PT Best Profit Futures Jambi

Stimulus China Gagal Pulihkan Emas

gold4Emas sempat menguat tajam pada perdagangan Jumat merespon pemangkasan suku bunga di China. Namun kebangkitan emas hanya berlangsung sesaat, penguatan dollar tidak sanggup dibendung, yang membuat emas berbalik melemah.

People’s Bank of China (PBOC) menurunkan tingkat suku bunga deposito satu tahun sebesar 25 basis poin menjadi 1,5%, dan 25 basis poin untuk suku bunga pinjaman satu tahun menjadi 4,35%. Langkah tersebut ditujukan untuk menggairahkan kembali perekonomian yang melambat. Bersama India, China merupakan pemuncak daftar konsumen emas, peningkatan perekonomian juga akan berdampak pada kenaikan permintaan logam mulia.

Namun disisi lain, langkah PBOC tersebut menghidupkan kembali ekspektasi kenaikan suku bunga di AS. Kecemasan akan kesehatan ekonomi global memundurkan ekspektasi kenaikan suku bunga ke tahun 2016. Dengan adanya stimulus di China dan data ekonomi AS yang apik belakangan ini, ekspektasi kenaikan suku bunga kembali ke bulan Desember tahun ini. 

Perhatian kini tertuju pada Federal Reserve AS yang akan mengadakan rapat moneter pekan depan. Emas pada perdagangan Jumat berakhir di level $1.164,40 per troy ounce, dengan level tertinggi harian $1.179,44, dan terendah $1.158,99 (platform Monex Trader). (pap/Monex)