PT Best Profit Futures Jambi

Orang Cakap (Terampil) Banyak Gagal

capable

Dalam dunia karier pasti di antara kita mengenal banyak orang cakap yang mampu mengerjakan tugas-tugas dengan baik dan berhasil. Namun bila dilihat-lihat banyak dari orang cakap itu memiliki karier yang seperti itu saja, dalam artian pergerakan mereka tidaklah cepat. Orang-orang cakap ini merasa terlalu banyak bekerja bahkan kurang bermanfaat bagi lingkungannya.

Sebenarnya apa yang ada dalam diri orang-orang cakap ini? Mereka biasanya atau terbiasa untuk selalu mencapai tujuan yang dikehendaki. Kemudian mereka dianggap mampu dan mau mengerjakan tugas-tugas yang diberikan. Lalu mereka selalu menjadi media bergantung bagi banyak orang untuk mengerjakan tugas-tugas yang ada. Mereka memang mampu mengerjakan tugas-tugas dengan baik, sayangnya tidak pernah bisa memperlihatkan bakat atau gairah yang ada dalam diri mereka. Ya sudah mereka hanya dianggap sebagai orang yang cakap dalam mengerjakan berbagai tugas.

Orang-orang cakap ini hanya mengetahui mengerjakan dan menyelesaikan tugasnya saja. Sayangnya mereka tidak pernah berpikir untuk mendesain karier mereka. Sangat disayangkan, patut diingat bahwa bila kita tidak mendesain karier sejak dini, maka orang lain yang akan mendesain karier kita. Cilaka!

Padahal untuk membentuk karier bukan hanya sekedar menyelesaikan tugas saja. Orang-orang ini berpikiran bahwa dengan mengerjakan tugas dengan baik, maka karier akan mengikuti. Jangan salah! Masih banyak yang harus dilakukan dari sekedar mengerjakan tugas dengan baik. Seseorang harus memperlihatkan diri di tengah kerumunan orang banyak. Dengan demikian pengambil keputusan akan lebih melihat dan memantau diri kita.

Coba tanamkan dalam pemikiran Anda! Bahwa seseorang yang hanya mengerjakan tugas yang dikerjakan dengan baik tak lebih dari robot. Oke mungkin disaat mengerjakan tugas muncul pemikiran-pemikiran yang membuat pekerjaan menjadi lebih baik dengan hasil maksimal. Namun jangan lupa orang lebih menghargai orang yang memiliki ide pekerjaan itu sebelum dikerjakan. Jika pekerjaan itu mencapai hasil yang baik, yang mendapat kredit baik adalah pemilik ide. Sedangkan yang mengerjakan hanya diacungi jempol, tak lebih!

Untuk itu ambil poin-poin berikut:

  • Jangan pernah berada di barisan belakang ketika rapat.
  • Berikan ide-ide menarik dengan rangkaian pekerjaannya.
  • Tunjukan bakat dan gairah lain yang ada dalam diri Anda
  • Lebih banyak memperlihatkan diri sebagai orang tak hanya cakap dalam tugas, namun juga berbagai hal lainnya
  • Jangan berharap hanya pada titel yang Anda miliki, tunjukanlah kemampuan Anda.
  • Orang yang cerdas dan arif lebih baik daripada orang yang mengandalkan otot.

– See more at: bisnisindeks.com