PT Best Profit Futures Jambi

Naik 6 Hari Beruntun, Emas Dekati $1.200

cb287c3e5d7394473587f957fbfcf602Sempat melemah di awal perdagangan Rabu, emas berbalik menguat dan mencatat penguatan enam hari beruntun setelah pesanan barang tahan lama AS secara mengejutkan turun di bulan Februari. Data tersebut membuat dollar AS melemah serta anjloknya bursa AS meningkatkan daya tarik emas sebagai investasi alternatif.

Departemen Perdagangan AS melaporkan tingkat pesanan barang tahan lama turun 1,4% di bulan Februari, dari bulan sebelumnya yang naik 2,0%. Analis sebelumnya memperkirakan pesanan akan naik 0,3%. Sementara pesanan barang tahan lama inti yang tidak memasukkan sektor transportasi turun 0,2%, dibandingkan ekspektasi kenaikan 0,3%. Data ekonomi yang mengecewakan menurunkan spekulasi kenaikan suku bunga.

Investor mulai beralih ke emas dalam beberapa hari terakhir akibat pelemahan dollar setelah Federal Reserve mengambil sikap hati-hati terhadap ekonomi AS dan memudarkan ekspektasi kenaikan suku bunga lebih awal. Presiden The Fed St. Louis, James Bullard, pada hari Selasa kemarin mengatakan kenaikan suku bunga “disekitar musim panas” tidak akan merubah kebijakan moneter yang akomodatif. Sementara Presiden Federal Reserve Chicago, Charles Evasns, pada hari Rabu waktu setempat mengatakan para pembuat kebijakan perlu “yakin” inflasi sedang menuju target 2% sebelum menaikkan suku bunga. Jika belum yakin, maka bank sentral AS tersebut dikatakan ada alasan kuat untuk menaikkan suku bunga.

Emas pada perdagangan Rabu ditutup pada level $1.195,75 per troy ons, dengan level terendah harian $1.186,52 dan tertinggi $1.199,62. (pap)