PT Best Profit Futures Jambi

Tag Archives: Best Profit Futures

Habibie Wafat, KPK Kibarkan Bendera Merah Putih Setengah Tiang

Habibie Wafat, KPK Kibarkan Bendera Merah Putih Setengah Tiang

PT BESTPROFIT – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengibarkan bendera setengah tiang, sebagai penghormatan kepada almarhum Presiden ke-3 RI, Bacharuddin Jusuf Habibie, yang meninggal dunia pada Rabu (11/9/2019) pukul 18.05 WIB.

Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan pengibaran bendera merah putih setengah tiang akan dilakukan mulai hari ini, tanggal 12 sampai 14 September 2019.

“Bendera setengah tiang di KPK merupakan bagian dari ungkapan Hari Berkabung Nasional serta penghormatan terhadap Almarhum. Sesuai UU dan edaran dari Mensesneg,” kata Febri saat dikonfirmasi, Kamis (12/9/2019).

Febri menuturkan, peran Habibie untuk negara sangat berarti, mulai dari kontribusi terhadap kebebasan pers, dan sejumlah landasan pemberantasan korupsi pasca reformasi, seperti: UU No. 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dari KKN, dan UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. BEST PROFIT

BJ Habibie di depan makam Hasri Ainun. (@janethesss/instagram)

 

“Kontribusi Almarhum saat menjadi Presiden ke-3 masih kami rasakan sampai saat ini. Apalagi di UU 31 Tahun 1999 itulah pertama kali ditegaskan perintah membentuk KPK,” ujar Febri.

Menurut Febri, dalam Undang -Undang pemberantasan korupsi maupun pembentukan KPK Habibie mempunyai peran penting. BESTPROFIT

“UU penting dalam pemberantasan korupsi, termasuk perintah pembentukan KPK didalamnya ditandatangani BJ. Habibie sebagai Presiden saat itu, yaitu disahkan 16 Agustus 1999,” tutup Febri.

Suasana makam Presiden ke-3 RI BJ Habibie di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, Kamis (12/9). [Suara.com/Arya Manggala]

 

Untuk diketahui, BJ Habibie akan dimakamkan di TMP Kalibata, hari ini sekitar puku 14.00 WIB. Habibie akan dimakamkamkan disebelah istrinya, Ainun Habibie.

Pemakaman militer ini akan dipimpin oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Sumber: suara.com

Update Kondisi Terkini BJ Habibie, Putra Bungsu: Doakan yang Terbaik Saja

Update Kondisi Terkini BJ Habibie, Putra Bungsu: Doakan yang Terbaik Saja

PT BESTPROFIT – Thareq Kemal Habibie, putra kedua Presiden ke-3 RI BJ Habibie, masih belum mau memberikan keterangan mengenai kondisi terkini ayahnya. Ia mengaku akan segera mengadakan konferensi pers untuk menyampaikan kabar terbaru BJ Habibie.

Pantauan Suara.com, Selasa (10/9/2019) sekitar pukul 14.00 WIB, Thoreq keluar dari paviliun Kartika RSPAD Gatot Soebroto, tempat Habibie dirawat.

Meskipun sempat menolak memberikan keterangan, Thoreq akhirnya meladeni awak media dengan menyebut akan memberikan keterangan secara resmi dalam waktu dekat.

“Saya tidak mau komentar apa-apa. Nanti konferensi pers ya,” ujar Thoreq di RSPAD Gatot Soebroto. BEST PROFIT

Thareq hanya meminta agar masyarakat tetap mendoakan yang terbaik untuk kesembuhan Habibie. Ia menyebut apa pun yang terjadi nantinya merupakan yang terbaik.

“Cuma menitip doa, jangan khawatir, beliau sudah sepuh, apa pun yang terjadi, terbaik buat bapak saya. Terima kasih,” kata Thareq.

Belum diketahui kapan dan di mana nantinya diadakan konferensi pers yang dijanjikan Thareq.

“Nanti akan diumukan secara resmi dan hanya saya dan kakak saya (Ilham Akbar Habibie) mungkin,” tuturnya.

Sementara hingga kekinian, juga belum ada keterangan resmi dari dokter RSPAD mengenai kondisi Habibie. BESTPROFIT

Mantan Wakil Presiden era Presiden Soeharto itu dirawat Cerebro Intensive Care Unit (CICU) RSPAD Gatot Soebroto lantai 2.

Tidak ada penjagaan ketat di sekitar rumah sakit. Namun, di sekitar ruang CICU, terlihat beberapa personel Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres) dan sanak keluarga yang sedang menunggu.

Sumber: suara.com

Perluasan Ganjil Genap Resmi Berlaku, Pelanggar Bisa Dihukum Penjara

Perluasan Ganjil Genap Resmi Berlaku, Pelanggar Bisa Dihukum Penjara

PT BESTPROFIT – Mulai hari ini, Senin (9/9/2019) perluasan sistem ganjil genap di 25 titik ruas jalan di Jakarta resmi berlaku. Tak main-main, polisi akan menilang para pelanggar dengan denda Rp 500 ribu.

Perluasan tersebut berlaku pada hari Senin hingga Jumat mulai pukul 06.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB. Lalu pada sore hari mulai pukul 16.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB. Hanya saja, untuk hari Sabtu, Minggu, dan libur nasional, aturan tersebut tidak berlaku. BEST PROFIT

“Pelanggar dikenakan sanksi dua bulan penjara atau denda administrasi sebesar maksimal Rp 500 ribu,” kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP M. Nasir saat dikonfirmasi, Senin (9/9/2019)

Hukuman penjara maupun denda Rp 500 ribu tertuang pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. BESTPROFIT

Berikut ini 25 rute ganjil-genap yang diperluas:

1. Jalan Pintu Besar Selatan
2. Jalan Gajah Mada
3. Jalan Hayam Wuruk
4. Jalan Majapahit
5. Jalan Medan Merdeka Barat
6. Jalan MH Thamrin
7. Jalan Jenderal Sudirman
8. Jalan Sisingamangaraja
9. Jalan Panglima Polim
10. Jalan Fatmawati (mulai dari simpang Jl Ketimun 1 sampai simpang Jl TB Simatupang)

11. Jalan Suryopranoto
12. Jalan Balikpapan
13. Jalan Kyai Caringin
14. Jalan Tomang Raya
15. Jalan S. Parman (mulai dari Simpang Jl Tomang Raya sampai Simpang Jl KS Tubun)
16. Jalan Gatot Subroto
17. Jalan MT Haryono
18. Jalan HR Rasuna Said
19. Jalan DI Panjaitan
20. Jalan Jenderal A Yani (mulai dari simpang Jl Perintis Kemerdekaan sampai simpang Jl Bekasi Timur Raya)

21. Jalan Pramuka
22. Jalan Selemba Raya sisi barat, Jalan Salemba Raya sisi timur
23. Jalan Kramat Raya
24. Jalan Stasiun Senen
25. Jalam Gunung Sahari

 

Sumber: suara.com

Aktivis Papua: Kami Merasa Punya Indonesia Hanya saat Era Presiden Gus Dur

Aktivis Papua: Kami Merasa Punya Indonesia Hanya saat Era Presiden Gus Dur

PT BESTPROFIT – Aktivis masyarakat Papua, Arkilaus Baho, menilai bangsa Papua merasa benar-benar menjadi bagian dari Republik Indonesia ketika pada era Presiden keempat Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.

Arkilaus mengatakan, saat era Gus Dur lah masyarakat Papua merasa memiliki Indonesia.

Menurut Arkilaus, pada era Gus Dur, masyarakat Papua merasakan benar-benar bisa berekspresi. Kekinian, kata Arkilaus, setelah era kepemimpinan Gus Dur, kebebasan berekspresi tersebut tidak lagi dirasakan masyarakat Papua.

“Kita harus mengapresiasi bahwa Papua itu merasa bagian dari Indonesia di era Gus Dur. Hanya Presiden Gus Dur yang kemudian orang Papua merasa memiliki Indonesia. Artinya bahwa itulah ruang di mana orang Papua berekspresi. Setelah Gus Dur, tidak ada lagi ekspresi seperti itu,” tutur Arkilaus dalam diskusi bertajuk “Ngobrol Bareng tentang Papua” di Tebet, Jakarta Selatan, Senin (26/8/2019). BEST PROFIT

Arkilaus mengatakan, masyarakat Papua sangat mencintai Gus Dur. Bahkan, kata dia, masyarakat Papua selalu menyebut Gus Dur sebagai bapak segala bangsa.

“Bagi kami Gus Dur adalah bapak segala bangsa. Orang papua menyebut beliau itu Bapak Segala Bangsa,” ujarnya.

Arkilaus mengatakan, masyarakat Papua kekinian selepas era Gus Dur seakan hanya menjadi penonton di tanahnya sendiri. Selain itu, kebebasan berekspresi semakin dibatasi. BESTPROFIT

“Kita lebih pada menjadi penonton sebenarnya, baik dari segi ekonomi politik maupun dalam berekspresi juga, di sana kan orang turun demo saja selalu dihadang. Karena prosedur seharusnya hanya melaporkan saja itu di sana harus mendapatkan izin dari pihak keamanan, itu malah dipersempit,” ungkapnya.

Sumber: suara.com