PT Best Profit Futures Jambi

Minyak Masih Dalam Tekanan Bearish Karena Kelebihan Suplai

1-crude oilbest-pftf.com – Harga minyak melemah pada awal sesi perdagangan hari Jumat setelah kenaikan tipis pada sesi sebelumnya, di tengah para analis mengatakan bahwa outlook masih lemah dengan tingginya produksi serta produsen yang mengurangi biaya operasional untuk menyeseuaikan pendapatan ekspor yang lebih rendah.

Harga minyak global sedikit lebih kuat pada hari Kamis namun sebelumnya minyak WTI AS menyentuh level terendah dalam enam tahun dan minyak brent mengurangi penguatannya pada data yang menunjukkan cadangan minyak AS menyentuh level tertinggi baru.

Minyak WTI pada pagi ini bergerak di kisaran $44.60, menguat sekitar 7 sen pada pukul 09.25 wib, sementara itu minyak brent bergerak di kisaran $49.05.

Para analis mengatakan bahwa outlook pasar masih lemah seiring para produsen masih mempertahankan tingginya output dan menyeseuaikan diri terhadap lingkungan harga yang lebih rendah.

“Ini terlihat semakin sulit untuk melihat adanya sukarelawan yang mau mengurangi suplai di pasar komoditas,” kata analis ANZ dalam laporan analisnya.

“Penurunan di nilai tukar mata uang dan harga energi mungkin akan membuat banyak produsen energi dan komoditas untuk meningkatkan produksinya untuk imbangi pelemahan di dalam harga,” tambah mereka.

Meskipun outlook melemah, harga minyak sejauh ini masih mendapatkan dukungan dari kisaran level saat ini sejak awal tahun.