PT Best Profit Futures Jambi

Sterling Terbebani Data Penjualan Ritel

gbp3Pound sterling berhasil memangkas pelemahan terhadap dollar akibat buruknya data-data ekonomi AS, namun sentimen untuk mata uang yang dijuluki cable ini masih negatif akibat penurunan penjualan ritel Inggris.

Office for National Statistic melaporkan penjualan ritel di bulan Maret turun 0,5%, terseret penurunan 6,2% di pompa bensin. Ekonom yang disurvei Bloomberg News sebelumnya memperkirakan kenaikan sebesar 0,4%. Jika tidak memasukkan penjualan bahan bakar, penjualan ritel naik 0,2%. Sementara untuk penjualan ritel bulan Februari direvisi turun menjadi 0,6% dari rilis sebelumnya 0,7%. Data tersebut sempat membawa sterling turun hingga menyentuh level terendah harian 1.4958.

Sementara dari AS, Departemen Tenaga Kerja melaporkan klaim tunjangan pengangguran naik sebanyak 1.000 orang menjadi 295.000 dalam sepekan yang berakhir 18 April, dari pekan sebelumnya. Ekonom yang disurvei MarketWatch sebelumnya memperkirakan jumlah klaim sebanyak 288.000. Sementara itu Markit melaporkan indeks aktivitas manufaktur turun menjadi 54,2 di bulan ini, dari bulan sebelumnya 55,7. Data lain yang dirilis Departemen Perdagangan AS menunjukkan penjualan rumah baru turun 11,4% ddi bulan Maret dari tahun sebelumnya menjadi 481.000. Data-data tersebut memberikan tekanan bagi dollar, membuat GBPUSD diperdagangkan pada kisaran 1.5023 pada pukul 21.32 WIB. (pap)