi EFP atau Exchange for Physical. EFP adalah transaksi komoditi fisik dengan Kontrak Berjangka sebagaimana diatur dalam peraturan dan tata tertib Bursa Berjangka.

5. Amanat Pembelian dan Penjualan Simultan

Tidak dibenarkan bila anggota Bursa menerima amanat jual dan amanat beli dari seorang nasabah dalam kontrak bulan yang sama dengan komoditas yang sama.

6. With Holding Orders

Sebuah pelanggaran bagi anggota Bursa bila melakukan pemaksaan amanat atau penarikan amanat. Pialang tersebut menawarkan di pasar untuk keuntungannya sendiri. Pialang juga dilarang memberikan kemudahan atau peluang bagi anggota lain.

7. Disclosing Orders

Amanat nasabah adalah rahasia. Tidak dibenarkan anggota Bursa membuka amanat nasabah yang akan ditransaksikannya, kecuali kepada pegawai Bursa atau antara Pedagang atau anggota yang berada di bawah perusahaan yang sama.

8. Wash Trading

Pialang seolah-olah melakukan penjualan dan pembelian, padahal kenyataannya yang bersangkutan tidak mengambil satu pun posisi di pasar. Adanya transaksi ini, tidak menghasilkan perubahan pada posisi di pasar. Walaupun terjadi banyak transaksi tapi tidak satupun terjadi perubahan kepemilikan kontrak atau open interest dari transaksi tersebut adalah nol.

Contoh :

Trader A menjual pada trader B dan trader B menjual pada trader A.

Trader A menjual pada trader B dan trader B menjual pada trader C.

Trader C menjual pada trader A.

9. Churning

Sepintas tindakan ini tidak merugikan nasabah sebab nilainya bertambah. Namun ini adalah tindakan Pialang atau Wakil Pialang untuk menggandakan perolehan komisinya. Jadi Pialang atau Wakil Pialang melakukan transaksi atas rekening nasabah tanpa perintah nasabah pemilik rekeningnya.

10. Allocation Scheme

Tindakan transaski yang terkesan diskriminasi. Jadi praktek yang dilakukan adalah melakukan beberapa transaksi tidak ditujukan untuk rekening tertentu. Pada masa-masa berikutnya kemudian transaksi-transaksi tersebut dialokasikan kepada rekening-rekening tertentu yang diuntungkan atau dipilihnya dengan memberinya transaksi terbaik.

– See more at: bisnisindeks.com