PT Best Profit Futures Jambi

PT Bestprofit : Ternyata Begini Kesulitan Abimana Pakai Gigi Palsu Saat Perankan Sosok Dono, Kocak !

PT Bestprofit Futures Jambi

Bestprofit : Menyamakan karakter hingga fisik seorang Dono menjadi tantangan yang harus dinikmati aktor Abimana Aryasatya.

Sosok ikonik Dono tentu tak bisa direpresentasikan seadanya saja. Abimana sepakat dengan itu.

Makanya, Abi secara khusus mengulik karakter hingga fisiknya. Pasalnya dari ketiga cast yang terlibat dalam film Warkop DKI Reborn, Abimana lah yang melakukan effort paling maksimal.

PT Bestprofit Futures Jambi

Pasti tahu dong apa yang harus dilakukan Abimana? Yap, gigi harus tonggos dan perut buncit.

Untungnya Abi punya temen dokter yang membantunya untuk membuatkan gigi palsu yang mirip dengan giginya Dono.

Jangan pikir sekali Abimana datang ke doker, si gigi langsung jadi. Abimana harus melakukan bolak-balik eksperimen bahkan sampai 7-8 kali.

Sosok ikonik Dono tentu tak bisa direpresentasikan seadanya saja. Abimana sepakat dengan itu.

Makanya, Abi secara khusus mengulik karakter hingga fisiknya. Pasalnya dari ketiga cast yang terlibat dalam film Warkop DKI Reborn, Abimana lah yang melakukan effort paling maksimal.

PT Bestprofit Futures Jambi

Pasti tahu dong apa yang harus dilakukan Abimana? Yap, gigi harus tonggos dan perut buncit.

Untungnya Abi punya temen dokter yang membantunya untuk membuatkan gigi palsu yang mirip dengan giginya Dono.

Jangan pikir sekali Abimana datang ke doker, si gigi langsung jadi. Abimana harus melakukan bolak-balik eksperimen bahkan sampai 7-8 kali.

“Sampai capek temen gue, karena bikinnya harus satu-satu, disesuaikan, kasih lihat ke kantor, pas atau nggak. Jadi emangharus gue yang jagain, gue pingin sampai pada titik nyaman ketika gigi itu dipakai. Karena gue bergantung pada itu, mulai cara ngomong gue, intonasi bicara gue. Kalau salah dalam membuatnya, itu bakal nggak enak. Eksperimen sampai 7-8 kali, yang berhasil ada 2, ada cadangannya juga. Dan itu gigi atas dan bawah,” ungkap Abimana saat menyambangi redaksi HAI pada 11 Agustus 2016.