PT Best Profit Futures Jambi

Pendukung Jokowi Diimbau Tidak Menyerang Prabowo

20140501_114918_jokowi-pakai-baju-kotak-kotak-perpaduan-warna-merah-dan-abu-abuRelawan Joko Widodo meminta para aktivis untuk tidak menyerang dan menganiaya Capres Prabowo Subianto yang dukungannya semakin menguat, dengan isu-isu HAM.

Serangan yang masif seperti itu malah merugikan posisi Capres Jokowi, terbukti semakin kencang para aktivis melakukan aksi-aksi seperti itu, malah membuat popularitas dan elektabilitasnya semakin jeblok.

“Kalau ingin menjadikan Jokowi sebagai Presiden, seharusnya para aktivis itu melakukan sosialisasi dan kampanye soal kehebatan-kehebatan Jokowi, jangan malah menjelek-jelekan Prabowo dengan serangan kampanye hitam soal HAM,” kata budayawan Romo Harie, Relawan Jokowi dalam keterangan persnya, Kamis (1/5/2014).

Romo Harie merupakan pendukung berat Jokowi pada saat kampanye Gubernur DKI Jakarta tahun lalu. Meskipun beliau adik ipar Fauzi Bowo, Romo Harie malah membuat posko Relawan Jokowi di Pondok Indah dan memberikan dukungan penuh kepada Jokowi dengan modal mandiri.

Romo Harie yang juga sama-sama Fauzi Bowo merupakan menantu almarhum tokoh spiritual Jawa Soedjono Hoemardjani (Aspri Presiden Suharto). Romo Harie mengatakan, jika hal itu terus-menerus dilakukan oleh para aktivis HAM, maka dukungan kepada Jokowi akan terus menyusut dan semakin rontok.

“Rakyat kita itu maunya kampanye yang sehat dan kampanye bersih. Rakyat tidak mau lagi ada kampanye-kampanye hitam yang sudah jelas apa agendanya dan siapa yang menyuruhnya. Itu sangat tidak baik buat bangsa ini,” ucapnya.

Jika tujuannya untuk menggolkan Jokowi sebagai Presiden, para aktivis juga salah besar, kegiatan mereka justru akan menimbulkan antipati dari para relawan dan pendukung Jokowi. “Jangan salah, dalam konteks ini, yang dapat simpatinya adalah pak Prabowo. Bukan pak Jokowi lho, para aktivis itu bisa salah perhitungan,” katanya.

Romo Harie mencontohkan dirinya sendiri dan beberapa rekan Relawan Jokowi lainnya yang merasa risih dengan kampanye-kampanye hitam yang menyerang Prabowo. “Saya kesal dengan strategi kotor seperti itu,” ujarnya.

Oleh sebab itu, dirinya juga tidak mau lagi mendukung Jokowi. Dirinya ingin kampanye yang bersih, yang tidak menyebarluaskan kampanye hitam. “Saya dan banyak teman-teman relawan Jokowi kini beralih mendukung Prabowo, bukan karena benci Jokowi tapi karena tidak suka dengan cara-cara kampanye seperti itu,” katanya.

Bagaimanapun, menurut Romo Harie, saat ini Prabowo adalah tokoh yang authentic dan committed sehingga punya relevansi yang baik untuk menjadi pemimpin Indonesia yang tantangannya sangat berat dan tidak mungkin bisa diselesaikan dengan pola blusukan.

“Prabowo akhirnya kami nilai bisa memenuhi untuk kebutuhan Indonesia saat ini dan masa depan yang memerlukan pemerintahan yang bersih, kepastian hukum, dan tata kelola pemerintahan yang baik, serta mampu mengemban nilai-nilai universal di tengah-tengah pergaulan internasional,” ucapnya.