PT Best Profit Futures Jambi

Populasi Jutawan Dunia Meningkat Jadi 16 Juta Rumah Tangga

223678_wall-street_663_382Jumlah rumah tangga jutawan di dunia meningkat pada tahun lalu. Menurut sebuah laporan terbaru, hal ini menunjukkan bahwa kekayaan orang-orang kaya terus bertambah.

Seperti diberitakan CNBC, Minggu 15 Juni 2014, laporan dari Boston Consulting Group (BCG) bertajuk Global Wealth menyebutkan bahwa jumlah rumah tangga jutawan di dunia pada tahun lalu naik 19 persen menjadi 16,3 juta rumah tangga. Kalangan ini merepresentasikan 1,1 persen dari seluruh rumah tangga dalam lingkup global.

Amerika Serikat mengalami kenaikan rumah tangga jutawan paling besar dengan tambahan sebesar 1,1 juta rumah tangga di tahun lalu. Dengan demikian total rumah tangga jutawan di AS menjadi 7,13 juta.

Populasi jutawan di Tiongkok tumbuh menjadi 2,4 juta pada tahun lalu dari posisi 1,5 juta pada tahun 2012. Namun populasi jutawan Jepang turun 300.000 menjadi 1,2 juta tahun lalu, pelemahan nilai tukar yen terhadap dolar AS ditengarai sebagai faktor penyebab utamanya.

“Tantangan utama di negara maju adalah bagaimana memberdayakan sebanyak-banyaknya aset dasar yang ada di tengah pola pertumbuhan yang pasang surut,” ujar Brent Beardsley, peneliti senior dari BCG sekaligus ketua tim penyusun laporan ini.

“Tugas bagi negara berkembang adalah menarik pangsa cukup besar dari kekayaan baru yang dibuat di sana. Secara keseluruhan, pertempuran untuk aset dan pangsa pasar akan menjadi semakin intens dalam kurun hingga tahun 2020.”

Qatar tercatat sebagai negara dengan kepadatan jutawan tertinggi di dunia. Menurut laporan ini, 175 dari 1.000 rumah tangga di Qatar adalah jutawan. Adapun Swiss menempati peringkat kedua dalam kepadatan jutawan di dunia (127 per 1.000 rumah tangga), disusul Singapura (100 per 1.000 rumah tangga).

Kekayaan finansial secara global naik 14,6 persen tahun lalu, menjadi US$152 triliun atau hampir dua kali lipat tingakt pertumbuhan dunia pada tahun 2012. Diharapkan ini akan mengalami pertumbuhan 5 persen per tahun dalam jangka lima tahun ke depan menjadi US$198 triliun, dengan penciptaan kekayaan baru (bukan dari pengembalian kekayaan yang ada) atau mendorong dua pertiga pertumbuhan.

BCG mendefinisikan kekayaan rumah tangga jutawan berupa aset tunai yang diinvestasikan, deposito, dan surat berharga. Ini tidak termasuk aset tidak bergerak antara lain seperti real estate, kepemilikan bisnis atau usaha, koleksi, dan barang-barang mewah.

Di wilayah Asia Pasifik, tidak termasuk Jepang, kemakmuran itu tumbuh 31 persen atau meningkat lebih dari US$8 triliun pada 2013. Adapun kemakmuran di Amerika Utara tumbuh 16 persen atau meningkat US$7 triliun. Sedangkan kemakmuran Eropa Barat naik 5,2 persen atau meningkat US$5 triliun.

Laporan itu juga menyebutkan bahwa saham merupakan aset pendorong terbesar dari kekayaan global pada tahun lalu, dengan menciptakan lonjakan kemakmuran permodalan sebesar 28 persen.