PT Best Profit Futures Jambi

Tag Archives: PT Bestprofit

Kanker Ovarium Stadium 4, Nenek 76 Tahun Pilih Segera Menikah

Kanker Ovarium Stadium 4, Nenek 76 Tahun Pilih Segera Menikah

BEST PROFIT – Cinta tidaklah mengenal waktu dan usia. Walau sedang berjuang melawanpenyakit ganas , seorang nenek 76 tahun memilih mewujudkan mimpi untuk menikah dengan pacarnya yang berusia 80 tahun.

Dilansir dari World of Buzz, Peggy Chai divonis kanker stadium 4 dan sisa umurnya tidak lama lagi. Namun kenyataan itu tidak menyurutkan Chan Teck Kong untuk menikahi Peggy.

Upacara pernikahan yang sederhana pun digelar pada 11 Januari 2019 lalu di Rumah Sakit Umum Sarawak, Kuching, Malaysia.

Momen manis itu diabadikan dalam video yang kemudian dibagikan di Facebook. Dalam video tersebut, terlihat Chan mendorong Peggy yang berada di kursi roda ke sebuah ruangan di rumah sakit sambil diiringi nyanyian paduan suara serta alunan biola. Di dalam kamar, kedua sejoli itu akhirnya bertukar sumpah sehidup semati.

Berbicara kepada Utusan Borneo, Chan memberi tahu mereka bahwa keinginan terakhir Peggy adalah pernikahan mereka. BESTPROFIT

”Aku akan merawatnya selama sisa hari-harinya. Saya sangat mencintainya, kata-kata tidak bisa menggambarkan perasaan saya,” ujarnya.

Ilustrasi pasangan kakek nenek. (Shutterstock)

 

Pasangan ini bertemu 30 tahun yang lalu ketika Peggy mendaftar ke kelas dansa Chan. Romansa mereka berdua pun tumbuh setelah Peggy kehilangan suaminya.

Chan pensiun pada 2015 lalu dan mendedikasikan waktu serta energinya untuk merawat Peggy yang menderita kanker ovarium stadium 4. Sampai akhirnya sekitar dua bulan lalu, Peggy dirawat intensif di unit perawatan paliatif di Sarawak GH. PT BESTPROFIT

”Beberapa hari sebelum kami menikah Jumat lalu, ia memberi tahu Pastor Wong yang mengunjungi pasien di rumah sakit secara teratur bahwa ia ingin menikah denganku. Dia punya banyak energi hari itu,” kata Chan.

”Saya pergi keluar untuk membeli barang-barang dan ketika saya kembali, Pastor Wong memberi tahu saya keinginan Peggy. Saya langsung setuju untuk menikahinya,” ucap Chan menambahkan.

Chan menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para dokter, perawat, dan staf rumah sakit. Mereka semua dianggap sangat berjasa dalam mewujudkan pernikahan impiannya.

Dia juga berterima kasih kepada mereka karena membantu keinginan Peggy menjadi kenyataan di sisa hidupnya. Kisah ini pun meraih simpati dan mendapat ucapan selamat serta doa dari netizen di media sosial.

Sumber: suara.com

Dikirim Lewat Ojek Online, Ini Penampakan Piala Kebohongan Award Prabowo

Dikirim Lewat Ojek Online, Ini Penampakan Piala Kebohongan Award Prabowo

BESTPROFIT – Calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto – Sandiaga Uno mendapatkan penghargaan Kebohongan Award Awal Tahun 2019. Penghargaan itu dikirimkan ke Prabowo – Sandiaga dengan menggunakan jasa ojek online.

Kebohongan Award ini diberikan partai pendukung Jokowi – Maruf Amin, PSI. Kebohongan Award ini sindiran karena tim Prabowo Sandiaga dinilai sering melontarkan kabar bohong atau hoaks.

Kebohongan Award itu juga diberikan kepada Politisi Demokrat Andi Arief karena dinilai menyebarkan isu surat suara dicoblos. PSI memberikan tiga penghargaan yang sudah mereka namakan sendiri, tiga penghargaan itu antara lain penghargaan Kebohongan Terlebay kepada Prabowo Subianto, penghargaan Kebohongan Terhakiki kepada Sandiaga Uno, serta Penghargaan Kebohongan Terhalu kepada Andi Arief. PT BESTPROFIT

PSI berikan Kebohongan Award Prabowo - Sandiaga. (Suara.com/Tyo)

Ketiga piala dan piagam penghargaan itu dikirim langsung oleh PSI menggunakan jasa antar ojek online. Dua penghargaan dikirim ke kantor BPN Prabowo-Sandi di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru dan satu lagi ke kantor DPP Demokrat di Jalan Proklamasi, Menteng, Jumat (4/1/2019) siang dari kantor DPP PSI di Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat.

“Nantinya ini akan dikirim melalui jasa ojek online, kami sudah siapkan dua ojek online untuk mengantarkannya,” kata Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni di Kantor PSI.

Raja Juli mengatakan ketiga lawan politiknya itu sebagai produser hoaks. Bahkan Prabowo, Sandiaga dan Andi Arief disebut menciptakan tsunami hoaks. BEST PROFIT

“Awal tahun 2019 kita sudah diserang tsunami hoaks, maka sekarang kami perlu memberikan Kebohongan Award kepada tiga orang ‘produser hoaks’ di negeri ini sebagai pengingat untuk kita bersama bahwa ini berbahaya, kebohongan yang luar biasa, maka kami sebut ini bencana, tsunami hoaks,” kata Juli.

PSI berikan Kebohongan Award Prabowo - Sandiaga. (Suara.com/Tyo)

 

Sumber: suara.com

Ma’ruf Amin Kini Menyesal Jadi Saksi Memberatkan Ahok, Videonya Viral

Ma'ruf Amin Kini Menyesal Jadi Saksi Memberatkan Ahok, Videonya Viral

BESTPROFIT – Maruf Amin , Calon Wakil Presiden nomor urut 1, dikabarkan menyesal telah mejadi saksi yang memberatkan untuk ahok dalam kasus penistaan agama.

Video berisi pengakuan Maruf Amin yang mengakui dulu terpaksa menjadi saksi memberatkan bagi mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam kasus penodaan agama, viral di media-media sosial.

Rekaman tersebut diunggah oleh akun Twitter @Mentimoen, Kamis (3/12/2018). Selain mengunggah video tersebut, akun itu juga menuliskan Maruf Amin menyesal menjadi saksi yang memberatkan Ahok.

“Cawapres Maruf Amin menyatakan menyesal menjadi saksi sehingga memberatkan Ahok dan menyebabkan Ahok masuk penjara. Dia melakukan karena terpaksa,” tulis akun @Mentimoen.

Dalam video yang diunggah @Mentimoen tersebut, Maruf Amin diwawancarai oleh komendian tunggal Kemal Pahlevi. PT BESTPROFIT

Kemal pada video itu menyampaikan satu pertanyaan dari warganet kepada Maruf, mengenai peran sang kiai dalam persidangan kasus penodaan agama.

“Ngomongin soal pak Ahok ni bah, ini dari si Dian Bagus ya bah, pernah nyesel nggak sih jadi saksi buat Pak Ahok yang memberatkan Pak Ahok masuk penjara gitu?” tanya Kemal.

Maruf langsung menjawab, dirinya terpaksa karena situasi yang mengharuskannya bersaksi untuk proses penegakkan hukum.

“Iya tentu saja, cuma karena terpaksa saja kan. Iya tentu saja siapa yang ingin memberatkan orang, kan enggak mau,” jawab Maruf.

Ketua nonaktif MUI itu mengakui dirinya tak ingin memberatkan orang lain, termasuk menyusahkan Ahok.

Kemal lantas kembali mempertegas pertanyaanya kepada Ma’ruf.

“Jadi terpaksa gitu bah?” tanya Kemal.

Maruf mengakui dirinya terpaksa.

“Iya [terpaksa],” kata Maruf.

Untuk diketahui, Maruf pernah menjadi saksi dalam sidang dugaan penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Pengadilan Negeri Jakarta Utara yang digelar di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (31/1/2017).

Ahok kekinian tengah menjalani masa hukuman 2 tahun penjara karena dinilai bersalah pada kasus penodaan agama. BEST PROFIT

Kasus itu mulai bergulir karena Ahok mengutip surah Al Maidah ayat 51 saat berpidato. Ia lantas dilaporkan sejumlah pihak atas tuduhan penodaan agama.

Persoalan itu tidak hitam-putih, dipenuhi sikap pro maupun kontra. Pihak pro-Ahok menilai pengutipan ayat itu bukan untuk menistakan kitab suci umat Islam. Sementara yang kontra menyebut pengutipan itu tak bisa dibenarkan.

Karena timbul polemik, Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang dipimpin Maruf Amin menerbitkan fatwa tentang kasus Ahok.

Dalam fatwanya, MUI menilai pernyataan Ahok bisa dikategorikan sebagai penghinaan terhadap Alquran dan ulama. Fatwa itu sendiri diterbitkan saat masa Pilkada DKI Jakarta 2017, di mana Ahok menjadi peserta petahana.

Saat persidangan Ahok, Maruf Amin juga didatangkan sebagai saksi yang memberatkan. Kala itu, Maruf Amin mengatakan ucapan Ahok menyebabkan kemarahan warga Pulau Pramuka, tempat ia mengutip ayat tersebut saat berpidato.

Ahok pada 24 Januari akan menghirup udara bebas setelah menjalani hukumannya dan mendapatkan remisi.

Sumber: suara.com

PDIP Serahkan Dana Kampanye Rp 118 M ke KPU, Sumbangan Terbanyak dari Caleg

PDIP Serahkan Dana Kampanye Rp 118 M ke KPU, Sumbangan Terbanyak dari Caleg

PT BESTPROFIT – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan telah menyerahkan Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK) kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU ), Rabu (2/1/2019), hari ini. Total dana kampanye yang diserahkan kepada KPU sebesar Rp 118 miliar.

Bendahara Umum PDI Perjuangan Olly Dondokambey mengatakan dana ratusan miliar itu berasal dari sumbangan calon anggota legislatif sebesar Rp 106 miliar, dana partai sebesar Rp 2 miliar dan dana tambahan yang masuk ke kas PDIP sebesar Rp 11 miliar.

“Laporan awal dana kampanye kita itu Rp 106 miliar sekian. Yang terdiri dari sumbangan caleg itu Rp 103 miliar, partai itu Rp 2 miliar sekian. Kalau ini setelah berjalan beberapa bulan, kita ketambahan Rp 11 miliar lebih sehingga total dana kampanye kita Rp 118 miliar,” ujar Olly di kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat. BEST PROFIT

Olly mengakui hingga kini belum ada sumbangan yang berasal dari badan usaha yang masuk ke kas partai politiknya. Menurutnya, dana yang terkumpul tersebut merupakan sumbangan para kader PDI Perjuangan yang maju sebagai caleg.

“Sehingga total kita Rp 118 miliar itu masih murni pengeluaran dari caleg, dari pihak ketiga masuk ke partai belum ada. Penambahan kas partai itu hanya jasa giro saja yang ada di kas partai,” ucap dia. BESTPROFIT

Lebih lanjut, Olly mengatakan nantinya simpatisan PDI Perjuangan akan ikut memberikan sumbangan dana kampanye. Uang sumbangan dari simpatisan itu akan diberikan kepada PDI Perjuangan pada Februari mendatang.

“Pasti ada simpatisan akan menyumbang ke partai untuk membiayai kegiatan partai dalam kampanye. Yang non caleg pasti ada, karena kami sudah ada komunikasi dan partisipasi yang selama ini membantu PDI Perjuangan sudah bersedia akan membantu dalam kegiatan PDI Perjuangan,” tandasnya.

Sumber: suara.com