PT Best Profit Futures Jambi

PKS-PAN rebutan cawapres Prabowo, NasDem lihat ada potensi tak capai kesepakatan

BEST PROFIT – Nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan semakin santer disebut sebagai bakal calon wakil presiden yang mendampingi Ketum Gerindra Prabowo Subianto. Sekretaris Jenderal Partai NasDem Jhonny G Plate tak mau ikut campur soal kemungkinan Anies berduet dengan Prabowo.

Jhonny hanya berharap koalisi partai pendukung Prabowo segera mengumumkan pasangan calon presiden dan wakil presiden definitif yang akan diusung. Dengan demikian, kubu pendukung Joko Widodo bisa mengetahui program kerja kubu Prabowo.

“Kalau semakin cepat ada pasangan calon kan semakin cepat juga bisa keluar programnya. Saat ini enggak ada programnya belum tahu programnya apa,” kata Jhonny di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (9/5).

Jhonny memandang, banyaknya nama cawapres yang diajukan koalisi pendukung Prabowo, berpotensi tak mencapai kesepakatan. Sebut saja PKS yang mengajukan 9 nama kader atau PAN yang mengajukan nama Ketua Umumnya Zulkifli Hasan. BESTPROFIT

“Nah yang kami lihat ada banyak cawapres, cawapres dari PKS ada 9, cawapres dari PAN 1 kekeuh solid PAN minta. Ini kan potensi tidak tercapai kesepakatan. Nah jangan sampai tidak tercapai kesepakatan supaya segera ada koalisi,” terangnya.

Akan tetapi, jika Anies batal dicalonkan menjadi cawapres Prabowo, Jhonny berharap Anies bisa melanjutkan tugasnya mengurus Jakarta dengan baik.

“Urusannya mereka kalau mereka sudah putuskan baru kami komentari sebagai kalau jadi sebagai lawan politik. Kalau tidak jadi kami dukung supaya pemerintahannya DKI bisa berjalan dengan baik,” ucap Jhonny.

Diketahui, Ketua Tim Pemenangan Gerindra, Sandiaga Uno bertemu Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK pekan lalu, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Sandiaga mengaku membahas soal Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Gubernur DKI Anies Baswedan.

“Dia (JK) bilang gimana Prabowo sama Anies,” kata Sandi menirukan pembicaraannya dengan JK, di Balai Kota Jakarta, Senin (7/5).

Sandiaga pun menjawab pertanyaan JK itu dengan mengatakan ia masih nyaman bekerja dengan Anies di DKI. “Saya bilang kayaknya Anies masih fokus ya kerja di DKI pak, kita nyaman kerja bersama. Dia bilang, bagus bagus,” katanya. PT BESTPROFIT

Menurut Sandi, pertemuan itu tidak membahas spesifik nama-nama di Pilpres. “Kita enggak spesifik membahas (Pilpres), tapi ada pembicaraan tentang DKI di mana saya menyatakan saya nyaman sekali dengan Pak Anies,” ujarnya.

Sandi menyebut, pertemuan dirinya dengan JK adalah bentuk pertukaran informasi. Sebab, JK mendukung Jokowi sedangkan dirinya mendukung Prabowo.

“Pilpres jelas Pak JK dukung Pak Jokowi, saya Pak Prabowo, kita bertukar informasi. Dan kesamapandangan kita itu ekonomi bahwa ekonomi tidak bergerak, lapangan kerja tidak tercipta. Harga belum stabil dan menjadi kekhawatiran masyarakat,” beber Sandi.

Sumber: merdeka.com