PT Best Profit Futures Jambi

Tag Archives: PT Best Profit Futures

BPN Ungkap Alasan Sandiaga Tampak Lesu Saat Deklarasi Kemenangan Prabowo

BPN Ungkap Alasan Sandiaga Tampak Lesu Saat Deklarasi Kemenangan Prabowo

PT BESTPROFIT – Hubungan Calon Presiden dengan Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno sempat dikabarkan mengalami keretakan usai hari pemungutan suara Pemilu 2019. Badan Pemenangan Nasional (BPN) menegaskan Prabowo dan Sandiaga akan terus berjuang sampai titik penghabisan.

Juru Bicara BPN Prabowo – Sandiaga, Andre Rosiade mengungkapkan bahwa setelah mencoblos, Sandiaga melanjutkan kegiatannya bermain gitar bersama kawan-kawan dari BPN di Prabowo – Sandiaga Media Center. Di sana, cegukan Sandiaga mulai muncul.

Meskipun mulai cegukan namun tidak menyurutkan niatnya untuk menemui relawan di Hotel Ambharawa dan melanjutkan perjalananannya ke kediaman Prabowo di Kertanegara, Jakarta Selatan. BEST PROFIT

“Meskipun cegukan, pak Sandi tetap menyempatkan diri menemui relawan di Hotel Ambhara lalu ke Kertanegara 4 (K4) menemui pak Prabowo dan partai koalisi,” kata Andre kepada wartawan, Senin (22/4/2019).

Menurut dia, kondisi kesehatan Sandiaga mulai turun pada pukul 15.00 WIB. Saat itu Prabowo sempat meminta Sandiaga untuk beristirahat di kamar lantai atas kediaman Prabowo. Saat itu Sandiaga sempat dipijat, namun cegukannya tak kunjung hilang. Khawatir dengan kondisi Sandiaga, Prabowo meminta Sandiaga untuk dibawa ke rumah sakit.

“Pak Prabowo menemui pak Sandi sebanyak tiga kali untuk menyarankan agar dibawa ke rumah sakit saja,” ujarnya.

Setelah itu, Prabowo pun meninggalkan Kertanegara untuk kembali ke kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Saat itu Sandiaga malah didera demam serta menggigil dan langsung diberikan obat oleh dokter yang disediakan dari kepolisian. Sandiaga juga diminta untuk istirahat total. BESTPROFIT

Tampak Lesu Saat Konferensi Pers dengan Prabowo

Kehadiran Sandiaga saat konferensi pers bersama Prabowo di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan sempat menjadi tanda tanya publik. Ekspresi datar, membisu dan tampak lesu tak bersemangat tampak dari Sandiaga saat menghadiri konferensi pers tersebut.

Andre menjelaskan sebelumnya Sandiaga sempat meminta izin kepada Prabowo untuk tidak hadir dalam serangkaian kegiatan karena ingin istirahat. Sorenya, Wakil Ketua BPN Prabowo – Sandiaga, Ahmad Muzani sempat menyambangi kediaman Sandiaga untuk mengajak konferensi pers.

“Pak Sandi bilang sudah ijin sebelumnya ke pak Prabowo namun pak Sandi telepon pak Prabowo minta ke bang Sandi datang dan dengan kondisi kleyengan tapi langsung konpers,” ujarnya.

Prabowo meminta Sandiaga untuk bisa hadir dalam konferensi pers untuk menepis anggapan adanya keretakan di antara keduanya. Diamnya Sandiaga saat konferensi pers disampaikan Andre karena memang sedang merasakan sakit.

“Pak Prabowo minta pak Sandi datang 15 menit saja agar rumor perpecahan itu bisa dibantah dan perpecahan itu tidak benar,” tuturnya.

“Jadi kondisi bang Sandi itu memang sedang sakit saat konpres bersama pak Prabowo tali beliau meskipun diam matanya membaca surat yang dibacakan pak Prabowo,” sambungnya.

Setelah pulih, Sandiaga pun menyempatkan diri untuk rapat bersama juru bicara serta juru debat pada Senin (22/4/2019). Saat itu, Sandiaga mengungkapkan bahwa dirinya bersama Prabowo tetap akan solid demi mewujudkan Indonesia Adil dan Makmur.

“Sampai titik darah penghabisan melalui pilpres ini, beliau akan berdiri tegak bersama pak Prabowo untuk mengawal perubahan menuju Indonesia Adil dan Makmur,” pungkasnya.

Sumber: suara.com

Fadli Zon Tuduh Pemerintah Curang dan Berpihak karena Blokir Jurdil2019.org

Fadli Zon Tuduh Pemerintah Curang dan Berpihak karena Blokir Jurdil2019.org

BEST PROFIT – Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo – Sandiaga, Fadli Zon mengomentari soal pemblokiran situs jurdil2019.org oleh Kominfo. Menurutnya hal tersebut menjadi bukti adanya keberpihakan dan kecurangan pemerintah di Pemilu 2019.

Fadli Zon mengatakan bahwa pemblokiran tersebut mewujudkan sistem keberpihakan di mana ada pihak yang tidak sejalan dengan pemerintah lantas langsung diblokir. Seperti yang diketahui, situs jurdil2019.org diblokir lantaran telah menyalahgunakan izin.

“Ya itu lah kecurangannya. Keberpihakannya. Kalau misalnya tidak sesuai dengan mereka kemudian dihapus, tapi kalau sesuai itu diteruskan malah diproteksi, jadi ini pemilu abal-abal menurut saya?” kata Fadli di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senin (22/4/2019).

Fadli Zon kemudian menyinggung soal kredibilitas dari pelaku penghitung suara cepat atau quick count. Apabila sebuah lembaga yang tidak memiliki kredibilitas dalam melakukan quick count, maka bisa disebut sebagai pengaturan skor. Dirinya mencontogkan soal pengaturan skor menggunakan algoritma. BESTPROFIT

“Quickcount itu kalau pelaku tak mempunyai kredibilitas, itu bisa dikatakan sebagai pengaturan skor. Ya bisa jadi quickhoax juga itu,” ujarnya.

“Dengan begitu pengaturan skor memakai algoritma, kemudian penghitung-hitungannya disesuai dengan algoritma, jadi ada, kalau orang statistik pasti ngerti itu algoritma,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah memblokir situs jurdil2019.org. Pemblokiran yang diakukan sejak Sabtu (20/4/2019) malam itu atas permintaan dari Bawaslu RI.

Kepala Biro Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika Ferdinandus Setu mengatakan, situs jurdil2019.org diduga telah menyalahgunakan izin. Bawaslu kata dia, telah mencabut akreditasi jurdil2019.org sebagai lembaga pengawas Pemilu 2019.

Sementara itu, Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Mochammad Afifuddin mengatakan pemblokiran lembaga pemantau Pemilu Jurdil 2019 lantaran menyalahi prinsip sebagai lembaga pemantau. Afif menyebut situs lembaga pemantau jurdil2019.org telah menyalahi prinsip lembaga pemantau yakni prinsip imparsialitas dan netralitas.

Afif menegaskan pencabutan akreditasi dan pemblokiran terhadap situs jurdil2019.org bukan karena situs tersebut menayangkan hasil hitung cepat atau real count. Sebab, persolan terkait quick count dan real count menjadi domain Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Afif menegaskan, bahwasanya pencabutan akreditasi Bawaslu terhadap Jurdil 2019 sebagai lembaga pemantau Pemilu lantaran lembaga pemantau tersebut telah menyalahi prinsip sebagaimana prinsip lembaga pemantau yakni harus imparsial dan netral. Di mana, Afif menyebutkan pada aplikasi lembaga pemantau Jurdil 2019 diketahui terdapat salah satu gambar pasangan calon presiden dan calon wakil presiden. PT BESTPROFIT

Berkenaan dengan itu, Afif mengatakan bahwasanya hak lembaga pemantau jurdil2019.org untuk mempublikasikan informasi menjadi hak mereka sebagai suatu lembaga. Hanya saya, kekinian Jurdil 2019 dinyatakan bukan lagi sebagai lembaga pemantau yang terakreditasi oleh Bawaslu sebagai lembaga pemantau Pemilu.

Adapun, Afif mengatakan hingga kekinian terkait pencabutan akreditasi dan pemblokiran tersebut pihak tidak melakukan komunikasi dengan jurdil2019.org. Afif mengatakan Bawaslu memiliki wewenang untuk mencabut akreditasinya lembaga pemantau jika dinilai telah menyalahi aturan tanpa perlu berkomunikasi.

Sumber: suara.com

Allan Nairn Bocorkan Hasil Rapat Intelijen Prabowo, BPN: Isinya Sampah

Allan Nairn Bocorkan Hasil Rapat Intelijen Prabowo, BPN: Isinya Sampah

BEST PROFIT – Badan Pemenangan Nasional (BPN) menyebut tulisan terbaru yang membocorkan notulensi rapat intelijen Prabowo adalah sampah. Isi tulisan dari jurnalis investigasi Amerika Serikat, Allan Nairn itu dianggap hanya lucu-lucuan.

Hal ini dikatakan oleh Koordinator Juru Bicara BPN, Dahnil Anzar Simanjuntak. Dahnil Anzar menyebut bukan hanya kali ini saja Allan mempublikasi tulisan yang merugikan Prabowo dan ia selalu menganggapnya sebagai tulisan sampah.

“Ya dia kan selalu produksi begitu, kita anggap sampah saja. Isinya aja lucu-lucuan kan artinya sampah,” ujar Dahnil di Media Center Prabowo-Sandi Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (15/4/2019).

Dahnil juga mengatakan tidak akan melaporkan tindakan dari jurnalis yang pernah memenangkan Memorial Prize Pertama Robert F Kennedy itu.

Ia menyebut tulisan Allan yang dianggapnya sampah harus berada di tempat sampah daripada harus dilaporkan ke polisi.

“Kalau sampah itu ya di tong sampah, ngapain dilaporin, capek2in aja,” kata Dahnil.

Sebelumnya Allan Nairn menyampaikan laporannya soal strategi Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto jika terpilih di Pemilihan Presiden 2019. BESTPROFIT

Dari hasil laporan yang diterimanya, Prabowo memiliki sejumlah strategi soal menumpaskan radikalisme di Indonesia.

Hal itu disampaikan Allan melalui akun Twitternya @AllanNairn14 pada Senin (15/4/2019). Di awal tulisannya, Allan disebutnya sedang membuat rencana untuk melakukan penangkapan massal terhadap lawan politik dan sekutunya.

“Prabowo Subianto, seorang pensiunan jenderal yang sekarang mencari kepresidenan Indonesia, telah membuat rencana untuk melakukan penangkapan massal terhadap lawan politik dan sekutunya saat ini,” tulis Allan.

Tulisannya itu diunggah ke dalam akun blognya allannairn.org dan disertai empat lembar dokumen yang dia klaim sebagai notulensi rapat yang digelar Prabowo di kediamannya pada 21 Desember 2018.

Rapat itu digelar usai Prabowo bertemu dengan SBY di kediamannya, Jalan Mega Kuningan Timur, Jakarta Selatan. Dalam laporan itu disebutkan hanya orang-orang yang berada di lingkaran ‘satu’ Prabowo yang dapat hadir dalam rapat itu. PT BESTPROFIT

Peserta rapat tersebut hadir sejumlah purnawirawan TNI, petinggi partai beserta aktivis. Seperti Letjen TNI (purn) Yohannes Suryo Prabowo, Letnan Jenderal TNI (purn) Yunus Yosflah (Wakil Ketua Dewan Penasihat), Laksamana TNI (purn) Tedjo Edhy Purdijanto (Wakil Ketua Dewan Penasihat), Mayjen (Purn) Glenny Kairupan (Direktur Penggalangan) dan yang lainnya.

Selain itu ada Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon dan Arief Puyouno juga turut hadir. Dalam laporan itu disampaikan bahwa Prabowo berkomitmen untuk menghancurkan radikalisme di Indonesia. Di sana ia disebutkan sudah bekerjasama dengan Amerika Serikat, Singapura dan Australia yang dinilai sudah memberikan sinyal dukungan untuk Prabowo – Sandiaga.

Berikut ialah notulensi rapat tersebut:

1. Komjen Pol (Purn) Moch Sofjan Jacoeb sudah ditunjuk utuk menentukan siapa yang akan diusulkan ke DPR oleh Presiden terpilih untuk menjabat sebagai Kapolri baru. Kapolri yang ditunjuk adalah sosok yang tegas dan nasionalis sejati, namanya tentu belum dlsebut dalam rapat itu. Tugas pertama Kapolri baru ada|ah melemahkan gerakan HTI dan FPI; menangkap ulama-ulama radlkal untuk menunjukkan pada Amerika dan sekutu bahwa Prabowo-Sandi tegas mengatakan radikalismeme dan terorisme di Asia Tenggara.

2. Mayor Jenderal Anfin Seman diberi tugas untuk menyusun daftar nama yang cocok untuk menjabat sebagai Kepala Badan Intelijen Negara; perombakan besar-besaran dl tubuh BIN akan mengarah pada agenda penyerangan terhadap Iawan politik dan pelumpuhan kelompok HTI, FPI, JAD, dan yang setara dengan itu.

Tugas Iain dari BIN nanti adalah melemahkan partai koalisi untuk meningkatkan dominasi Gerindra dalam pemerintahan: PKS dan Partai Demokrat akan digembosi habis-habisan melalui berbagai kasus korupsi lama dan yang baru. Para petinggi partai akan dipenjara karena korupsi. Dengan begitu, Prabowo tampak sebagai presiden yang kuat dan tegas dalam menegakkan hukum.

3. Gatot Nurmantyo diberi kepercayaan untuk menentukan siapa Panglima TNI yang baru; Peran Angkatan Darat akan diperkuat seperti pada jaman Orde Baru

4. Fadli Zon dan Fahri Hamzah ditugaskan untuk menentukan siapa Jaksa Agung baru. Tugas utama Jaksa Agung baru adalah mengadili sebanyak-banyaknya lawan politik dari PDI Perjuangan, Nasdem, Golkar, PKB, dan PPP.

5. KPK harus dikendalikan dengan memperkuat peran kelompok Bambang Widjayanto; para komisoner KPK akan diserang dengan berbagai isu oleh orang dalam untuk menjatuhkan mereka di tengah jalan lalu Prabowo akan mengendalikan siapa kandidat komisioner yang baru. Ketua KPK Agus Raharjo, Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif, dan Saut Situmorang adalah tiga target utama dalam operasi pengendalian KPK pasca-pemilu. Ketiga pimpinan KPK ini dinilai oleh kubu Prabowo pro kepada pemerintahan Presiden Jokowi saat ini.

Sumber: suara.com

Cerita WNI Terlama di Ethiopia Berikan Hak Suara Demi Kemajuan Indonesia

Cerita WNI Terlama di Ethiopia Berikan Hak Suara Demi Kemajuan Indonesia

BESTPROFIT – Savitri Ari Ernaningtyas, Warga Negara Indonesia (WNI) yang sudah tinggal di Ethiopia selama 20 tahun, pada Sabtu (13 April 2019) mendatangi tempat Kotak Suara Keliling (KSK) di kota Hawassa untuk memberikan suara pada Pemilu 2019.

“Saya datang memberikan suara saya di tempat kotak suara keliling, tidak saja karena itu menjadi hak demokrasi saya, juga karena saya cinta dan rindu Indonesia. Saya ingin Indonesia bertambah maju”, kata Savitri sebagaimana diungkapkannya kepada Al Busyra Basnur, Duta Besar RI untuk Ethiopia, Djibouti dan Uni Afrika, Sabtu (13/4) di Hawassa, yang berpenduduk 400.000 jiwa dan terletak 275 km selatan kota Addis Ababa, ibu kota Ethiopia.

Savitri yang memiliki dua orang putra dari suami warga negara Ethiopia, adalah warga negara Indonesia yang paling lama bermukim di Ethiopia, negara berpenduduk 108 juta dan terbesar kedua di Afrika, demikian menurut keterangan tertulis dari KBRI di Addis Ababa, Minggu.

“Saya bertemu dengan suami saya di Yogyakarta tahun 1986, ketika sama-sama kuliah di Universitas Gajah Mada (UGM). Setelah kami menikah, tahun 1999 kami pindah dan sama-sama bekerja di Ethiopia”, kenang Savitri. PT BESTPROFIT

Savitri sering merasa rindu kepada Indonesia. Namun dalam masa 20 tahun bermukim di Ethiopia, Savitri baru satu kali pulang ke Indonesia, itupun 10 tahun yang lalu. BEST PROFIT

“Setiap kali saya merasa rindu dengan Indonesia, saya selalu mendengarkan lagu-lagu Indonesia yang saya sukai. Saya punya banyak koleksi lagu Indonesia. Lagu adalah pengobat rasa rindu saya kepada Indonesia”, jelasnya.

Sumber: suara.com