PT Best Profit Futures Jambi

Si Pemain Terbaik Dunia Gagal Mengayomi Tim Portugal

255929_pemain-portugal--cristiano-ronaldo_663_382Perjalanan pemain terbaik dunia, Cristiano Ronaldo, bersama Portugal di Piala Dunia 2014 berakhir prematur. Apakah ini akibat ucapan negatif CR7 terhadap kompatriotnya?

Selecao Das Quinas gagal total di Brasil. Kalah 1-4 dari Jerman di laga pembuka, beruntung bisa bermain imbang 2-2 melawan Amerika Serikat, dan menang 2-1 di partai tak menentukan lawan Ghana.

Berstatus pemain terbaik dunia sekaligus kapten tim, Ronaldo tampil mengecewakan sepanjang turnamen. Banyak peluang mentah, sebelum akhirnya mencetak gol kemenangan di laga pamungkas.

Tapi, yang jadi perhatian adalah ucapannya setelah bermain imbang lawan AS. Kala itu, CR7 mengatakan kalau Portugal hanya tim yang biasa-biasa saja dan tak pernah bermimpi bakal bisa jadi juara.

Ucapan ini langsung mendapat reaksi keras dari salah satu pelatih tenar Portugal, Manuel Jose. Eks pelatih Sporting Lisbon, Benfica, dan Victoria de Guimaraes itu mengkritik ucapan Ronaldo yang dinilai merendahkan rekan-rekannya.

“Dia pemain fantastis, tapi setiap kali dia berbicara selalu berujung blunder,” ujar Jose seperti dilansir A Bola.

“Dia akhirnya mengatakan kalau tak percaya pada tim. Jika dia tidak percaya pada tim, maka dia tidak percaya pada rekan satu timnya,” lanjut pria yang dikenal keras dalam berbicara tersebut.

Kontribusi Ronaldo untuk Real Madrid tidak perlu dipungkiri lagi, dan sebenarnya begitu juga di Brasil kemarin. Meski tak mencuri perhatian, CR7 masih jadi elemen penting buat pasukan Paulo Bento.

Meski begitu, Jose menilai kalau perlakuan untuk sang bintang pada rekan-rekannya sangat-sangat berbeda. Ini bukti, Ronaldo gagal mengayomi tim yang seharusnya ia pimpin.

“Portugal selama ini membawa ‘pemain terbaik dunia’ seperti sebuah cincin berlian yang tak pernah kami miliki. Pemain lain diperlakukan lebih kecil. Sangat,” cecarnya.

© VIVAbola