PT Best Profit Futures Jambi

Ular dan Lebah Misterius Bunuhi Militan Boko Haram

204029_sisa-sisa-penyerangan-boko-haram-di-nigeria_663_382Pemerintah Nigeria kesulitan menangkap kelompok pemberontak Boko Haram yang meresahkan warga. Salah satu ulah organisasi teroris ini adalah menculik ratusan wanita muda dari desa-desa. Namun siapa sangka, Boko Haram yang beringas ini ternyata kalah oleh kekuatan ular dan lebah.

Diberitakan kantor berita Nigeria, Vanguard, pekan ini, seorang anggota Boko Haram yang tertangkap menceritakan kengerian ini. Pria bernama Kolo Mustapha ini mengakui kawanan mereka kocar-kacir setelah masuk ke hutan Sambisa, di seberang negara bagian Borno. Menurutnya, ada hewan-hewan gaib yang menyerang mereka.

Hewan-hewan itu, kata Mustapha yang tertangkap Rabu lalu di belakang Universitas Maiduguri ini, adalah ular dan lebah misterius. Banyak pemimpin mereka tewas disengat dua binatang ini. Setelah menggigit, binatang ini tiba-tiba hilang. Tidak sampai 24 jam, korbannya tewas.

“Kebanyakan dari kami berlarian karena terlalu banyak ular dan lebah di hutan. Setelah menggigit, mereka hilang. Para pemimpin kami juga kabur,” kata Mustapha. Terbukti senjata api yang mereka miliki tidak mampu mengalahkan binatang kecil ini.

Mustapha mengaku tidak terlibat dalam aksi penculikan ratusan wanita di Chibok beberapa pekan lalu. Itu dari kelompok lain, kata dia. Akibat tindakan tidak terpuji itu, lanjut Mustapha, Boko Haram kualat dan ini adalah ganjarannya.

“Kami diberi tahu bahwa ini adalah bentuk kemarahan orang-orang yang kami rugikan, termasuk arwah-arwah mereka yang kami bunuh, mereka berubah menjadi ular dan lebah,” kata Mustapha.

Hal serupa disampaikan anggota Boko Haram lainnya yang tertangkap, Omar Abor. Dia mengatakan bahwa korban mereka menggunakan ilmu hitam untuk membunuh Boko Haram.

“Para pemimpin kami mengatakan ini ulah musuh dan orang-orang yang marah, memburu kami melalui cara gaib. Kami memasuki hutan itu pada 2010 dan 2011. Kami kembali lagi tahun lalu, tapi tidak pernah mengalami hal seperti,” kata Abor.

Kelompok ini menculik lebih dari 200 orang pelajar wanita, terbanyak dari Chibok, Mei lalu. Upaya pemerintah masih belum membuahkan hasil. Belum diketahui di mana para siswi ini berada.

Sumber : vivanews.com