PT Best Profit Futures Jambi

Tag Archives: PT Best Profit

Sri Mulyani, Biden & Ilmuwan Bicara Ancaman Ngeri dari Covid!

INFOGRAFIS, Lebih Ngeri dari Covid, Bumi Mendekati Titik Krisi Iklim
Foto: Infografis/ Krisis Iklim/ Edward Ricardo

PT BESTPROFIT FUTURES JAMBI  – Dunia saat ini masih dicekam kekhawatiran dan disibukkan oleh penanganan pandemi Covid-19. Namun, banyak yang abai bahwa ada “pandemi” yang menjangkiti bumi dan memiliki efek mematikan bagi manusia seperti Covid-19, yakni perubahan iklim.

Adalah Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang menyatakan bahwa ada ancaman lain yang saat ini mengancam warga negara seluruh dunia, yang dampaknya sama besarnya dengan pandemi Covid-19. PT BESTPROFIT

“Climate change adalah global disaster yang magnitude-nya diperkirakan akan sama seperti pandemi Covid-19,” ujarnya dalam ESG (Environmental, Social, and Governance) Capital Market Summit.

Acara tersebut digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) guna memperingati diaktifkannya kembali pasar modal, bersama self regulatory organization (SRO) seperti PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjamin Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentra Efek Indonesia (KSEI). BEST PROFIT

ESG adalah prinsip investasi yang tidak hanya mengejar keuntungan melainkan berusaha menciptakan nilai keberlanjutan dari aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola yang baik. Isu ini pertama kali diangkat dalam laporan Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) berjudul “Principles for Responsible Investment (PRI)” yang dirilis pada 2006.

 Menurut laporan BNP Paribas berjudul “ESG Global Survey 2019″, mayoritas pengelola menyatakan akan meningkatkan alokasi dananya ke investasi berprinsip ESG. Hal ini meningkat dibandingkan dengan temuan survei pada tahun-tahun sebelumnya, yang menunjukkan kian tingginya kepedulian investor dengan isu lingkungan.

Dalam forum investasi mawas lingkungan tersebut, Sri Mulyani menyebutkan bahwa kesamaan bencana pandemi dan bencana perubahan iklim terletak pada dampaknya yang luas dan bisa menerpa seluruh negara, serta memicu kematian masif jika tidak ditangani dengan tepat. BESTPROFIT

Namun keduanya berbeda dalam hal mitigasi. Covid-19 muncul tanpa peringatan, tak ada yang bisa memprediksi pola dan alur penyebarannya. Sementara itu, perubahan iklim adalah ancaman yang sudah diprediksi dan diperingatkan oleh para ilmuwan di berbagai negara.

“Bahkan sama seperti pandemi, negara yang paling tidak siap dari sisi sistem kesehatannya, dari sisi kemampuan fiskalnya, dari sisi disiplinnya dan dari kemampuan untuk mendapatkan vaksin dan melakukan vaksinasi mereka mungkin akan terkena paling berat dampaknya,” kata dia.

Sayangnya, aspek mitigasi ini belum terejawantah dalam perubahan kebiasaan kita. Jika warga dunia kini terbiasa dengan social distancing dan protokol kesehatan, maka perubahan iklim belum berujung pada perubahan kebiasaan pola konsumsi energi dan sumber daya lainnya. PT BESTPROFIT FUTURES

Di satu sisi masyarakat belum terbiasa dengan diet emisi karbon, atau inisiatif untuk mengurangi aktivitas polusi, di sisi lain mayoritas negara di seluruh dunia belum melakukan perubahan kebijakan yang drastis untuk membuat aktivitas industri dan bisnis menjadi lebih ramah lingkungan.

Bagi Indonesia, desakan untuk melakukan kebijakan pencegahan pemanasan global tidak lagi bisa ditawar, terutama karena riset menunjukkan bahwa Republik ini ternyata terposisi sebagai negara yang paling rentan dengan efek perubahan iklim. BPF

Sumber : Jakarta, CNBC Indonesia

Malaysia Damai dengan Covid? Status Darurat Segera Dicabut

A Malaysian national flag is on display in front of the prime minister's office building in Putrajaya, Malaysia Friday, March 20, 2020. Malaysian government issued a movement order to the public starting from March 18 until March 31 to block the spread of the new coronavirus. For most people the new coronavirus causes only mild or moderate symptoms, but for some it can cause more severe illness. (AP Photo/Vincent Thian)
 Foto: Kantor perdana menteri Malaysia di Putrajaya, Malaysia. (AP Photo/Vincent Thian)

 

PT BESTPROFIT FUTURES JAMBI – Malaysia sepertinya akan ‘berdamai’ dengan Covid-19. Negeri ini dikabarkan tidak akan memperpanjang status darurat Covid-19 yang diberlakukan sejak Januari hingga 1 Agustus 2021.

Melansir Reuters, Menteri Hukum Malaysia Takiyuddin Hassan menegaskan pemerintah tidak akan meminta Raja, Sultan Abdullah Ahmad Shah, untuk memperpanjang keadaan darurat ketika berakhir. Ini ditegaskannya dalam rapat dengan parlemen Malaysia, Senin (26/7/2021). PT BESTPROFIT

Sebelumnya penetapan status darurat menjadi polemik sendiri pada politik Malaysia. Pemerintah Perdana Menteri Muhyiddin menegaskan status itu penting untuk menekan penyebaran Covid-19.

Namun oposisi pemerintah menilai ini langkah Muhyiddin menyetop upaya pelengserannya karena berubahnya dukungan terhadap dirinya di parlemen. Raja Malaysia sendiri telah mengumpulkan tokoh penting Malaysia dan semua sultan negara bagian dua bulan lalu untuk membahas perpanjangan masa darurat.

BEST PROFIT

Sementara itu, Malaysia juga merencanakan membuka kembali ekonomi dan mencabut lockdown nasional melalui aturan kontrol pergerakan (MCO) Oktober nanti. Hal ini ditegaskan Muhyiddin dalam kesempatan berbeda, Senin.

“Insya Allah, dengan upaya berkelanjutan untuk mendorong proses pemulihan dan program imunisasi berjalan lancar, kami berharap sebagian besar negara bagian akan memasuki fase keempat (pelonggaran) pada awal Oktober,” katanya dikutip Strait Times.

Fase empat merupakan level terendah dari pembatasan MCO. Orang-orang bisa kembali hidup normal, dengan sebagian besar sektor ekonomi diizinkan dibuka dengan protokol kesehatan dan pelacakan kontak serta jarak sosial.

Saat ini Malaysia masih dalam fase 4 MCO. Di mana hanya layanan penting yang diizinkan beriperasi. Pergerakan orang dan bisnis dikunci. Namun Muhyiddin menegaskan kebijakan ini akan dievaluasi sesuai situasi terkini. Termasuk intervensi pemerintah secara tiba-tiba jika diperlukan. BESTPROFIT

Saat ini, kasus Covid-19 Malaysia terus mengalami kenaikan meski lockdown dilakukan. Minggu, kasus harian bahkan rekor mencapai 17 ribu orang. Per Senin angka kasus harian memang sedikit turun ke angka 14 ribu. Namun, kasus kematian rekor karena mencapai angka tertinggi baru 207 jiwa dalam sehari. PT BESTPROFIT FUTURES

“Ada 1.009 pasien di unit perawatan intensif, dengan 524 membutuhkan bantuan pernapasan,” kata Kementerian Kesehatan Malaysia.

Secara total, saat ini ada 1.027.954 kasus di Malaysia sejak Covid-19 mewabah. Di mana 165.840 di antaranya adalah kasus aktif.

Penguncian merugikan ekonomi senilai 1 miliar ringgit (US$ 239 juta) per hari. Sejumlah analis memangkas perkiraan pertumbuhan PDB 2021 Malaysia menjadi 4,4% dari terakhir 5,3%. BPF

Sumber: Jakarta, CNBC Indnesia

 

YLKI Minta PLN Tak Salah Tagihan Listrik Lagi

PLN
 Foto: PLN
PT BESTPROFIT
PT BESTPROFIT FUTURES JAMBI  Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) meminta kepada PT PLN (Persero) agar dalam penagihan listrik tidak ada lagi kesalahan, terutama saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 ini.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi.

Dia mengatakan, bagi pelanggan yang tidak mendapatkan subsidi, tapi tiba-tiba mendapatkan tagihan yang melonjak, maka ini akan membuat heboh publik. Masalah ini menurutnya bisa diantisipasi oleh PLN dan pemerintah.

“Gak dapat subsidi, lalu dapat tagihan yang melonjak, nanti masyarakat heboh lagi dengan tagihan yang melonjak lagi, sehingga harus diantisipasi PLN dan pemerintah,” paparnya dalam wawancara Energy Corner CNBC Indonesia, Senin (26/07/2021).

Selain mengantisipasi salah tagih lagi, Tulus juga meminta kepada PLN untuk menjaga keandalan pasokan listrik.

“Kalau masukan-masukan dari stakeholder yang saya jaring, isu diskon pada konsumen listrik ini bahwa PLN dan pemerintah harus jaga keandalan listrik,” tuturnya.

Sementara itu, PT PLN (Persero) mengajak masyarakat untuk melakukan catat meter secara mandiri melalui fitur Swadaya Catat Angka Meter (SwaCam) pada aplikasi PLN Mobile.

Pencatatan secara mandiri saat pandemi sangat membantu di tengah aturan pembatasan mobilitas masyarakat kala pandemi. BESTPROFIT

Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril mengatakan, selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, terkadang petugas PLN sulit masuk ke beberapa RT dan RW yang melakukan penguncian wilayah (lockdown), sehingga petugas catat meter tidak bisa masuk ke area perumahan tersebut.

Oleh karena itu, PLN mengajak agar masyarakat mau melakukan catat meter secara mandiri.

“Misal lockdown di RT RW gak bisa dimasuki petugas catat meter, kita bisa catat meter sendiri kita gunakan SwaCam,” kata Bob dalam diskusi acara Ruang Energi, Kamis (22/07/2021).

Bob menyebut, catat meter yang dilakukan secara mandiri sangat mudah dilakukan. PT BESTPROFIT FUTURES

“Kita bisa catat meter sendiri, kita gunakan SwaCam, ini bisa dilakukan. Ini layanan kita mengajak semua, lagi PPKM saat ini stay at home tolong catat meter lewat SwaCam,” pintanya. BPF

Sumber: Jakarta, CNBC Indonesia

Soal Bansos & Obat Covid-19, Luhut: Jangan Ada Terlewat!

Luhut Binsar Pandjaitan dalam acara CNBC Indonesia Economic Outlook dengan tema
 Foto: Luhut Binsar Pandjaitan dalam acara CNBC Indonesia Economic Outlook dengan tema

 

PT BESTPROFIT FUTURES JAMBI – Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menginstruksikan agar penyaluran distribusi paket obat dan bantuan sosial (bansos) mendapatkan pengawasan ketat.

Luhut, yang merupakan Koordinator PPKM Darurat wilayah Jawa dan Bali menginginkan agar distribusi paket obat dan bansos betul-betul sampai ke masyarakat yang membutuhkan.

“Saya minta kepada semua teman-teman, distribusi obat ini semua di data dengan baik,” kata Luhut dalam rapat koordinasi bersama sejumlah kepala daerah, seperti dikutip dalam keterangan resmi, Selasa (20/7/2021). BEST PROFIT

Sampai saat ini, distribusi paket obat dan bansos sudah mulai dibagikan di berbagai provinsi di Jawa dan Bali, yaitu DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, D.I. Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali.

Pembagian tersebut dilaksanakan oleh anggota dari TNI dan Polri bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan untuk paket obat dan juga Kementerian Sosial untuk penyaluran bansos. BESTPROFIT

“Untuk seluruh anggota TNI dan Polri seluruh Pangdam, saya minta kalian betul-betul lihat di lapangan saat kalian memberikan paket obat dan bansos tersebut. Jangan ada yang kalian lewatkan,” katanya.

Pembagian obat dan bansos sudah dilakukan sejak minggu lalu. Terdapat 3 paket obat yang didistribusikan untuk mereka yang melaksanakan isolasi mandiri dan juga yang berada dalam perawatan di rumah sakit. PT BESTPROFIT FUTURES
BPF

Sumber :Jakarta, CNBC Indonesia