PT Best Profit Futures Jambi

Tag Archives: Bestpro

Medina Dihukum Penjara 244 Tahun karena Perkosa Bayinya

Medina Dihukum Penjara 244 Tahun karena Perkosa Bayinya

BEST PROFIT Patricio Medina, lelaki berusia 27 tahun di Texas, Amerika Serikat, dihukum penjara selama 244 tahun karena memerkosa bayinya sendiri yang masih berusia 1 bulan.

Ia memerkosa bayi kandungnya pada tahun 2014, saat mabuk zat methamphetamines yang biasa terdapat dalam narkoba jenis sabu.

Medina dihadapkan ke pengadilan selama 2 hari yang digelar maraton pada Selasa dan Rabu (9-10/10) pekan lalu.

Dalam sesi terakhir persidangan, seperti diberitakan Waco Tribune-Herald, Senin (15/10/2018), hakim memvonis Medina bersalah serta diganjar hukuman penjara tiga kali 80 tahun. BESTPROFIT

Medina dinyatakan bersalah atas lima dakwaan. Rinciannya, satu dakwaan serangan seksual terhadap anak, dua tuduhan melakukan penganiayaan menyebebabkan cedera pada anak,  serta dua tuduhan membahayakan anak.

“Putusan juri menjamin bahwa balita dan semua anak-anak kita akan aman dari predator ini selama 80 tahun ke depan,” kata Asisten Jaksa Wilayah Gabrielle Massey.

“Terima kasih atas kerja sama semua pihak untuk melindungi bayi itu dan semua anak-anak kita. Terutama melindungi si bayi dari lima minggu pertama kehidupannya yang mengerikan,” tambahnya.

Kasus ini terungkap ketika seorang dokter pada tahun 2014 silam, melakukan pemeriksaan rutin terhadap putri Medina. PT BESTPROFIT

Sang  dokter menemukan fakta 45 tulang bayi itu patah dan berkolerasi dengan trauma nonkecelakaan pada anak tersebut.

Staf medis akhirnya memberi tahu polisi. Penyelidikan polisi akhirnya menjurus pada sang ayah. Medina ditangkap pada April 2017. Kepada polisi, Medina mengakui mabuk dan merudapaksa anaknya sendiri.

Bayi itu kekinian sudah berusia 4 tahun dan dilaporkan tinggal bersama keluarga angkatnya di McLennan County, Texas.

Sumber: suara.com

Jokowi soal Game of Thrones: Pesan moralnya perselisihan akibatkan penderitaan

BESTPROFIT – Pidato ‘Game of Thrones’ Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam acara Annual Meeting IMF World Bank pekan lalu menuai kritikan pedas dari pelbagai pihak. Terutama dari partai oposisi pemerintah seperti Gerindra dan Demokrat.

Saat memberikan orasi ilmiah dalam rangka Sidang Senat Terbuka Universitas Kristen Indonesia (UKI), Senin (15/10), Jokowi menanggapi kritikan tersebut. Dia menegaskan, pidato yang disampaikan dalam agenda tahunan IMF itu untuk mengingatkan negara-negara besar di dunia yang sedang terlibat perang dagang.

“Karena ini jadi ramai. Sekali lagi, perhelatan ekonomi dan politik dunia saat ini diwarnai pertarungan antara kekuatan-kekuatan besar, antar negara-negara besar dan negara-negara elite,” kata Jokowi di Kampus UKI.

“Sebenarnya pesan moral utama yang ingin saya sampaikan pada saat itu adalah bahwa konfrontasi dan perselisihan akan mengakibatkan penderitaan,” sambungnya. PT BESTPROFIT

Pria kelahiran Solo, Jawa Tengah, ini menjelaskan tatkala perebutan kekuasaan ekonomi maupun politik antara negara-negara besar terjadi maka dunia terancam hancur. Sebab, dalam setiap pertarungan selalu menimbulkan kemenangan dan kekalahan.

“Bahwa kekalahan maupun kemenangan dalam perang selalu hasilnya sama yaitu dunia porak poranda. Tidak boleh melakukan kerusakan hanya untuk menghasilkan sebuah kemenangan, tidak ada artinya kemenangan yang dirayakan di tengah kehancuran. Itulah pesan moral yang ingin saya sampaikan di saat itu,” paparnya.

Tak hanya berkaitan dengan perang dagang negara besar di dunia, pidato Jokowi dalam Annual Meeting IMF World Bank sangat relevan dengan kondisi Indonesia saat ini. Di mana, Indonesia akan menghadapi Pemilu serentak pada April 2019. BEST PROFIT

Dalam Pemilu, pertarungan sengit terjadi dalam memperebutkan kekuasaan. Jokowi menginginkan, kontestasi politik dalam Pemilu tidak menimbulkan kegaduhan dalam lingkungan masyarakat maupun keamanan nasional.

“Memang kontestasi diikuti kompetisi dan rivalitas. Tetapi kompetisi dan rivalitas itu dibangun di atas pondasi yang tidak saling menjatuhkan, kontestasi tidak boleh menimbulkan kegaduhan dan permusuhan, kebencian, kedengkian, tidak saling mencela. Tidak harus saling memfitnah. Kontestasi tidak boleh menimbulkan kerusakan dan kontestasi tidak boleh mengorbankan fondasi kebangsaan kita,” tegasnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menekankan, dalam pesta demokrasi rakyat harus diajarkan pendidikan politik yang benar. Narasi-narasi politik yang disampaikan harus memberikan dampak positif bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Rakyat kita harus merayakan kontestasi ini dengan kegembiraan. Ini sering saya sampaikan yang diwarnai oleh narasi-narasi sejuk, ide-ide kemajuan, gagasan untuk kemajuan, program-program untuk Indonesia maju. Dengan merayakan perbedaan pilihan dengan penuh kedewasaan, dengan penuh kematangan yang justru ini akan memperkokoh Bhineka Tunggal Ika kita dan persatuan kita,” jelasnya.

Dalam sidang tahunan IMF, Jokowi menyampaikan pidato bertema Game of Thrones. Menurut Wakil Ketua Partai Gerindra itu pidato Jokowi tersebut justru menunjukkan bahwa ekonomi Indonesia sangat lemah.

Sementara Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjen) Partai Demokrat, Rachland Nashidik menilai pidato Jokowi hanya bermuatan lelucon.

“Masih tentang pidato pak @jokowi. Saya yakin, disamping politik, keahlian Presiden kita itu menghibur. Buktinya, tamu-tamu AM IMF-WB yang dimintai komentar, semua sambil tertawa memuji pidato Pak Jokowi. Tak salah lagi, Pak Jokowi berhasil membuat mereka merasa terhibur,” kata Rachland melalui Twitter miliknya, @RachlandNashidik, Minggu (14/10).

Sumber: merdeka.com

Tawa dan Tepuk Tangan Warnai Pidato Game of Thrones Jokowi

Tawa dan Tepuk Tangan Warnai Pidato Game of Thrones Jokowi

PT BESTPROFIT – Presiden Jokowi mengibaratkan kondisi perekonomian global dimana hubungan negara ekonomi maju semakin lama semakin terlihat seperti “Game of Thrones”.

“Akhir-akhir ini hubungan negara ekonomi maju semakin lama semakin terlihat seperi Game of Thrones. Balance of power dan aliansi negara ekonomi maju sedang mengalami keretakan,” kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan dalam sidang pleno tahunan atau Plenary Session Annual Meeting IMF – WB 2018 di Nusa Dua Hal BNDCC, Bali, Jumat.

Menurut dia, lemahnya kerja sama, koordinasi telah menyebabkan banyak masalah seperti peningkatan harga minyak mentah dan kekacauan mata uang yang dialami negara berkembang.

Pengibaratan tersebut mengundang antusiasme para hadirin termasuk Presiden World Bank dan Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde yang tampak tersenyum mendengar pidato Presiden.

Presiden Jokowi kemudian menambahkan, dalam serial Game of Thrones sejumlah great houses, great families bertarung hebat satu sama lain untuk mengambil kendali on Thrones. BEST PROFIT

“Mother of dragons menggambarkan siklus kehidupan perebutan great houses itu bagai sebuah roda besar seiring perputaran roda satu great house tengah berjaya sementara house lain mengalami kesulitan. House lain berjaya dengan menjatuhkan house lainnya,” katanya.

Namun Presiden menambahkan, yang mereka lupa ketika great houses sibuk bertarung satu sama lain mereka tidak sadar adanya ancaman besar dari utara.

“Seorang evil winter yang ingin merusak dan meliputi seluruh dunia dengan es kehancuran,” kata Presiden yang disambut tepuk tangan dan tawa dari para hadirin. BESTPROFIT

Menurut Kepala Negara, dengan ancaman evil winter itu akhirnya mereka sadar untuk berpikir bahwa tidak penting lagi siapa yang duduk di Iron Thrones, sebaliknya yang penting adalah kekuatan bersama untuk mengalahkan evil winter.

“Agar dunia tidak berubah menjadi tanah tandus, porak poranda yang menyengsarakan kita semua,” katanya.

Di hadapan delegasi dan peserta pertemuan IMF – WB, Presiden menegaskan bahwa saat ini semua sedang menghadapi ancaman global yang meningkat.

“Perubahan iklim telah meningkatkan intensitas badai dan topan di AS hingga Filipina. Sampah plastik, plastik di laut telah mencemari pasokan makanan di berbagi tempat. Ancaman global tumbuh pesat itu yang hanya bisa kita tanggulangi jika kita kerja sama,” katanya.

Ia mengingatkan terkait pernyataan Sekjen PBB Antonio Guterres dalam panel beberapa hari sebelumnya tentang perubahan iklim dimana waktu sudah mendesak agar semua bertindak dalam skala besar guna mencegah perubahan iklim.

“Kita perlu meningkatkan investasi tahunan global 400 persen energi terbarukan. Kita harus kerja sama menyelamatkan kehidupan bersama,” katanya.

Untuk itu, Presiden pun kembali mempertanyakan kepada hadirin apakah ini saat yang tepat untuk rivalitas dan kompetisi atau saat ini waktu yang tepat untuk kerja sama.

“Apakah kita telah terlalu sibuk bersaing dan menyerang satu sama lain sehingga kita gagal menyadari ada ancaman besar yang membayangi kita semua. Apa kita gagal menyadari adanya ancaman besar yang dihadapi negara kaya atau miskin oleh negara besar ataupun kecil,” katanya.

Presiden kembali menyebutkan bahwa tahun depan season terakhir Game of Thrones akan disebarluaskan. Pernyataan tersebut kembali mengundang tawa hadirin termasuk Lagarde yang tampak tersenyum.

“Saya bisa perkirakan bagaimana akhir ceritanya. Saya yakin ceritanya akan berakhir dengan pesan moral bahwa konfrontasi dan perselisihan akan mengakibatkan penderitaan bukan hanya bagi yang kalah tapi juga bagi yang menang,” katanya.

Ia melanjutnya bahwa ketika kemenangan dirayakan dan kekalahan diratapi baru kemudian keduanya sadar bahwa kemenangan maupun kekalahan dalam perang hasilnya sama yaitu dunia porak poranda.

Menurut Presiden, tidak ada artinya kemenangan yang dirayakan dalam kehancuran, tidak ada artinya memiliki kekuatan ekonomi terbesar di tengah dunia yang tenggelam.

“Saat ini kita masuk season terakhir pertarungan ekspansi ekonomi global yang penuh rivalitas dan persaingan. Bisa jadi suatu situasi genting dibanding krisis finansial 10 tahun lalu,” katanya.

Ia pun mengaku sangat bergantung kepada para delegasi yang merupakan insan-insan penting, para pembuat kebijakan fiskal dan moneter dunia untuk menjaga komitmen kerja sama global.

“Saya berharap Bapak Ibu berperan mendorong para pemimpin dunia menyikapi keadaan ini secara tepat,” katanya.

Sebab kata dia saat ini diperlukan kebijakan moneter dan fiskal yang mampu menyangga dampak perang dagang destruksi pada pasar.

“Saya harap Bapak Ibu mampu menyerap tenaga dan memetik inspirasi indahnya alam Bali Indonesia untuk menghasilkan kejernihan hati pikiran dalam perbaiki kondisi finansial global untuk kebaikan kita semua,” katanya.

Pidato tersebut mendapatkan sambutan yang meriah dari hadirin yang bertepuk tangan ketika Presiden turun dari panggung dan beberapa kalimat di antaranya bahkan telah viral di sosial media.

Sumber: suara.com

Di Rakernas LDII, Prabowo bicara pengkhianatan elite parpol pada Indonesia

BEST PROFIT – Calon Presiden Prabowo Subianto bicara soal pengkhianatan yang dialami Indonesia. Menurut dia, hal itu dilakukan oleh para elite bangsa, termasuk para pimpinan partai politik.

“Ada masalah besar di Republik kita, pendapat saya, bahwa saya melihat ada satu pengkhianatan terjadi. Pengkhianatan ini dilakukan oleh elite bangsa kita sendiri terhadap rakyatnya,” ujar Prabowo di Rakernas Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), Lubang Buaya, Jakarta Timur, Kamis (11/10).

“Saya sebut elite, saya tidak sebut partai mana, kelompok mana, elite itu unsur pimpinan, saya juga bagian dari elite itu,” jelas Prabowo.

Ketum Partai Gerindra ini menilai, para elite bangsa tidak lagi berpikir untuk kepentingan yang besar, yakni rakyat Indonesia. Prabowo merasa para elite hanya berpikir untuk kepentingan kelompok pribadi, dirinya, dan keluarganya sendiri. BESTPROFIT

“Sehingga disconnect terjadi suatu jurang terjadi antara realita masyarakat dan kehidupan elite. Ini sudah berjalan puluhan tahun. Perkembangan seperti ini yang mengakibatkan terjadi keadaan paradoks, kejanggalan,” kritik dia.

Prabowo berkeyakinan, saat ini Indonesia ada dalam situasi pelik. Negara yang disebut-sebut terkaya sumber alamnya nomor enam sedunia, diklaimnya tidak memiliki apa-apa lantaran kekayaan diserap dan dibawa lari asing ke luar negeri.

“Negara begini kaya, oleh ahli-ahli di dunia mengandung sumber mineral dibutuhkan untuk bisa menjadi negara advance industrial country, tetapi bisa dikatakan tekor. Kita adalah bangsa rugi, hidup dari utang, dan yang menyedihkan banyak elite kita yang hidup dari utang itu (merasa) biasa saja,” keluh dia. PT BESTPROFIT

Terakhir, Prabowo pun menyinggung soal nilai tukar rupiah yang terus merosot. Herannya, menurut Prabowo, hal itu tampak tak menjadi ketakutan para elite. Padahal, bila menengok lima tahun silam, dapat dikatakan ekonomi Indonesia disebut mengalami masa buruk.

“Kalau 1 dolar 10 ribu, lima tahun yang lalu, sekarang 15 ribu. Artinya kita tambah miskin. Hasil kerja kita nilainya tidak sama. Kita bangsa yang tambah miskin. Tapi elite banyak merasa ini tidak penting untuk dibahas oleh rakyat, jadi inti masalahnya, ternyata elite bangsa,” tutup Prabowo.

Sumber: merdeka.com