PT Best Profit Futures Jambi

Tag Archives: Bestpro

Ini alasan hakim minta Setnov kembalikan uang pengganti USD 7,3 juta

PT BESTPROFIT – Selain dihukum 15 tahun penjara terkait korupsi proyek e-KTP, Setya Novanto juga diwajibkan mengembalikan uang pengganti senilai USD 7,3 juta. Jumlah tersebut serupa dengan yang disampaikan jaksa saat membacakan berkas tuntutan pekan lalu.

Hakim anggota, Anwar, mengatakan uang pengganti yang dibebankan berdasarkan pembuktian adanya penerimaan oleh Novanto melalui Irvanto Hendra Pambudi Cahyo sebagai peserta konsorsium proyek e-KTP ; Direktur PT Murakabi Sejahtera, dan Made Oka Masagung selaku pemilih OEM Investment dan rekan Novanto.

Pertimbangan awal, Hakim Anwar menyatakan uang yang diterima Novanto dari Anang Sugiana melalui Made Oka Masagung telah disepakati sejak awal. BEST PROFIT

“Terdakwa Setya Novanto sebagai ketua fraksi menerima fee berasal dari Anang Sugiana Sudiharjo dengan cara untuk menerbitkan invoice seolah-olah membeli AFIS merek L-1 dari Johannes Marliem dengan total USD 3,8 juta atas perintah terdakwa Setya Novanto karena sudah ada kesepakatan. Oleh karena itu, USD 3,8 harus jadi tanggung jawab dan dibebankan kepada terdakwa,” ucap Hakim Anwar saat membacakan pertimbangan majelis hakim di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Selasa (24/4).

Kemudian soal penerimaan uang melalui Irvanto Hendra Pambudi Cahyo sebesar USD 3,5 juta. Majelis Hakim berpendapat uang yang diputar melalui transaksi barter melalui money changer oleh Irvanto benar adanya setelah mendengar keterangan anak buah Riswan alias Iwan Barala yang pernah mengantar uang barter ke Irvanto.

Dari Irvanto, anak buah Iwan mengaku uang tersebut akan diperuntukkan pihak di Senayan, DPR. Meski keterangan tersebut dibantah oleh Irvan, Hakim berkeyakinan uang tersebut diperuntukan Setya Novanto.

“Total USD 3,5 juta saat Ahmad (anak buah Iwan Barala) ke Irvanto dengar bahwa kalau uang tersebut untuk orang Senayan akan tetapi tidak diakui Irvanto. Meski demikian itu tetap menjadi tanggungjawabnya,” ujarnya.

“Sehingga terdakwa dibebankan USD 7,3 dikurangi Rp 5 miliar yang telah dititipkan terdakwa ke penyidik sebagai uang pengembalian,” imbuhnya. BESTPROFIT

Atas beban ganti rugi ini, sekaligus hakim menolak permohonan Setya Novanto yang disampaikan melalui nota pembelaannya yang mengatakan tidak ada kewajibannya membayar uang pengganti dengan alasan tidak ada bukti penerimaan uang tersebut olehnya.

Sementara itu terhadap Setya Novanto, Majelis Hakim menjatuhi vonis 15 tahun penjara, denda Rp 500 juta atau subsider 3 bulan kurungan. Termasuk mewajibkan Novanto membayar uang pengganti seperti yang telah ditetapkan. Ia juga dikenakan pidana tambahan yakni berupa pencabutan hak politik selama 5 tahun usai menjalani pidana pokoknya.

Atas perkara ini, Majelis Hakim menyatakan Novanto telah melanggar Pasal 3 UU Tipikor Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat 1 ke 1. Pasal tersebut mengatur tentang tindak pidana korupsi dengan menyalahgunakan wewenang.

Sumber: merdeka.com

Lowongan Kerja | PT BESTPROFIT FUTURES

LOWONGAN KERJA

 
PT BESTPROFIT FUTURES adalah Perusahaan yang berstandar internasional yang bergerak dalam Bidang Perdagangan Komoditi. Hingga saat ini PT BESTPROFIT FUTURES sudah memiliki kantor cabang hampir di seluruh kota besar di Indonesia. Saat ini membutuhkan kandidat professional untuk posisi sebagai berikut:

 
BUSSINESS CONSULTANT
Pendidikan Min. D3 Semua Jurusan
Laki / Wanita, usia maks 25 Tahun
Bisa mengoperasikan Komputer
Bersedia untuk ditraining selama 3 Bulan
Mampu Berkomunikasi dengan baik

 
STAF WAKIL PIALANG BERJANGKA
Min. D3/ S1 Semua Jurusan
Laki/Wanita, Usia Maks 28 Tahun
Ramah, Jujur & Teliti
Memiliki Penampilan yang menarik
Mampu Melakukan Presentasi Dengan Baik

 
MARKETING
Min. D1 Semua Jurusan
Laki/Wanita, Usia maks 30 Tahun
Disiplin Waktu
Memiliki Kemampuan Komunikasi Baik
Mampu Bekerja dalam Team

 
RECEPTIONIST
Pendidikan Min. D1 Semua Jurusan
Wanita, usia maks 25 Tahun
Mampu Berkomunikasi dengan baik
Berpenampilan menarik

 
STAF RECRUITMENT & TRAINING
Min. D3/ S1 Semua Jurusan
Laki/Wanita, Usia Maks 28 Tahun
Ramah, Jujur, cermat & Teliti
Mampu berkomunikasi dengan baik
Bisa mengoperasikan komputer dengan baik
Memiliki Penampilan yang menarik

 
JUNIOR SECRETARY
Min. D3 Semua Jurusan (Diutamakan yang memiliki
pengalaman di bidangnya min. 1 tahun)
Wanita, Usia maks 28 Tahun
Disiplin Waktu
Memiliki Kemampuan Komunikasi Baik
Cermat, teliti dan rapih
Berpenampilan menarik

Bagi anda yang memiliki kualifikasi diatas, silahkan antar Surat Lamaran secara langsung/via pos disertai CV, Foto Copy Ijazah, Foto Copy KTP/SIM, Pas Foto 3×4 (1 Lembar), kemudian dimasukkan kedalam amplop coklat dan ditujukan kepada:
Panitia Recruitment & Selection PT BESTPROFIT FUTURES Cabang Jambi.

Jln. Kol. Abunjani No.29 C, Sipin

Kel. Selamat, Kec. Danau Sipin , Jambi 36129
Phone: 0741 – 668288, Fax: 0741 – 669100
Atau Via Email Ke: alithesky90@gmail.com atau hutahaean061192@gmail.com

WA: 0853 6785 6988 atau 0896 2765 5486

Hanura Sebut Amien Rais Politikus Comberan, PAN Tak Terima

Hanura Sebut Amien Rais Politikus Comberan, PAN Tak Terima

BESTPROFIT – Ketua DPP PAN, Ali Taher tak terima dengan pernyataan Ketua DPP Hanura, Inas Nasrullah Zubir yang mengatakan pernyataan Amien Rais tentang dikotomi Partai Allah dan Partai Syetan, adalah pernyataan politikus comberan.

“Sekarang yang ngomong comberan itulah yang nggak ngerti. Kotoran dia itu,” kata Ali di DPR, Jakarta, Senin (16/4/2018).

Ali menuding Inas tidak memahami substansi yang pernyataan Amien Rais terkait Partai Allah dan Partai Syetan yang disampaikan dalam tausyiah di kawasan Mampang, Jakarta, Selatan, Jumat (13/4/2018)

Ali mengklaim, saat menyampaikan kalimat tersebut, status Amien tidak lain yaitu sebagai seorang akademisi dan tokoh reformasi, serta sebagai seorang mubaligh (penceramah agama). Mestinya Inas memahami substansi pernyataan Amien.

“Pak Inas nggak ngerti masalah. Itu dalam perspektif membandingkan agar jangan sampai ada perilaku seperti itu. Pak Amien kan tokoh reformasi. Pak Amien juga ngomong bukan sembarangan,” ujar Ali.

Pernyataan Inas tentang politikus comberan, dinilai sangat berlebihan. PT BESTPROFIT

“Yang comberan itu siapa? Pak Amien tokoh reformasi loh. Belum ada yang lain-lain, siapa yang berani pada zaman Orde Baru melawan kekuasaan otoritarianisme? Pak Amien. Semua diam kok. Sekarang orang ramai-ramai bicara reformasi, demokrasi ketika Pak Amien sendirian mendapat ancaman kiri-kanan,” kata Ali.

Sebelumnya, Ketua DPP Partai Hati Nurani Rakyat, Inas Nasrullah Zubir menyarankan kepada Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional Amien Rais untuk pensiun dari dunia politik. Pasalnya, Amien dinilai acap kali membuat kegaduhan.

“Saran saya pada Amien Rais adalah segera lah pensiun dari dunia politik agar tidak selalu membuat gaduh perpolitikan di Indonesia,” kata Inas.

Pernyataan Inas menanggapi, pihak yang keberatan dengan pelaporan yang dilakukan Cyber Indonesia ke Polda Metro Jaya atas pernyataan Amien yang mendikotomi dua model Partai Politik, yakni Partai Allah dan Partai Syetan. BEST PROFIT

Inas mengatakan, sistem demokrasi memang memberikan kebebasan pada setiap orang menyampaikan pendapat di muka umum. Namun, kebebasan tersebut bukan berarti tanpa hambatan. Setiap pendapat mesti bisa dipertanggungjawabkan.

“Ucapan Amien Rais tentang Partai Setan tidak ada kaitan-nya dengan demokrasi, melainkan hanya tingkah laku politikus comberan yang seenak udelnya saja, dan hal ini tidak boleh terjadi di Indonesia,” ujar Inas.

Sumber: suara.com

Strategi politik Ketum PPP Romahurmuziy

PT BESTPROFIT – Wajah Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy terpampang di baliho-baliho yang ada di beberapa Kota di Indonesia. Dia tampil dengan mengenakan peci putih dipadu dengan baju koko putih. Namanya terpampang jelas. Tertulis pula nama Gus Rommy. Tercantum pula tulisan bernada ajakan. ‘Mari Bersatu Membangun Indonesia’.

Rommy ingin memperkenalkan diri. Diakuinya, tidak semua rakyat Indonesia mengetahui sosok dan figur ketua umum partai politik.

“Tentu figur itu kepada ketua umum karena dia adalah pimpinan partai. Untuk itulah PPP memilih berdasarkan harapan di DPP memunculkan di DPP, di banyak, daerah termasuk dengan yang paling praktik, pertama memasang baliho-baliho, bilboard untuk memastikan masyarakat Indonesia mengetahui bahwa PPP satu kepemimpinan dan inilah pemimpinnya,” ujar Rommy saat berbincang dengan merdeka.com akhir pekan lalu.

Spekulasi bermunculan. Rommy tidak sekadar ingin memperkenalkan diri sebagai Ketua Umum PPP, tapi juga terkait bursa calon wakil presiden yang akan mendampingi Joko Widodo di Pilpres 2019. Rommy menampik. Politik PPP tidak mengharap imbalan.

“Ketika kita memberikan dukungan bulan Juli 2017 itu tidak ada syarat kita harus diberi jatah cawapres. Kita sudah memberikan dukungan saja sebelum pak Jokowi sebagai calon presiden. Lho wong ketika memberi dukungan enggak ada syarat dipilih sebagai wakil presiden, lain halnya kalau kita belum dukung kita minta jadi cawapres, lain itu,” tegasnya.

Rommy memaparkan strategi politik PPP jelang Pemilu 2019. Termasuk spekulasi bahwa dia mengincar posisi cawapres Jokowi. Berikut wawancara khusus jurnalis merdeka.com Angga Yudha Pratomo dengan Ketua Umum PPP Muhammad Romahurmuziy. BEST PROFIT

T: Survei terakhir, LSI Denny JA memprediksi PPP tidak lolos ke parlemen. Pemilu sudah setahun lagi, apa langkah Anda sebagai ketua umum PPP?
J: Pertama, dari sejak survei itu dilakukan di Indonesia, PPP selalu diprediksikan sebagai partai yang tidak pernah lolos Parlementary Threshold. Karena sebenarnya ada kesalahan metode teknis yang jarang dikoreksi oleh lembaga-lembaga survei. Ini mudah dipahami karena mereka juga terikat biaya, waktu, di mana biasanya ada error pemilihan sampel. PPP itu partai islam. Maka semestinya ada normalisasi, ini karena bicara metodologi, terhadap jumlah sampel yang ada. Misalnya jumlah yang non muslim ada 13 persen, 87 persen muslim. Untuk partai-partai Islam ini harus dilakukan treatment. Sehingga kalau sampelnya melebihi 13 persen, itu harus diperlakukan dengan normalisasi dianggap sebagai 13 persen. Nah ini sayangnya tidak dilakukan. Sehingga pada umumnya partai-partai Islam apalagi PPP mendapatkan angka lebih rendah dibandingkan dengan potensi yang sesungguhnya.
Kedua, survei itu juga terlihat berbeda antara survei yang satu dengan yang lainnya. Sehingga kita tidak terlalu resah dengan survei itu meskipun itu menjadi cambuk.
Kalau berbicara konkret tentang langkah-langkah yang akan dilakukan, pertama kita bicara konsolidasi struktur dan itu Alhamdulillah sudah tuntas. Kita sudah melakukan pembentukan ranting dan latihan kepemimpinan dasar di seluruh kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Untuk memastikan semua pimpinan partai adalah warga PPP yang mengetahui sejarah dan nilai tradisi yang ada di partai. Kedua, mereka yang mengetahui bagaimana cara mengelola negara, itu pertama.
Kedua, kami berusaha dengan segala ikhtiar. Ingin merajut kembali seluruh komponen dan kultural partai yang memang PPP ini dilahirkan dan dibesarkan di lingkungan pesantren dan ulama, kita kembali. Seperti yang saya lakukan hari ini, saya menyampaikan khotbah di salah satu pondok pesantren Al-Hamid di JakartaTimu. Itu merupakan bagian dari safari pondok pesantren yang kita lakukan.
Ketiga, figur. Hari ini kami berusaha menerbitkan, memunculkan tokoh-tokoh nasional partai yang memang ukuran kapasitas sangat memadai tetapi belum banyak dikenal. Nah ini yang kita lakukan dengan ikhtiar, segenap daya yang mungkin agar figur itu dikenali dan di sisi lain figur-figur lokal itu terus kita cari untuk dijadikan calon-calon anggota legislatif. Kami menyakini figur-figur kami ini masih banyak karena Alhamdulillah dari pembukaan pendaftaran calon anggota legislatif dari hari ke hari calonnya semakin berkualitas.

T: Untuk figur secara nasional, apakah termasuk Anda sendiri?
J: Antara lain. Karena kita memiliki banyak tokoh nasional tetapi tentu setiap partai politik adalah kontribusi dari 3 komponen ini. Komponen kultur, struktur dan figur. Struktur adalah infantri dari dewan pimpinan di tingkat bawah dan juga caleg-caleg. Kultur adalah faktor ideologis karena PPP adalah ideologis dan figur ini adalah tokoh nasional. Tentu figur itu kepada ketua umum karena dia adalah pimpinan partai. Untuk itulah PPP memilih berdasarkan harapan di DPP memunculkan di DPP di banyak daerah termasuk dengan yang paling praktik, pertama memasang baliho-baliho, bilboard untuk memastikan masyarakat Indonesia mengetahui bahwa PPP satu kepemimpinan dan inilah pemimpinnya.
Kedua, memastikan agar masyarakat juga mengetahui PPP memiliki pemimpin yang sangat terbuka dengan pembaharuan dan sangat welcome dari orang yang ada di luar. Dari PPP, kita lihat hari ini kita buka 40 persen pencalonan dari kalangan profesional di luar PPP. Ketiga, untuk memberikan panduan kepada masyarakat bahwa pilihan-pilihan nasional ini banyak, antara lain ini.

T: Termasuk bergabung dengan partai koalisi pemerintah?
J: Kalau bergabung dengan pemerintah itu kan sudah lama. Kita sudah sejak 2014, kita adakan muktamar kita masuk ke dalam pemerintahan ini karena prinsip PPP didirikan untuk amar am’ruf nahimunkar. Kalau kita di DPR hanya bisa melakukan amar ma’ruf saja, membuat undang-undang, menyuruh ini, melarang ini. Tetapi nahimunkar-nya untuk melakukan tindakan hukum itu tidak bisa, nah penegakan hukum itu hanya bisa kalau kita berada di eksekutif, butuh tangan eksekutif untuk menggerakannya. sehingga kita bergabung dengan pemerintah.

T: Banyak tersebar baliho Anda, tujuannya selain menunjukkan tokoh nasionalis, adakah tujuan lainnya?
J: Tujuannya mengenalkan masyarakat kepada pemimpinnya karena party identity dari survei yang kita lakukan itu semua partai rendah karena mereka tidak terikat dengan partai politik. Kenapa? karena pemimpin jarang menyapa. Menyapanya seorang pemimpin kepada rakyat itu melalui dua jalan.
Pertama melalui media elektronik, kedua melalui media konvensional. media konvensional ini antaranya bilboard. Jadi kalau di kemudian hari banyak muncul di media konvensional seperti bilboard itu adalah bagian dari menyapa dan mendekatkan dirinya kepada masyarakat. Karena untuk bisa menyapa bagi seorang politisi apalagi ketua umum atau pemimpin nasional, untuk menyapa seluruh masyarakat secara langsung itu tidak mungkin. Makanya harus ada proxy yang mewakili, cara mewakilinya seperti itu.

T: Ada yang mengaitkan kalau Anda menjadi cawapres seperti yang dilakukan Cak Imin. Apa benar Bapak mengincar kursi cawapres?
J: Saya malah tidak mengincar cawapres. PPP tidak pernah dalam posisi cawapres atau presiden sekalipun pada 2019 ini. Karena untuk presiden kita sudah memantapkan diri mengusung kembali Pak Jokowi. Sedangkan untuk cawapres kita telah sepakati di dalam PDIP dan PPP sepekan lalu setelah Pilkada 27 Juni.
Yang kita lakukan dalam hal ini yang tadi tiga komponen penyumbang suara partai, meningkatkan elektoral PPP itu ada komponen kultural, struktural, dan figur. Nah kultur, struktur dan figur ini yang kita sama-sama naikkan. Struktur itu kita naikkan dengan cari caleg-caleg berkualitas. Figur kita tonjolkan pimpinan nasional kita. Kemudian kultur kita kembalikan ke pondok-pondok pesantren yang melahirkan kita. Jadi ini yang sebenarnya kita sama-sama naikkan termasuk kita naikkan nasionalisasi figur yang dipunyai PPP karena ketika tahun 2004 dan 1999 ini berada di posisi 3 besar di nasional, kita memiliki figur nasional yang sangat kuat yaitu Pak Hamzah Haz, dan inilah yang kita coba dinaikkan oleh rekan-rekan di PPP. Tentu tugas saya sebagai ketua umum. BESTPROFIT

T: Berapa anggaran yang disiapkan untuk baliho itu?
J: Besar. Gitu saja. Ya itu hampir di seluruh Indonesia.

T: Sampai angka miliaran?
J: Sudah pasti karena tidak mungkin memasang bilboard itu hitungannya ratusan atu puluhan juta, pasti miliran bahkan puluhan miliar.

T: Kalau nanti dalam pemilihan cawapres Pak Jokowi tidak memilih calon dari PPP, Apakah tetap mendukung atau akan bubar koalisinya?
J: Loh, ketika kita memberikan dukungan bulan Juli 2017 itu tidak ada syarat kita harus diberi jatah cawapres, artinya pertanyaannya menjadi tidak perlu. Kita sudah memberikan dukungan saja sebelum pak Jokowi sebagai calon presiden, kalau enggak dipilih sebagai wakil presiden, PPP cabut, enggak. Lho wong ketika memberi dukungan enggak ada syarat dipilih sebagai wakil presiden, lain halnya kalau kita belum dukung kita minta jadi cawapres, lain itu.

T: Kita cuma butuh penegasan saja, politik kan dinamis dan mengambang.
J: Ya itu selain PPP, kalau politiknya PPP itu sangat santun, jujur, sangat tulus. Iya, iya. Tidak, tidak, gitu.

Sumber: merdeka.com