PT Best Profit Futures Jambi

Ramai-ramai dukung keputusan Marsekal Hadi batalkan mutasi 16 Pati TNI

BEST PROFIT – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto membatalkan rotasi terhadap 12 orang Perwira Tinggi (Pati) TNI dan empat orang Perwira Menengah (Pamen). Rotasi tersebut dilakukan oleh Jenderal Gatot Nurmantyo melalui surat keputusan nomor Kep/982/XII/2017 tertanggal 4 Desember, beberapa hari sebelum melepaskan tongkat komando Panglima TNI.

Pembatalan rotasi dilakukan Panglima TNI Hadi Tjahjanto dengan mengeluarkan surat nomor Kep/928.a/XII/2017 tertanggal 19 Desember. Hadi menjelaskan, keputusan itu sudah berdasarkan evaluasi dan menghasilkan tiga acuan.

“Dengarkan dengan baik-baik. Untuk mengemban amanah sebagai Panglima TNI saya telah melaksanakan evaluasi berkesinambungan terhadap sumber daya manusia untuk memenuhi kebutuhan organisasi dan tantangan tugas ke depan,” kata Hadi di Landasan Udara Halim Perdanakusuma.

Penglima menegaskan, keputusan yang sudah dibuat sudah berlandaskan sistem yang disesuaikan dengan kebijakan dan manajemen SDM aparatur negara. Berdasarkan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja secara adil dan wajar.

BESTPROFIT “Kedua, dasar penilaian SDM adalah profesionalitas dan merit sistem,” ujarnya.

Mantan Kepala Staf Angkatan Udara ini menegaskan bahwa keputusan yang diambil sudah dipikirkan secara matang. Dan rotasi itu juga terkait dengan pembinaan karir prajurit TNI.

“Ketiga, terkait dengan pembinaan karir prajurit TNI itu sudah baku semua berdasarkan profesionalitas dan merit sistem yang selalu kita lakukan. Tidak ada istilah di dalam pembinaan karir adalah like and dislike,” tegasnya.

Keputusan Hadi pun mendapat banyak dukungan. Sekretaris Jendral PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menilai keputusan Hadi didasari atas kedaulatan agar terjadi solidaritas antar TNI.

“Tentu Panglima mengambil kebijakan strategis atas dasar pertimbangan yang matang untuk solidaritas dari TNI yang memang memiliki tugas penting menjaga kedaulatan,” kata Hasto.

Hasto menjelaskan pihaknya sebagai anggota partai politik hanya bisa mendorong TNI agar menjaga pertahanan di Indonesia. Dia juga mengingatkan kepada TNI agar terus solid dalam menjalankan tugas.

“Sehingga TNI harus solid, profesional, dan parpol mendorong agar TNI sebagai penjaga pertahanan semakin tangguh, andal, sehingga jadi kekuatan yg paling disegani,” tambah Hasto.

Dia juga yakin keputusan Hadi sesuai dengan mekanisme dalam tubuh TNI. Dan putusan tersebut sesuai dengan pertimbangan yang ada.

Selain itu, anggota Komisi I dari Fraksi Partai NasDem Supiadin Aries Saputra menilai keputusan Panglima tak perlu dipersoalkan. Dia meyakini keputusan membatalkan mutasi pati TNI yang dilakukan Jenderal Gatot Nurmantyo telah melalui rapat Wanjakti. PT BESTPROFIT

“Jadi, keluarnya SK Panglima TNI tanggal 17 Desember 2017 yang meralat SK Panglima TNI tanggal 4 Desember 2017 merupakan hasil rapat Wanjakti,” kata Supiadin.

Supiadin menyebut pengangkatan dan pemberhentian pati TNI dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi dan pengembangan karier prajurit.

“Keputusan rapat Wanjakti berdasarkan usulan dari kas angkatan,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Komisi I, Abdul Kharis Almasyhari, menilai keputusan Panglima itu telah didasarkan pada aspek profesionalitas. “Saya kira itu dibenarkan juga. Kalau kemudian ada pertimbangan yang lain maka dilakukan peninjauan kembali, kan biasanya seperti itu. Enggak apa-apa,” kata Abdul.

Abdul mengaku tidak melihat pembatalan mutasi tersebut mengandung unsur politis. Menurutnya, kebijakan itu merupakan sesuatu yang normal.

Sumber: merdeka.com