PT Best Profit Futures Jambi

Tag Archives: best-pftf

Rokok Tidak Tunjukkan Perilaku Manusia Beradab

rokok-di-depan-anakBestprofit – Sosiolog dari Universitas Indonesia Jakarta Imam B Prasodjo mengatakan rokok dan kretek tidak termasuk dalam bentuk budaya karena tidak menunjukkan perilaku manusia yang beradab.

“Perlu dibedakan antara kebudayaan dan peradaban. Kebudayaan membuat manusia menjadi masyarakat yang berperadaban,” kata Imam di Jakarta, Rabu (29/6/2016).

Anggota Dewan Penasihat Komisi Nasional Pengendalian Tembakau itu mengatakan kebudayaan bisa terbentuk dari sebuah kebiasaan yang berlaku di masyarakat. Namun, bila kebiasaan itu bersifat menyakiti diri sendiri atau merusak, maka tidak perlu diangkat sebagai budaya.

Sebuah kebiasaan yang menyakiti diri sendiri dan merusak merupakan suatu hal di luar cita-cita untuk membangun sebuah bangsa yang beradab.

“Dulu pernah ada kebiasaan seorang istri ikut dibakar bersama jenazah suaminya sebagai bentuk kesetiaan. Kebiasaan itu akhirnya dilarang oleh pemerintah kolonial Belanda karena bersifat merusak dan menyakiti diri sendiri,” tuturnya.

Karena itu, Imam berpendapat rokok dan kretek serta perilaku merokok merupakan kebiasaan sebagian masyarakat yang tidak perlu diangkat sebagai kebudayaan karena memenuhi unsur merusak dan menyakiti diri sendiri.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sudah menyatakan bahwa dalam satu batang rokok terdapat 7.000 zat berbahaya dan 70 diantaranya bersifat karsinogenik.

“Kalau ada yang bersikukuh menyebut rokok dan kretek sebagai warisan budaya, maka sekalian saja kebiasaan masyarakat Jawa yang disebut ‘molimo’ juga diakui sebagai budaya,” katanya.

“Molimo” merupakan singkatan dari “minum” atau minum minuman keras, ” main” atau berjudi, “madat” atau mencandu, “madon” atau bermain perempuan dan “maling” atau mencuri.

Soto dan Klepon Obati Kerinduan Muslim RI di Perth

AAhDrv1.imgBestprofit – Masyarakat Indonesia di Kota Perth, Australia Barat, menggelar acara buka puasa bersama di Bentley Community Center, Sabtu, dengan menu soto ayam yang sedikit banyak mengobati rasa rindu suasana berbuka di Tanah Air.

Kegiatan yang disponsori oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) untuk Australia Barat itu turut didukung oleh Komunitas Muslim Indonesia dan berbagai komunitas kedaerahan di Perth. Untuk tahun 2016, panitia bersama juga telah menjalankan syiar Ramadhan untuk sekitar 10 keluarga Muslim Indonesia di wilayah Busselton dan Margaret River.

Setiap Sabtu, kegiatan buka puasa bersama di Perth menghadirkan ustaz yang berbeda. Mereka sebagian diundang dari Indonesia oleh beberapa organisasi masyarakat (ormas), dan yang lain adalah ustadz Indonesia yang sudah berdomisili di Perth.

Menurut Wakil Konsul Informasi dan Bidang Sosial KJRI Perth, Ririn Dwi Fitriani, rata-rata kehadiran mencapai 300-400 orang termasuk anak-anak.

“Acara buka puasa ini mengobati kerinduan akan suasana Ramadhan di Tanah Air. Bukan hanya dari segi makanannya saja yang sangat khas Indonesia, tetapi juga ceramah berbahasa Indonesia membuat saya menjadi mudah mengetahui isi yang disampaikan,” kata Malikus Senoadi, salah satu peserta buka puasa di Bentley Community Center.

Acara dimulai pukul 16.30 waktu setempat atau sekitar 15.30 WIB, dengan takjil yang beragam, mulai dari kurma, kolak, kue basah seperti klepon, bubur ketan hitam, kue lumpur, hingga jajaran kue kering berupa tahu isi, risol, dan dadar gulung.

Kegiatan dilanjutkan dengan ibadah shalat Maghrib berjamaah dan menyantap hidangan utama berupa soto ayam, lengkap dengan kerupuk udang dan sambal.

Selain menikmati kebersamaan dengan sesama warga Indonesia yang merantau ke Perth, para peserta buka puasa juga mendapatkan tausyiah dari ceramah agama yang disampaikan oleh Imam Abdul Jalil Ahmad. Imam asal Aceh yang telah puluhan tahun tinggal di Australia itu memaparkan ikhwal turunnya Al Quran pada bulan Ramadhan dan keutamaan Lailatul Qadar.

Ceramah Imam Masjid Hepburnheights itu disampaikan dalam dua bahasa, yakni Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Puasa di Perth berdurasi kurang dari 12 jam pada musim dingin ini. Dimulai pukul 5.45 dan berakhir pukul 17.23, sementara suhu berkisar 7-17 Celsius.  – Bestprofit.

Trik Menghapus ‘Jejak’ Informasi Kamu di Internet

069463600_1460605257-internet_2Bestprofit – Kehidupan di dunia maya memang membuat banyak orang di dunia dapat saling terhubung. Namun, tak sedikit merasa bahwa eksistensi di dunia maya juga terkadang membuat kita merasa tak aman.
Jika kamu tak ingin informasi pribadi tersebar luas di dunia maya, kamu dapat menghilangkan jejaknya. Akan tetapi, hal ini tak semudah yang Anda bayangkan.

Kamu harus mengikuti beberapa langkah-langkah. Berikut ini seperti dilansir tim Tekno Liputan6.com dari CNET, Kamis (30/6/2016), 5 cara mengurangi jejak informasi tentang kamu dari pencarian internet:

1. Hapus Akun

Coba sebutkan, berapa banyak akun yang kamu punya saat ini? Setidaknya kamu pasti memiliki akun Facebok, Twitter, Instagram, LinkedIn, hingga akun belanja online (eCommerce).

Jika kamu ingin ‘undur diri’ dari kehidupan dunia maya, dapat memulainya dengan menghapus akun-akun media sosial, eCommerce, hingga blog milik kamu.

Di media sosial misalnya, setiap layanan memiliki opsi untuk menonaktifkan akun pengguna. Opsi ini tersedia di menu Settings, Security, atau Privacy.

2. Gunakan Layanan Pengumpul Data

Opsi lainnya, kamu dapat menggunakan jasa DeleteMe atau Abine.com untuk menghapus berbagai milik akun kamu.

Layanan ini akan mengumpulkan informasi kamu yang tersebar di internet. Namun, untuk menggunakan layanan ini, kamu akan dikenakan biaya mulai dari US$ 130.

3. Hapus Hasil Pencarian tentang kamu

Hasil pencarian ini termasuk dari mesin Yahoo, Bing, atau Google. Untuk menghapus segala hasil pencarian tentang kamu, Google memiliki tools untuk melakukannya di sini.

4. Hapus Akun Email

Proses menghapus akun email bergantung pada jenis email yang kamu miliki. Namun, kamu harus masuk ke akun terlebih dahulu dan pilih opsi “delete” dan “close” akun Anda

Beberapa akun akan tetap aktif selama beberapa waktu untuk memungkinkan kamu mengaktifkannya kembali di kemudian hari.

Yang terpenting adalah proses ini tidak akan rampung dalam satu hari saja. Dengan begitu, kamu harus bersabar untuk mengetahui hasilnya.

Berani Coba Jalur Mudik Jawa Tengah Anti-Mainstream?

070344400_1467338330-ambarawaBestprofit – Arus mudik Lebaran 2016 dimulai. Tradisi tahunan yang mempertemukan berbagai kalangan itu selalu diwarnai kemacetan.

Wakil Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jawa Tengah, Hadi Santoso, memperkirakan ada 1,3 juta kendaraan pribadi yang akan berjejer melintasi jalan-jalan utama di Jawa Tengah. Kemungkinan macet tak terbendung mengingat jumlah kendaraan dan kapasitas jalan raya tak sebanding.

Hadi Santoso menyarankan para pemudik mengenali medan, khususnya jalur-jalur alternatif di Jawa Tengah. Ini dibutuhkan untuk menyiasati kemacetan.

“Pemerintah sudah menyiapkan jalur alternatif, termasuk berbagai rekayasa lalu lintas,” kata Hadi, Semarang, Jumat (1/7/2016).

Beberapa jalur rawan macet.

Penyebabnya, kondisi infrastruktur dan aktivitas masyarakat sekitar. Misalnya perbaikan jembatan Sipait Pekalongan.

“Misalnya mengenali medan, pemudik bisa menghindari kemacetan dengan memutar melalui Comal ambil arah Sragi, kemudian lanjut ke Bojong, dan keluar di Wiradesa Pekalongan,” kata Hadi.

Hadi memprediksi jumlah pemudik yang masuk ke Jawa Tengah pada Lebaran 2016 mencapai 6,21 juta orang, baik pengguna kendaraan pribadi maupun bus. Untuk itu, pemerintah menyiapkan sedikitnya delapan jalur alternatif yang anti-mainstream.

Jalur-jalur alternatif ini disebut anti-mainstream karena merupakan perpaduan jalan nasional, jalan provinsi dan jalan kabupaten/kota. Dengan komposisi itu, para pemudik juga akan diberi alternatif pemandangan yang keren.

“Jika capek, silakan berhenti, istirahat. Selfie dulu, upload medsos, dijamin tidak akan menimbulkan kemacetan,” kata Hadi.

1. Untuk pemudik yang akan melintasi Jawa Tengah dan masuk ke Jawa Timur bisa melalui Bantarsari (Brebes)–Ketanggungan–Slawi (Tegal)–Randudongkal (Pemalang)–Bantarbolang– Kebonagung–Wonotunggal–Bawang (Batang)–Sukorejo–Boja (Kendal)–Ungaran–Semarang. Kemudian dilanjutkan dari Semarang–Gubug (Grobogan)–Godong–Purwodadi–Kunduran–Blora– Cepu–Padangan (Bojonegoro).

2. Untuk mengatasi perbaikan jembatan Sipait Pekalongan, bisa melalui Comal kemudian Sragi, Bojong, Wiradesa atau bisa juga ke Kedungwuni lanjut ke Doro, Pekalongan. Setelah dari Doro Pekalongan, bisa lanjut ke Bandar dan masuk ke Bawang (Batang), selanjutnya mengikuti jalur Altrenatif 1.

3.  Bagi pemudik jurusan Solo sekitar, setelah keluar Tol Pejagan bisa melalui Ajibarang–Purwokerto –Sokaraja–Kaliori–Banyumas–Klampok–Banjarnegara–Wonosobo–Temanggung–Secang–Lingkar Ambarawa–Bawen.

4. Bagi pemudik dari barat yang bermaksud untuk menuju Jawa Tengah bagian selatan bisa melalui Pejagan–Ketanggungan–Prupuk–Bumiayu–Ajibarang–Wangon-Kebumen.

5. Bagi pemudik dari barat yang bermaksud ke Jawa Timur, setelah melalui Semarang ambil arah Ungaran–Bawen–Salatiga–Boyolali–Kartosuro–Surakarta–Sragen–Mantingan Batas Jatim.

6. Bagi pemudik dari barat yang bermaksud untuk ke Jawa Tengah bagian tengah bisa melalui Pemalang–Bantarbolang–Randudongkal–Belik–Bobotsari–Purbalingga–Sokaraja/ Klampok. Atau jika sudah sampai Pekalongan bisa menuju Kajen–Kalibening–Wanayasa–Banjarnegara.

7. Untuk menghindari kemacetan di Kota Semarang, bisa melalui Weleri–Sukorejo–Parakan-Temanggung–Kaloran–Bandungan–Lemahabang/Ambarawa jika mau ke Solo sekitar bisa keluar melalui Bawen, atau jika bermaksud ke Yogyakarta, dilanjut ke Secang–Magelang–Muntilan–Salam.

8. Jalur Pati–Kayen–Purwodadi–Gemolong–Surakarta kemudian bisa melalui Sruwen–Gemolong Palur–Karanganyar–Tawangmangu–Cemorosewu. Atau, dari Surakarta–Sukoharjo–Wonogiri– Biting/batas Jatim, bisa juga dari Wonogiri-Ngadirojo–Giriwoyo. – Bestprofit