PT Best Profit Futures Jambi

Tag Archives: PT Bestprofit Futures

LPS Turunkan Tingkat Bunga Penjaminan Sebesar 25 Basis Poin

LPS Turunkan Tingkat Bunga Penjaminan Sebesar 25 Basis Poin

PT BESTPROFIT FUTURES JAMBI – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) melalui Rapat Dewan Komisioner (RDK) pada hari Senin (23/3/2020) lalu telah menetapkan penurunan tingkat bunga penjaminan untuk simpanan Rupiah di Bank Umum dan simpanan Rupiah di BPR sebesar 25 bps (basis poin) dan mempertahankan tingkat bunga penjaminan untuk valuta asing di Bank Umum. PT BESTPROFIT

Dengan demikian, tingkat bunga penjaminan LPS untuk Bank Umum dalam bentuk simpanan rupiah 5,75 persen. Sementara dalam bentuk valas 1,75 persen. BEST PROFIT

Untuk Bank Perkreditan Rakyat, tingkat bunga penjaminannya sebesar 8,25 persen. Tingkat bunga penjaminan tersebut berlaku sejak 26 Maret 2020 sampai dengan 29 Mei 2020. BESTPROFIT

Kebijakan penurunan Tingkat Bunga Penjaminan simpanan tersebut didasarkan pada perkembangan terkini dari suku bunga simpanan, kondisi likuiditas perbankan, kondisi perekonomian, dan stabilitas sistem keuangan. PT BESTPROFIT FUTURES

Ketua Dewan Komisioner LPS Halim Alamsyah menjelaskan bahwa kondisi dan prospek likuiditas perbankan terpantau relatif stabil meskipun terdapat beberapa beberapa faktor risiko yang tendensinya meningkat.

“Kondisi Stabilitas Sistem Keuangan (SSK) juga masih terjaga di tengah adanya tekanan pada kinerja pasar keuangan serta adanya potensi perlambatan pada kinerja perekonomian,” kata Halim dalam keterangannya, Rabu (25/3/2020).

LPS terbuka untuk melakukan penyesuaian terhadap kebijakan Tingkat Bunga Penjaminan simpanan dengan mempertimbangkan respon perbankan terhadap pemangkasan bunga kebijakan moneter, dinamika berbagai faktor ekonomi, dan stabilitas sistem keuangan yang potensial mempengaruhi likuiditas perbankan.

Sesuai dengan ketentuan program penjaminan simpanan, LPS meminta agar bank menyampaikan kepada nasabah penyimpan mengenai Tingkat Bunga Penjaminan simpanan yang berlaku.
“Apabila nasabah penyimpan menerima hasil bunga melebihi tingkat bunga penjaminan LPS, maka simpanan nasabah tersebut menjadi tidak dijamin LPS,” tutur Halim.

 

 

Sumber : suara.com

BI Jamin Uang Kertas yang Beredar Bersih dari Virus Corona

BI Jamin Uang Kertas yang Beredar Bersih dari Virus Corona

PT BESTPROFIT FUTURES JAMBI – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memastikan uang kertas yang beredar di masyarakat higienis. Sehingga, aman digunakan untuk masyarakat. PT BESTPROFIT

“Kami memastikan uang beredar higienis, uang yang masuk dari perbankan untuk memitigasi penyebaran (Virus Covid-19) kemudian uang bisa digunakan oleh masyarakat,” ujar Perry lewat Video Conference di Jakarta, Selasa (24/3/2020). BEST PROFIT

Selain itu, Perry juga memastikan ketersedian uang di Anjungan Tunai Mandiri juga tersedia. Pasalnya, BI telah menyebarkan uang-uang tersebut ke perbankan-perbankan. BESTPROFIT

“Kami sudah melakukan persedian (uang kertas) lebih dulu,” kata dia. PT BESTPROFIT FUTURES

Kendati begitu, ia tetap menganjurkan masyarakat agar bisa bertransaksi lewat non tunai. Apalagi, pihaknya telah mempermudah SKNBI atau Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia.

“Dalam hal ini dunia industri perbankan maupun asosiasi sudah sepakat memperpanjang masa berlakunya Merchant Discount 0 persen dari Mei menjadi September 2020,” ucap dia.

 

 

 

Sumber : suara.com

3 Hal Sepele Ini Ternyata Bisa Buat Ekonomi Indonesia Bangkit dari Corona

3 Hal Sepele Ini Ternyata Bisa Buat Ekonomi Indonesia Bangkit dari Corona

PT BESTPROFIT FUTURES JAMBI – Praktisi Saham dari May Institute, Ellen May mengatakan, akibat merebaknya virus corona atau Covid-19 membuat sejumlah aktivitas perekonomian nasional sedikit lumpuh akibat kebijakan karantina mandiri sehingga mengganggu roda perekonomian. PT BESTPROFIT

“Aktivitas perkantoran, pariwisata, dan bisnis dihentikan. Sekolah diliburkan. Anak muda dipisahkan dari orang tua. Restoran dan hotel sepi. Demikian pula bisnis transportasi. Mall sepi bagaikan kuburan,” kata Ellen seperti dikutip dari blog pribadinya, Senin (23/3/2020). BEST PROFIT

Ellen menuturkan, dengan kebijakan tersebut, mobilitas manusia menjadi menurun, omset menurun dan pengusaha terancam gulung tikar. BESTPROFIT

“Karena terpaksa dan tak sanggup membayar biaya operasional, banyak pengusaha terpaksa menutup bisnisnya dan melakukan PHK, atau pengurangan gaji karyawan. Sementara itu, pekerja harian yang mendapat penghasilan tidak tetap, seperti driver ojek online, mengeluh kehilangan pendapatan,” katanya. PT BESTPROFIT FUTURES

Lantas apa yang bisa dilakukan agar ekonomi Indonesia bisa kembali berputar. Setidaknya, ada tiga hal yang bisa dilakukan. Tiga hal yang terlihat sepele, namun bisa memberi dampak luar biasa bagi Indonesia.

Stay at home! Jaga kebersihan kesehatan, jangan keluyuran

Kenyataannya, masih banyak juga anak muda yang nongkrong di cafe, masih banyak yang ngeyel menjalankan acara pernikahan sampai dibubarkan paksa, masih banyak anak-anak di luar pengawasan orang tua yang ngegame di warnet, dan masih banyak manusia yang pergi ke tempat wisata untuk berlibur.

“Satu hal yang ingin saya sampaikan dan saya tegaskan, jangan bebal, jangan ndablek, jangan egois,” katanya.

Putar otak, cari jalan untuk dapatkan penghasilan tambahan

“Ketika krisis terjadi, apa pun penyebabnya, selain banyak orang bangkrut, namun seringkali muncul orang kaya baru. Mengapa hal itu bisa terjadi? Karena banyak orang yang berfokus pada masalah, dan sedikit orang yang terus berjuang, berfokus pada solusi, berpikir bahwa saya bisa,” katanya.

Saat ini, banyak bisnis yang justru malah diuntungkan dengan banyaknya aktivitas yang dijalankan di rumah. Seperti yang saya bahas pada artikel sebelumnya di ellen-may.com/blog.

Praktisi Saham dari May Institute, Ellen May.
Praktisi Saham dari May Institute, Ellen May.

Tidak hanya sektor kesehatan seperti masker, hand sanitizer, dan lain sebagainya yang diburu. Namun juga sektor barang konsumsi, kebutuhan sehari-hari, peralatan untuk bekerja di rumah, sektor industri online, baik itu pendidikan maupun hiburan.

Bantu orang lain di lingkungan terdekatmu dulu

Dalam kondisi seperti ini, banyak sekali dilakukan penggalangan dana, baik untuk petugas kebersihan, keamanan, kasih makan gratis buat bapak ojol, bagi-bagi peralatan kesehatan dan sanitasi massal, maupun sumbangan alat kesehatan untuk rumah sakit. Semuanya itu baik, baik, dan sangat baik.

Dan akan lebih baik jika kita peduli juga dengan lingkungan terdekat kita. Siapa mereka?

Pembantu rumah tangga, karyawan, tukang parkir depan rumah, satpam yang bekerja di kantor/apartemen tempat kita tinggal, tetangga, tetangga, bahkan saudara terdekat.

Sudahkah kita membantu mereka dengan hal-hal kecil dari kebutuhan basic mereka, seperti beras, masker, vitamin, dan hand sanitizer?

Bayangkan, jika semua orang melakukan hal yang sama, peduli pada lingkungannya, dan kemudian baru lingkungan yang jauh, maka semua akan sejahtera.

“Saat ini, adalah waktu di mana ketika kita harus lebih memikirkan kepentingan bersama, di mana ketika kita menolong orang lain, justru akan menolong diri sendiri,” pungkasnya.

 

 

Sumber : suara.com

Jokowi Teken Inpres Realokasi Anggaran Rp 10 T untuk Penanganan Corona

Jokowi Teken Inpres Realokasi Anggaran Rp 10 T untuk Penanganan Corona

PT BESTPROFIT FUTURES JAMBI – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) telah meneken Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Refocussing Kegiatan, Realokasi Anggaran serta Pengadaan Barang dan Jasa dalam rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). PT BESTPROFIT

Seperti dilansir dalam keterangan tertulis Kementerian Keuangan, dalam beleid itu meminta Kementerian / Lembaga (K/L) untuk mengutamakan alokasi anggaran yang ada untuk mempercepat penanganan Covid-19 atau virus corona sesuai protokol penanganan. PT BESTPROFIT

Pemerintah Indonesia pada 11 Maret 2020 silam telah menyebut langkah refocussing kegiatan, realokasi anggaran dan pengadaan barang dan jasa sebagai upaya yang ditempuh Pemerintah dalam percepatan penanganan Covid-19. BEST PROFIT

Kementerian/Lembaga (K/L) dan Pemerintah Daerah (Pemda) diminta untuk segera merevisi anggaran dan mengajukan kepada Menteri Keuangan (Menkeu). BESTPROFIT

Kemudian, Inpres ini juga mengatur agar K/L mempercepat pelaksanaan pengadaan barang dan jasa untuk penanggulangan Covid-19 dengan memperluas dan mempermudah akses sesuai UU Penanggulangan Bencana dan aturan turunannya. PT BESTPROFIT FUTURES

Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan ada beberapa anggaran belanja K/L yang dapat direalokasi untuk refocusing belanja pada pencegahan dan penanganan virus corona atau COVID-19. Nilai realokasi anggaran K/L tersebut diperkirakan sebesar hingga Rp 10 triliun.

Anggaran yang dapat direalokasikan adalah kegiatan yang secara umum kurang prioritas, dana yang masih diblokir, yang belum ditenderkan, kegiatan yang dibatalkan karena situasi yang berubah seperti wabah COVID-19 ini.

“Kegiatan yang bisa direvisi adalah kegiatan yang bukan prioritas, kegiatan yang dibatalkan karena situasinya berubah,” kata Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KiTa (Kinerja dan Fakta) yang dilakukan secara online melalui video conference di Jakarta.

Kemudian belanja barang atau belanja yang tidak mendesak atau kegiatannya direkomendasikan untuk dikurangi, seperti perjalanan dinas, pertemuan/rapat/seminar/workshop dan sebagainya dengan peserta dalam jumlah banyak, dan penyelenggaran event atau kegiatan yang menghadirkan banyak peserta, dan event promosi.

Selanjutnya, belanja modal yang bukan prioritas dan belum ada perikatan, seperti masih diblokir, masih dalam proses tender, dan sisa lelang.

 

 

 

Sumber : suara.com